Ipda Endry Minta Maaf Usai Tampar Wartawan di Stasiun Tawang
Oleh : Radar Medan | 07 Apr 2025, 11:51:50 WIB | 👁 845 Lihat Nasional
Keterangan Gambar : Anggota tim pengamanan protokoler Kapolri, Ipda Endry, menyampaikan permintaan maaf secara terbuka setelah menampar kepala fotografer LKBN ANTARA, Makna Zaezar, saat peliputan arus balik Lebaran di Stasiun Tawang, Semarang, Sabtu (5/4).
RADARMEDAN.COM, SEMARANG – Anggota tim pengamanan protokoler Kapolri, Ipda Endry, menyampaikan permintaan maaf secara terbuka setelah menampar kepala fotografer LKBN ANTARA, Makna Zaezar, saat peliputan arus balik Lebaran di Stasiun Tawang, Semarang, Sabtu (5/4).
Peristiwa itu terjadi saat wartawan meliput kunjungan Kapolri. Ipda Endry disebut bertindak kasar, mulai dari mendorong, mencekik, hingga menampar wartawan yang sedang bertugas.
Aliansi Jurnalis Independen (AJI) dan Persatuan Fotografer Indonesia (PFI) Semarang menegaskan bahwa saat itu wartawan melakukan peliputan dengan wajar dan tidak mengganggu aktivitas Kapolri. Namun, tindakan kekerasan tetap terjadi.
Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol Artanto, menyatakan bahwa Polda menyesalkan kejadian ini. Ia menyebut tindakan Ipda Endry sebagai bentuk teguran yang berlebihan secara verbal dan fisik.
“Situasinya memang ramai, tapi tindakan itu tetap tidak dibenarkan,” kata Artanto.
Ia menambahkan, Polri akan mengevaluasi prosedur pengamanan dan penempatan posisi wartawan saat peliputan agar kejadian serupa tidak terulang.
Pada Senin (7/4), Ipda Endry datang ke kantor LKBN ANTARA Jateng bersama tim dari Mabes Polri untuk menyampaikan permintaan maaf secara langsung kepada Makna Zaezar.
“Saya, Ipda Endry dari tim pengamanan protokoler, mengucapkan permohonan maaf sebesar-besarnya kepada rekan-rekan media atas kejadian di Stasiun Tawang. Saya menyesal dan siap bertanggung jawab,” ucapnya di hadapan awak media.
Makna Zaezar menerima permintaan maaf tersebut. “Saya sudah memaafkan. Mas Endry juga datang langsung malam ini, saya hargai itu,” katanya.
Direktur Pemberitaan LKBN ANTARA, Irfan Junaidi, turut hadir dalam pertemuan itu. Ia menyayangkan insiden tersebut, namun menghargai itikad baik Ipda Endry yang langsung meminta maaf secara terbuka.
“Kami anggap masalah ini selesai. Mudah-mudahan ini jadi pelajaran bagi semua pihak agar ke depan penanganan terhadap wartawan bisa lebih profesional dan manusiawi,” ujarnya.
Di akhir pernyataannya, Kombes Pol Artanto menegaskan bahwa Ipda Endry bukan ajudan Kapolri, melainkan anggota pengamanan protokoler. Ia memastikan Polri akan mengevaluasi ulang SOP pengamanan agar wartawan bisa bekerja dengan aman, dan petugas tetap bisa menjalankan tugasnya tanpa konflik.(kbrn/PE)
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .
RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.
Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .
RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran.
Update Ddata terbaru, . . .
Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU
RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .