Komitmen Bobby Nasution Dalam Percepatan Vaksinasi, Kali Ini Untuk Umur 12 sampai 17 Tahun

Oleh : Radar Medan | 09 Jul 2021, 09:20:00 WIB | 👁 1715 Lihat
Berita Kota
Komitmen Bobby Nasution Dalam Percepatan Vaksinasi, Kali Ini Untuk Umur 12 sampai 17 Tahun

RADARMEDAN.COM - Pemko Medan saat ini telah memulai tahapan ketiga Vaksinasi, yakni vaksin untuk anak usia 12 sampai 17 tahun. Dengan dilaksanakan tahap ketiga ini Wali Kota Medan Bobby Nasution optimis akan dapat mengejar target Vaksinasi yang berubah menjadi 70 persen dari 1.8 jiwa. Untuk itu Pemko Medan akan terus mengebut proses vaksinasi dengan mengoptimalkan Fasilitas kesehatan yang ada.

Sebelum melaksanakan Vaksinasi bagi anak, Pemko Medan telah melaksanakan vaksin tahap pertama yang dikhususkan bagi tenaga kesehatan dan vaksinasi tahap kedua untuk lansia, pra lansia serta pelayanan publik. Selain itu Pemko Medan juga berkolaborasi dengan berbagai stake holder untuk mempercepat pelaksanaan Vaksinasi massal sehingga akan meningkatkan herd immunity (kekebalan kelompok) dan warga Medan juga terlindungi dari penularan Covid-19.

Dalam Vaksinasi anak ini, setelah dapat petunjuk teknis (juknis) dari Kementerian Kesehatan, Pemko Medan juga menggandeng Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Sumatera Utara agar pelaksanaan vaksinasi berjalan lancar. Bobby Nasution pun meminta agar Vaksinasi bagi anak dapat dilakukan dengan aman. "Saya berharap pelaksanaan vaksinasi bagi anak berjalan lancar dan aman,” kata Bobby Nasution kemarin.

Percepatan Vaksinasi ini sebagai langkah atas komitmen Bobby Nasution untuk menciptakan stimulus ekonomi. Oleh karena itu dalam Vaksinasi anak ini Pemko Medan menargetkan 500 sampai 1.000 anak dapat divaksin setiap harinya. Untuk itu peran orang tua sangat diperlukan agar anak usia 12 - 17 tahun dapat divaksin dan tidak takut. Dengan semakin digencarkannya vaksinasi nantinya akan menciptakan aktifitas normal dan percepatan ekonomi di Kota Medan.

Komitmen Wali Kota Medan dalam percepatan Vaksinasi dengan memulai Vaksinasi untuk anak usia 12-17 tahun dinilai Dr. dr. Lili Rohmawati, Sp.A. Staf Pengajar di Departemen Ilmu Kesehatan Anak FK USU sudah tepat. Hal ini sesuai dengan kondisi kejadian kasus konfirmasi covid 19 pada anak di Sumatera Utara yang semakin meningkat terutama sejak bulan Mei 2021, dan kota Medan merupakan domisili kasus covid 19 anak terbesar di Sumatera Utara.

Dijelaskan Dr Lili yang juga Anggota Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Sumatera Utara ini, Remaja yang akan mendapat vaksinasi nantinya akan di uji penapisan (skrining) dulu terhadap kesehatannya saat itu. Bila dinyatakan sehat, mereka akan mendapat vaksinasi dosis pertama, dan akan diulang lagi 28 hari kemudian untuk dosis kedua. Selain itu Kejadian ikutan pasca imunisasi (KIPI) pada penelitian tersebut adalah nyeri pada daerah lokasi suntikan, dan jumlahnya tidak berbeda bermakna antara kelompok kontrol dan kelompok perlakuan.

"Jadi ditinjau dari segi medis, pemberian vaksinasi pada anak usia 12-17 tahun saat ini sangat diperlukan untuk melindungi anak dari ancaman Covid-19. Apalagi vaksinasi anak ini sudah direkomendasikan oleh Ikatan dokter anak Indonesia (IDAI), dan Indonesian Technical Advisory Group on Immunization (ITAGI), serta diizinkan oleh BPOM. Sehingga langkah Wali Kota Medan memulai Vaksinasi untuk anak sangat tepat," jelasnya.

Menurut dr Lili, selaku anggota, IDAI tentu selalu mendukung pelaksanaan Vaksinasi anak baik rutin atau pun khusus sesuai dengan program pemerintah yang dilakukan saat ini oleh Pemko Medan. "Kita harapkan ini dapat menekan penyebaran Virus Covid-19 dan melindungi anak," ujarnya.

Sementara itu Plt Kadis Kesehatan Medan Syamsul Nasution menjelaskan persyaratan vaksinasi bagi anak ini cukup mudah.  Mereka cukup membawa kartu indentitas anak (KIA), kartu pelajar, kartu tanda penduduk (KTP) bagi anak yang telah berusia 17 tahun atau kartu keluarga (KK). Pelaksanaan Vaksinasi bagi anak ini juga akan menerapkan Protokol Kesehatan yang ketat dan didampingi dengan dokter anak.

Selain memulai tahapan ketiga Vaksinasi, Pemko Medan saat ini hingga dua bulan kedepan juga menggelar Vaksinasi massal bersama Kementrian BUMN dengan target 5.000 orang perharinya. Kemudian selama lima hari, Vaksinasi juga digelar Pemko Medan bersama Polrestabes Belawan dan Tanoto Foundation dengan target vaksin pertama 5.000 orang dan 1.000 orang di vaksin kedua. (rls/PR) 


TAGS :


Komentar Facebook

Tuliskan Komentar dengan account Facebook

Kembali Ke halaman Utama

Berita Lainnya:

Tersangka_Karo1.jpg

Kasus Pembunuhan Dosen ITB Kabanjahe: Polisi Tangkap 2 Pelaku, Tim Masih Buru Pelaku Lainnya

🔖 HUKUM DAN KRIMINAL 👤Radar Medan 🕔16:35:35, 28 Sep 2026

RADARMEDAN.COM, KARO – Kepolisian Resor (Polres) Tanah Karo bergerak cepat mengungkap kasus dugaan pencurian dengan kekerasan yang menewaskan seorang dosen Institut Teknologi Bisnis (ITB) Kabanjahe, Asprina br Surbakti (38). Petugas berhasil mengamankan dua orang tersangka yang diduga terlibat langsung dalam peristiwa berdarah . . .

Berita Selengkapnya ▸
IMG_20260827_113028_compress46.jpg

Klaim Profesor hingga Dokter Spesialis di TikTok Disorot, Rekam Jejak Akademik Dipertanyakan

🔖 NASIONAL 👤Radar Medan 🕔17:40:04, 26 Agu 2026

RADARMEDAN.COM — Aktivitas seorang perempuan yang menggunakan sejumlah nama akun dan mencantumkan berbagai gelar akademik serta profesi kedokteran di media sosial TikTok menjadi perhatian publik. Perempuan yang disebut bernama Nurlian Galingging itu diketahui tampil dengan sejumlah gelar, di antaranya profesor, dokter spesialis . . .

Berita Selengkapnya ▸
dilaporkan1.jpg

Buntut Eksekusi Paksa Chapel, Pdt. Gloria Resmi Polisikan Rektor USU ke Polda Sumut, Ini Jawaban USU

🔖 UMUM 👤Radar Medan 🕔08:32:11, 12 Agu 2026

RADARMEDAN.COM – Konflik seputar pengosongan fasilitas Chapel Oikumene Universitas Sumatera Utara (USU) memanas dan berujung ke ranah hukum pidana. Menyusul eksekusi pengosongan oleh pihak kampus pada Senin (10/8/2026), Pdt. Gloria Iriany Balle, S.Th., M.Div., resmi melaporkan Rektor USU beserta sejumlah pihak ke Sentra Pelayanan Kepolisian . . .

Berita Selengkapnya ▸
pemain_Brasil_dan_Maroko.jpg

Brasil Dipaksa Maroko Bermain Imbang Sampai Turun Minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026

🔖 OLAHRAGA 👤Syaiful W Harahap 🕔06:09:28, 14 Jun 2026

RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS). Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .

Berita Selengkapnya ▸
5JT.jpg

Polda Sumut Bongkar Live TikTok Bermuatan Pornografi, Host Raup Rp5 Juta per Hari

🔖 HUKUM DAN KRIMINAL 👤Radar Medan 🕔21:06:51, 11 Jun 2026

RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok. Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .

Berita Selengkapnya ▸
Tim_Hukum_MUKI.jpg

USU Dinilai Kebablasan, Tim Hukum MUKI Sumut Desak Menag Turun Tangan Urus Polemik Gereja POUK

🔖 UMUM 👤Radar Medan 🕔17:05:29, 26 Mei 2026

RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .

Berita Selengkapnya ▸
eselon.jpg

Lantik Eselon II, III dan IV, Rico Waas Beri Deadline 6 Bulan bagi Pejabat Baru Untuk Tunjukkan Peru

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔18:53:21, 16 Apr 2026

RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .

Berita Selengkapnya ▸
provokasi.jpg

Waspada Penunggang Gelap di Balik Isu Babi: Jangan Kasih Celah Mafia Narkoba Obok-obok Medan!

🔖 OPINI 👤Radar Medan 🕔11:55:43, 01 Mar 2026

RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .

Berita Selengkapnya ▸
demo11.jpg

Ribuan Massa Kepung Balai Kota Medan, Wali Kota Rico Waas Akhirnya Tarik SE Dagang Babi

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔20:01:13, 26 Feb 2026

RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026). Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .

Berita Selengkapnya ▸
setneg.jpg

Langgar Aturan, Ini Daftar 28 Perusahaan yang Dicabut Izin Usai Ratas Dipimpin Presiden

🔖 NASIONAL 👤Radar Medan 🕔21:39:16, 20 Jan 2026

RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .

Berita Selengkapnya ▸

Berita Utama

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami.

Jejak Pendapat

Bagaimana pandangan anda atas Pilkada 2024?
  Tidak Ada Pilihan
  Tidak Puas
  Puas