Kasus Kematian Arjuna Sinambela, Aktifis Tanggapi Kebiasaan Pejabat Yang Persulit Warga
Oleh : Radar Medan | 03 Nov 2019, 22:40:41 WIB | 👁 1500 Lihat Sekitar Kita
Keterangan Gambar :  Pemerhati kasus sosial sekaligus Pembina Yayasan Peduli Pemulung Sejahtera, Dedy Mauritz Simanjuntak (Foto Istimewa)
RADARMEDAN.COM - Menanggapi berita viral, tentang Arjuna Sinambela, penderita TBC yang kesulitan mengurus data kependudukan hingga tidak bisa berobat (karena keterbatasan biaya) dan akhirnya meninggal dunia, Pemerhati kasus sosial sekaligus Pembina Yayasan Peduli Pemulung Sejahtera, Dedy Mauritz Simanjuntak angkat bicara.
“Kalau Arjuna sampai mengadu ke DPRD Deli Serdang, artinya sebagai insan manusia, ia merasa ada haknya yang sulit untuk didapatkan. Untuk kasus darurat seharusnya birokrat punya rasa empati lebih dan memiliki kebijakan taktis. Atas nama kemanusiaan, keselamatan nyawa harus diutamakan. Penanganan administrasi kependudukan untuk orang sehat seharusnya berbeda dengan orang sakit. Di sini Negara harusnya hadir, disaat rakyat membutuhkan.” papar Dedy.
Masyarakat sering mengeluh kalau diminta datang berulangkali. Mungkin kendala diwaktu, biaya, jarak domisili yang jauh dan lain sebagainya
"Besok aja datang, Senin aja datang, itu ungkapan yang sering didengar. Arahan seperti itu pasti disebabkan karena berbagai faktor, alasan atau kendala. Pertanyaannya kalau karena kendala teknis, apakah upaya yang dilakukan sudah maksimal untuk mengatasi kendala yang ada. Atau penundaan itu karena kemalasan tubuh akibat pekerjaan yang menumpuk, atau menuntut pamrih lebih?." sambung Dedy.
Dedy menyatakan seharusnya daerah menyelaraskan diri dengan kebijakan yang dicanangkan pemerintah pusat. Presiden ingin agar program yang dicanangkan pemerintah "making delivered", langsung dirasakan masyarakat. Ia juga mengharapkan agar reformasi birokrasi ini jangan jalan ditempat.
"Pemerintah daerah tak perlu merasa terganggu, kemana lagi rakyat yang lemah ini mengadu kalau bukan kepada aktifis sosial yang peduli seperti yang dilakukan oleh Uba Pasaribu selaku Ketua Yayasan tersebut. Justru seharusnya pemerintah merasa terbantu dan bias bersinergi, karena masing-masing pihak memiliki tujuan yang sama, yaitu melayani masyarakat, katanya.
Ia juga mengapresiasi pendampingan yang dilakukan oleh Yayasan Peduli Pemulung Sejahtera, yang selama ini sering membantu masyarakat marginal. (MW)/PE/red
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .
RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.
Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .
RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran.
Update Ddata terbaru, . . .
Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU
RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .