Kepala Dinas Sosial Tapteng Jelaskan Masalah Bansos Sembako Agar Tidak Simpang Siur

Oleh : Radar Medan | 03 Mei 2020, 22:25:18 WIB | 👁 1804 Lihat
Ekonomi
Kepala Dinas Sosial Tapteng Jelaskan Masalah Bansos Sembako Agar Tidak Simpang Siur

Keterangan Gambar : Kepala Dinas Sosial Tapanuli Tengah Parulian Sojuangon Panggabean


RADARMEDAN.COM, TAPTENG - Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah melalui Kepala Dinas Sosial Tapanuli Tengah Parulian Sojuangon Panggabean menjawab tudingan miring, termasuk adanya dugaan mark up bantuan sosial pada, Sabtu (02/05/2020).

Kepala Dinas Sosial Tapanuli Tengah Parulian Sojuangon Panggabean mengungkapkan Pemerintah Tapanuli Tengah tidak pernah menutup - nutupi, terkait Bantuan Sosial (BanSos)  yang diberikan kepada masyarakat.

"Kritikan dan tudingan mark up anggaran Bansos untuk 41.300 Paket Sembako bantuan dari Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah berawal adanya salah satu item, yakni Mie Instan yang bermerek Intermie yang dinilai terlampau murah, " ungkap Kadis Sosial Tapteng Parulian Sojuangon Panggabean, Sabtu (2/5/2020). 

Adapun postingan para Netizen tersebut sebagai berikut:

"Intermi Dove na sanggup, ate..Horas Ma Tapteng.

#JanganMarkUpAnggaran," tulis @Humisar Charles Pardede di Wall akun FB-nya pada Sabtu (02/05/2020) Pukul 01.39 WIB. Demikian juga Postingan akun @ Ariel Laoly pada Kamis (30/04/2020). Postingan ini telah dihapus tetapi telah di SCREENSHOOT dan diduga akun ini palsu. 

Parulian Sojuangan Panggabean juga menjelaskan, bahwa pada anggaran tidak disebutkan merek paket bantuan Sembako dari Pemerintah Tapanuli Tengah. 

"Pada anggaran tertulis komponen paket bantuan sosial berupa beras 5 Kg, Gula Pasir 1 Kg, minyak goreng 1 Liter dan Mie Instan, jadi tidak ada patokan harus merek tertentu, " jelas Parulian Sojuangon Panggabean. 

Parulian Sojuangon Panggabean juga menyebutkan, petunjuk dari Bapak Bupati Tapanuli Tengah Bakhtiar Ahmad Sibarani menganjurkan seharusnya mie instan tersebut minimal bermerek Indomie atau Supermi, tetapi karena pihak penyedia yang dihunjuk tidak sanggup menyediakan 40 ribu kardus dalam waktu seminggu.

"Penyedia barang menyebutkan stok indomie dan Supermie sebanyak itu hanya ada di Pulau Jawa, tetapi karena situasi Pandemi Corona, hal itu tidak mungkin untuk mendatangkannya, karena Perwakilan Indofood di Medan mengungkapkan mereka memiliki stok sekitar 10 ribu karton, disarankan supaya beralih ke merek Intermie karena stoknya ada, "jelas Parulian Sojuangon Panggabean. 

Parulian Sojuangon Panggabean juga menegaskan sesuai Juknis LKPP paket Sembako terkait COVID-19 bisa diswakelolakan dan bisa dialihkan ke pihak penyedian barang yang berkompeten. Tetapi Bapak Bupati juga menyarankan agar dialihkan ke penyedia barang supaya bisa dipertanggungjawabkan secara hukum dan tidak menimbulkan fitnah berbagai pihak. 

"Besaran Bansos tersebut per paketnya sebesar Rp123.150,- yang terdiri dari beras 5 Kg, Gula Pasir, Mie Instan, Minyak Makan tambah kemasan pembungkusnya. Kami juga mensurvei terlebih dahulu harga dari Dinas Perindag maupun harga faktur pasaran di E-Warung, "jelas Parulian. 

Parulian Sojuangon Panggabean juga memaparkan harga - harga dari item paket sembako yang disalurkan. 

"Khusus Mie Instan, harga Supermie Rp48.000,- dikarenakan stock supermi tidak mencukupi maka beralih ke Intermie dengan harga dipasaran Rp. 35.000,- jelas ada perselisihan harga Supermie dengan Intermie sekitar Rp. 13.000,- kelebihan harga mie instan dialihkan ke penambahan jumlah penerima bantuan sembako. Jadi, jelas tidak ada pengurangan dari pagu anggaran per Paket nya, "kata Parulian. 

Pada kesempatan itu juga Parulian Sojuangon Panggabean merasa heran adanya warga yang mempersoalkan mie instan merek Intermie dan menuding pihak Dinas Sosial melakukan Mark Up harga. 

"Kok, bisa mereka mengatakan Intermie tidak bergizi? Apabila Intermie tidak bernilai Gizi, bisa dipastikan tidak diberi izin dari Pemerintah" ungkap Parulian. 

Parulian juga menjelaskan Dari awal paket Sembako sudah diplot sebanyak 40.000 paket sembako, kemudian ada penambahan 41.300 paket. Pada saat pengiriman ke Desa - desa paket Sembako menjadi 42.948 paket Sembako.

"Apabila ditemukan lagi masyarakat yang terdampak COVID-19 membutuhkan bantuan, maka Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah melalui Dinas Sosial akan mengalokasikan dan menyalurkan paket sembako susulan," ujar Parulian. 

Parulian Sojuangon Panggabean berharap jangan ada oknum - oknum tertentu mempolitisir keadaan di tengah wabah pandemi Virus Corona (COVID-19) ini.

"Saya harap niat baik dari Pemerintah Tapanuli Tengah jangan jadi ajang provokasi. Setahu saya untuk tingkat Pemerintahan, baru Pemkab Tapteng yang menyalurkan bantuan dari Pagu anggaran yang dianggarkan," katanya. 

Parulian juga berharap para Netizen yang nyinyir dan akun palsu supaya bertobat.

"Kepada yang suka mempelintir situasi bantuan Pemerintah Tapanuli Tengah, lebih baik mencari cara untuk membantu masyarakat dan memberikan bantuan, kritik itu sah - saj saja tetapi jangan lupa berbuat dan tidak memfitnah. Kepada masyarakat yang berkomentar dari akun palsu berarti sama saja kami mengomentari yang tidak berwujud, kami telah bekerja siang dan malam, bagaimana dengan anda?, " tutup Parulian sekaligus bertanya.(Hery Manalu /PR) 


TAGS :


Komentar Facebook

Tuliskan Komentar dengan account Facebook

Kembali Ke halaman Utama

Berita Lainnya:

pemain_Brasil_dan_Maroko.jpg

Brasil Dipaksa Maroko Bermain Imbang Sampai Turun Minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026

🔖 OLAHRAGA 👤Syaiful W Harahap 🕔06:09:28, 14 Jun 2026

RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS). Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .

Berita Selengkapnya
5JT.jpg

Polda Sumut Bongkar Live TikTok Bermuatan Pornografi, Host Raup Rp5 Juta per Hari

🔖 HUKUM DAN KRIMINAL 👤Radar Medan 🕔21:06:51, 11 Jun 2026

RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok. Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .

Berita Selengkapnya
Tim_Hukum_MUKI.jpg

USU Dinilai Kebablasan, Tim Hukum MUKI Sumut Desak Menag Turun Tangan Urus Polemik Gereja POUK

🔖 UMUM 👤Radar Medan 🕔17:05:29, 26 Mei 2026

RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .

Berita Selengkapnya
eselon.jpg

Lantik Eselon II, III dan IV, Rico Waas Beri Deadline 6 Bulan bagi Pejabat Baru Untuk Tunjukkan Peru

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔18:53:21, 16 Apr 2026

RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .

Berita Selengkapnya
provokasi.jpg

Waspada Penunggang Gelap di Balik Isu Babi: Jangan Kasih Celah Mafia Narkoba Obok-obok Medan!

🔖 OPINI 👤Radar Medan 🕔11:55:43, 01 Mar 2026

RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .

Berita Selengkapnya
demo11.jpg

Ribuan Massa Kepung Balai Kota Medan, Wali Kota Rico Waas Akhirnya Tarik SE Dagang Babi

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔20:01:13, 26 Feb 2026

RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026). Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .

Berita Selengkapnya
setneg.jpg

Langgar Aturan, Ini Daftar 28 Perusahaan yang Dicabut Izin Usai Ratas Dipimpin Presiden

🔖 NASIONAL 👤Radar Medan 🕔21:39:16, 20 Jan 2026

RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .

Berita Selengkapnya
bws3.jpg

Bantuan untuk Pengendalian Banjir, Rico Waas: Dana Bank Dunia Rp 1,5 Triliun Dikelola Oleh BWS

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔18:09:37, 03 Des 2025

RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.  Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .

Berita Selengkapnya
rilis3.jpg

Polda Sumut Rilis Update Lengkap Situasi Bencana 24–29 November 2025: 488 Bencana, 1.076 Korban

🔖 UMUM 👤Radar Medan 🕔14:25:22, 29 Nov 2025

RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran. Update Ddata terbaru, . . .

Berita Selengkapnya
kafekesehatan.jpg

Secercah Harapan Alami bagi Pejuang Kesehatan, Nyaman Pasca Nikmati Rempah Tradisional Karo

🔖 FEATURE 👤Radar Medan 🕔15:59:52, 24 Nov 2025

Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .

Berita Selengkapnya

Berita Utama

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami.

Jejak Pendapat

Bagaimana pandangan anda atas Pilkada 2024?
  Tidak Ada Pilihan
  Tidak Puas
  Puas