Kapolda Sumut : Apabila Kedapatan Demo Anarkis Bakal Tidak Bisa Urus SKCK
Oleh : Radar Medan | 08 Okt 2019, 10:38:54 WIB | 👁 1855 Lihat Hukum dan Kriminal
RADARMEDAN.COM - Kapolda Sumut Irjen Pol Agus Andrianto melarang keras pelajar ikut demo yang akhir-akhir ini marak terjadi, khususnya di Kota Medan. Bahkan Kapolda mengancam akan menindak tegas bagi pelaku demo yang bertindak anarkis
Penindakan tegas itu, menurut Kapolda, selain ancaman hukuman pidana juga berupa tidak berlakunya saat mengurus surat keterangan catatan kepolisian (SKCK).
“Iya, kalau pelajar yang ketangkep ikut demo anarkis akan kami catat, tidak bisa urus SKCK kalau dia nanti sudah tamat mengurus lamaran pekerjaan,” tegas Irjen Pol Agus Andrianto di sela peresmian fasilitas kesehatan di Rumah Sakit Bhayangkara, Jalan KH Wahid Hasyim Medan, Rabu (2/10/2019) siang.
Oleh sebab itu, Kapoldasu mengimbau agar para pelajar tidak mau ikut-ikutan dalam aksi demo tersebut.
“Kepada seluruh pelajar lebih baik baik-baik belajar, tidak perlu ikut aksi demo, karena kalian lah harapan bangsa ini di masa mendatang,” kata Irjen Agus lagi
Kapoldasu juga mengucapkan terima kasih kepada warga Sumut karena hingga saat ini situasi kamtibmas di Sumut masih cukup terkendali.
“Saya ucapkan terima kasih kepada warga Sumut yang sudah membantu menjaga kamtibmas hingga situasi masih kondusif sampai saat ini,” pungkas Kapoldasu.
Diketahui, dalam aksi demo terakhir di depan Gedung DPRD Sumut yang berujung ricuh, selain mahasiswa juga cukup banyak pelajar berpakaian sekolah yang diamankan pihak kepolisian. Sebagian pelajar kedapatan membawa senjata tajam dan bom molotov.(rs/ medanbisnisdaily)/tribratanews/PE/red
RADARMEDAN.COM, KARO – Kepolisian Resor (Polres) Tanah Karo bergerak cepat mengungkap kasus dugaan pencurian dengan kekerasan yang menewaskan seorang dosen Institut Teknologi Bisnis (ITB) Kabanjahe, Asprina br Surbakti (38). Petugas berhasil mengamankan dua orang tersangka yang diduga terlibat langsung dalam peristiwa berdarah . . .
RADARMEDAN.COM — Aktivitas seorang perempuan yang menggunakan sejumlah nama akun dan mencantumkan berbagai gelar akademik serta profesi kedokteran di media sosial TikTok menjadi perhatian publik.
Perempuan yang disebut bernama Nurlian Galingging itu diketahui tampil dengan sejumlah gelar, di antaranya profesor, dokter spesialis . . .
RADARMEDAN.COM – Konflik seputar pengosongan fasilitas Chapel Oikumene Universitas Sumatera Utara (USU) memanas dan berujung ke ranah hukum pidana. Menyusul eksekusi pengosongan oleh pihak kampus pada Senin (10/8/2026), Pdt. Gloria Iriany Balle, S.Th., M.Div., resmi melaporkan Rektor USU beserta sejumlah pihak ke Sentra Pelayanan Kepolisian . . .
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .