Kapolsek Biru-Biru Beberkan Cara Tekan Geng Motor dan Tawuran
Oleh : Radar Medan | 14 Mei 2026, 11:48:44 WIB | 👁 526 Lihat Umum
Keterangan Gambar : Kapolsek Biru-Biru, IPTU Indra Kristian Tamba, S.E., M.H., dalam dialog radio di RRI Medan, Rabu (13/5/2026)
RADARMEDAN.COM - Polsek Biru-Biru terus menggencarkan upaya menekan aksi kriminalitas jalanan dan kenakalan remaja di wilayah hukumnya. Mulai dari tindak pidana 3C (curat, curas dan curanmor), balap liar, geng motor hingga tawuran menjadi fokus penanganan aparat kepolisian.
Hal itu disampaikan Kapolsek Biru-Biru, IPTU Indra Kristian Tamba, S.E., M.H., dalam dialog radio di RRI Medan, Rabu (13/5/2026), dengan tema Peran Polsek Biru-Biru dalam Menekan TP 3C, Balap Liar, Geng Motor serta Tawuran di Wilkum Polsek Biru-Biru.
Dalam dialog tersebut, IPTU Indra menegaskan bahwa keamanan dan ketertiban masyarakat merupakan tanggung jawab bersama. Karena itu, Polsek Biru-Biru terus hadir di tengah masyarakat melalui langkah preventif maupun penindakan tegas namun humanis.
“Polsek Biru-Biru berkomitmen menjaga kondusifitas wilayah dan memberikan rasa aman kepada masyarakat, khususnya dalam menekan tindak pidana 3C, balap liar, geng motor serta tawuran yang sangat meresahkan,” ujar IPTU Indra.
Ia mengungkapkan, pada 22 April 2026 sekitar pukul 13.00 WIB, personel Polsek Biru-Biru mengamankan 49 pelajar yang melakukan konvoi menggunakan 20 unit sepeda motor. Para pelajar tersebut berasal dari wilayah Biru-Biru, Patumbak, Delitua hingga Kota Medan.
Langkah itu dilakukan untuk mencegah potensi tawuran maupun gangguan kamtibmas lainnya.
Tak hanya itu, pada 26 April 2026 sekitar pukul 07.30 WIB, Polsek Biru-Biru kembali mengamankan tujuh pelajar asal Biru-Biru. Dari jumlah tersebut, empat pelajar diproses lebih lanjut karena memiliki senjata tajam.
Selain melakukan penindakan, Polsek Biru-Biru juga rutin melaksanakan patroli malam di titik-titik rawan kejahatan dan balap liar guna mempersempit ruang gerak pelaku kriminal.
Dalam dialog radio tersebut, IPTU Indra juga menjelaskan sejumlah faktor penyebab maraknya geng motor di kalangan remaja. Mulai dari kurangnya pengawasan orang tua, pengaruh lingkungan pergaulan negatif, penyalahgunaan media sosial, hingga rendahnya kesadaran hukum.
“Selain itu ada faktor ingin diakui, mencari identitas diri, dan solidaritas kelompok yang salah arah sehingga akhirnya terlibat aksi kekerasan maupun tindak kriminal,” katanya.
Menurutnya, keberadaan geng motor membawa dampak serius bagi masyarakat, mulai dari menimbulkan rasa takut, memicu aksi kekerasan dan perusakan, hingga menyebabkan kecelakaan akibat balap liar.
Karena itu, IPTU Indra menekankan bahwa penanganan geng motor tidak bisa hanya dilakukan kepolisian, melainkan membutuhkan peran seluruh elemen masyarakat.
Ia mengajak para orang tua untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak, sekolah memperkuat pembinaan karakter, serta masyarakat aktif melaporkan aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar.
Sementara itu, pihak kepolisian akan terus meningkatkan patroli rutin, razia, penyuluhan ke sekolah-sekolah serta memperkuat sinergi dengan tokoh masyarakat, tokoh agama dan pemerintah setempat.
“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya para orang tua dan generasi muda, agar bersama-sama menjaga keamanan lingkungan dan tidak mudah terpengaruh ajakan negatif yang dapat merusak masa depan,” pungkasnya.(HM)
RADARMEDAN.COM - Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol. Sonny Irawan, S.I.K., M.H. menegaskan komitmen memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat melalui peluncuran empat program prioritas dalam acara Tatap Muka Bersama Insan Pers di Aula Tribrata Mapolda Sumut, Kamis (29/10/2026). Dalam momen silaturahmi yang sama, jajaran Polda Sumut turut . . .
RADARMEDAN.COM, DELISERDANG – Polemik antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang dengan akun media sosial "Badan Perwakilan Netizen 2" makin menghangat.
Di tengah krisis gagalnya pengesahan P-APBD 2026, langkah Pemkab yang melaporkan akun anonim tersebut ke Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) sempat memicu reaksi . . .
RADARMEDAN.COM, KARO – Kepolisian Resor (Polres) Tanah Karo bergerak cepat mengungkap kasus dugaan pencurian dengan kekerasan yang menewaskan seorang dosen Institut Teknologi Bisnis (ITB) Kabanjahe, Asprina br Surbakti (38). Petugas berhasil mengamankan dua orang tersangka yang diduga terlibat langsung dalam peristiwa berdarah . . .
RADARMEDAN.COM — Aktivitas seorang perempuan yang menggunakan sejumlah nama akun dan mencantumkan berbagai gelar akademik serta profesi kedokteran di media sosial TikTok menjadi perhatian publik.
Perempuan yang disebut bernama Nurlian Galingging itu diketahui tampil dengan sejumlah gelar, di antaranya profesor, dokter spesialis . . .
RADARMEDAN.COM – Konflik seputar pengosongan fasilitas Chapel Oikumene Universitas Sumatera Utara (USU) memanas dan berujung ke ranah hukum pidana. Menyusul eksekusi pengosongan oleh pihak kampus pada Senin (10/8/2026), Pdt. Gloria Iriany Balle, S.Th., M.Div., resmi melaporkan Rektor USU beserta sejumlah pihak ke Sentra Pelayanan Kepolisian . . .
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .