Kelangkaan Minyakita Landa Medan: Harga Tembus Rp 20 Ribu di Sejumlah Pasar
Oleh : Radar Medan | 21 Mei 2026, 19:50:14 WIB | 👁 1388 Lihat Ekonomi
Keterangan Gambar : Minyak Makan jenis Minyak Kita (Ist)
RADARMEDAN.COM - Keresahan kini tengah melanda warga Kota Medan menyusul kelangkaan minyak goreng bersubsidi, Minyakita, di pasaran. Berdasarkan hasil pantauan dan survei lapangan di tingkat pedagang kelontong kawasan Padang Bulan, Pasar Simpang Limun, hingga Tanjung Sari, ketersediaan Minyakita terpantau sangat minim. Parahnya, jika pun stoknya tersedia, harganya melonjak drastis dan dijual jauh melampaui Harga Eceran Tertinggi (HET).
Di Pasar Simpang Limun, Kota Medan, harga Minyakita per Kamis (21/5/2026) terpantau menyentuh angka Rp 20.000 per kemasan 1 liter. Angka ini bertolak belakang dengan HET resmi yang telah ditetapkan oleh pemerintah.
Erni, seorang warga sekaligus ibu rumah tangga yang ditemui di Pasar Simpang Limun, turut menyuarakan kekecewaannya. Ia mengaku heran karena harga Minyakita yang berstatus subsidi kini justru terasa lebih memberatkan dibandingkan minyak goreng bermerek lain.
"Kalau merek Aman harganya Rp 18 ribu, memang isinya 800 mililiter. Tapi kalau Minyakita Rp 20 ribu untuk 1 liter," ungkapnya saat dikonfirmasi oleh awak media.
Ia sangat menyayangkan kondisi ini, mengingat Minyakita diluncurkan dengan tujuan membantu masyarakat mendapatkan minyak goreng dengan harga yang terjangkau.
"Dulunya harganya murah, sekarang kok jadi mahal. Padahal jelas tertera di labelnya harga HET itu Rp 15.700, tapi di lapangan dijual Rp 20 ribu," terang Erni.
Lebih lanjut, Ia mendesak agar instansi terkait dan pemerintah segera turun tangan ke lapangan untuk menindaklanjuti kelangkaan serta permainan harga Minyakita yang kian mencekik konsumen, khususnya di kawasan Pasar Simpang Limun.
Menindaklanjuti keluhan konsumen tersebut, penelusuran lebih lanjut dilakukan kepada sejumlah pedagang kelontong di area pasar. Berdasarkan keterangan pedagang, meroketnya harga eceran tersebut tak lepas dari sulitnya mendapatkan pasokan barang dan tingginya harga pengambilan dari pihak distributor. Mereka mengaku terpaksa menjual di atas HET agar tidak mengalami kerugian.
"Mana dapat harga Rp 17 ribu. Kalau memang ada yang jual harga Rp 17 ribu, kami para pedagang ini pun mau membelinya," keluh salah seorang pedagang yang enggan disebutkan namanya.
Kondisi kelangkaan dan tingginya harga Minyakita di tiga titik pasar yang menjadi denyut nadi perekonomian warga Medan ini diharapkan segera mendapat atensi penuh dari Satgas Pangan maupun dinas terkait, demi menstabilkan kembali harga kebutuhan pokok di tengah masyarakat. (HM)
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .
RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.
Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .
RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran.
Update Ddata terbaru, . . .
Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU
RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .