Kritik Penanganan Narkoba di Medan: Antara Prestasi Tangkapan dan Fenomena THM Buka-Tutup

Oleh : Radar Medan | 26 Mar 2026, 08:06:37 WIB | 👁 210 Lihat
Opini
Kritik Penanganan Narkoba di Medan: Antara Prestasi Tangkapan dan Fenomena THM Buka-Tutup

Keterangan Gambar : Dokumentasi Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumatera Utara saat razia di sejumlah tempat hiburan malam di Kota Medan, Selasa (11/11/2025) lalu.


RADARMEDAN.COM – Kota Medan ini nampaknya masih belum bisa lepas dari jerat darurat narkoba. Kondisi ini jelas jadi ujian ngeri-ngeri sedap buat kepemimpinan Kapolrestabes Medan Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak yang sudah masuk hari ke-168 menjabat, Kamis 26/3/2026.

Bayangkan saja, Sumatera Utara masih "juara satu" nasional urusan penyalahgunaan narkoba. Ada estimasi 1,5 juta jiwa yang kena, dan jika merujuk data peredaran 1,5 ton per bulan dari BNNP Sumut, perputaran uang di pasar gelap ini ditaksir mencapai angka fantastis Rp1,5 triliun tiap bulannya!

Kalau lihat statistik, Polrestabes Medan memang gaspol. Sudah seribu kasus lebih dibongkar dan seribu tersangka lebih ditangkap sampai Maret 2026 ini.

Tapi, angka tangkapan ini rasanya cuma hangat-hangat tahi ayam kalau tidak dibarengi konsistensi penegakan hukum di sektor krusial, apalagi di tempat hiburan malam (THM).

Warga Medan sekarang sudah makin kritis melihat kelakuan sejumlah THM yang kena razia, sempat ditindak, tapi dalam hitungan hari sudah buka lagi macam tak ada kejadian. Fenomena "buka-tutup" ini jelas bikin publik curiga, cemana pula ceritanya bisa beroperasi normal lagi? Keseriusan aparat untuk memberi efek jera yang permanen pun dipertanyakan.

Di bawah komando Jean Calvijn, Polrestabes Medan pantang main-main. Jangan sampai penggerebekan itu cuma jadi seremoni belaka yang tak berujung pada sanksi administratif kelas berat. Ketegasan polisi untuk mendesak pemerintah daerah mencabut izin operasional secara permanen bagi lokasi yang terang-terangan memfasilitasi narkoba, itulah yang jadi tolok ukur utama kredibilitas kepolisian di mata anak Medan.

Tantangan makin berat kalau melihat timpangnya jumlah pecandu dengan fasilitas rehabilitasi. Dari jutaan pengguna yang ada, panti rehab cuma sanggup menampung seribuan orang per tahun. Selama permintaan di pasar gelap masih tinggi dan THM tetap jadi "surga" yang seolah punya deking kuat, operasi penindakan sekeras apa pun cuma jadi pemadam kebakaran sesaat.

Kini, beban pembuktian ada di tangan Kapolrestabes Medan dan Kapolda Sumut. Mereka harus buktikan bahwa penegakan hukum tak akan goyah oleh tekanan atau praktik "main mata" di lapangan, demi menyelamatkan generasi kita ke depan dari cengkeraman narkotika. (Artikel Opini, Heryanson Munthe, Mitra Penmas Polda Sumut, Anggota PWI Sumut).


TAGS :


Komentar Facebook

Tuliskan Komentar dengan account Facebook

Kembali Ke halaman Utama

Berita Lainnya:

provokasi.jpg

Waspada Penunggang Gelap di Balik Isu Babi: Jangan Kasih Celah Mafia Narkoba Obok-obok Medan!

🔖 OPINI 👤Radar Medan 🕔11:55:43, 01 Mar 2026

RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .

Berita Selengkapnya
demo11.jpg

Ribuan Massa Kepung Balai Kota Medan, Wali Kota Rico Waas Akhirnya Tarik SE Dagang Babi

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔20:01:13, 26 Feb 2026

RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026). Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .

Berita Selengkapnya
setneg.jpg

Langgar Aturan, Ini Daftar 28 Perusahaan yang Dicabut Izin Usai Ratas Dipimpin Presiden

🔖 NASIONAL 👤Radar Medan 🕔21:39:16, 20 Jan 2026

RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .

Berita Selengkapnya
bws3.jpg

Bantuan untuk Pengendalian Banjir, Rico Waas: Dana Bank Dunia Rp 1,5 Triliun Dikelola Oleh BWS

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔18:09:37, 03 Des 2025

RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.  Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .

Berita Selengkapnya
rilis3.jpg

Polda Sumut Rilis Update Lengkap Situasi Bencana 24–29 November 2025: 488 Bencana, 1.076 Korban

🔖 UMUM 👤Radar Medan 🕔14:25:22, 29 Nov 2025

RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran. Update Ddata terbaru, . . .

Berita Selengkapnya
kafekesehatan.jpg

Secercah Harapan Alami bagi Pejuang Kesehatan, Nyaman Pasca Nikmati Rempah Tradisional Karo

🔖 FEATURE 👤Radar Medan 🕔15:59:52, 24 Nov 2025

Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .

Berita Selengkapnya
jeanhakim.jpg

Dalam 10 Hari Polisi Tuntaskan Kasus Pembakaran Rumah Hakim PN Medan, Ini Kronologinya

🔖 HUKUM DAN KRIMINAL 👤Radar Medan 🕔15:13:13, 21 Nov 2025

RADARMEDAN.COM – Kapolrestabes Medan Kombes Jean Calvijn Simanjuntak dalam temu pers memberi penjelaskan kepada wartawan bahwa kasus pembakaran rumah seorang Hakim Pengadilan Negeri (PN) Medan di Komplek Taman Harapan Indah, Blok D No. 25, dipastikan merupakan aksi pembakaran berencana oleh mantan sopir korban. Hal itu disampaikan dalam . . .

Berita Selengkapnya
peran_media.jpg

Menjaga Profesionalisme: Saling Memahami Tupoksi Pejabat Negara dan Wartawan

🔖 OPINI 👤Radar Medan 🕔11:54:55, 18 Nov 2025

RADARMEDAN.COM - Dalam era informasi yang berkembang sangat cepat dan luas, pejabat negara maupun swasta diingatkan untuk lebih selektif dalam memilih media yang dijadikan sumber informasi. Penting bagi pejabat negara untuk mengenali media dan jurnalis yang kredibel agar informasi yang diterima maupun disebarkan dapat . . .

Berita Selengkapnya
content.jpg

Inilah 30 Media Online Terpopuler di Sumatera Utara Versi Chat GPT

🔖 TEKNOLOGI 👤Radar Medan 🕔14:16:59, 03 Nov 2025

RADARMEDAN.COM - Persaingan media online di Sumatera Utara kian dinamis. Berdasarkan hasil penelusuran dan pemeringkatan yang dilakukan hari ini (3/11/2025), tercatat 30 media online berkantor di Provinsi Sumatera Utara menjadi yang paling banyak dikunjungi pembaca sepanjang tahun 2025. Dalam daftar tersebut, Tribun-Medan.com masih menempati . . .

Berita Selengkapnya
Gubsu_Menemui_Guru_03.jpg

Gubernur Sumut Bobby Nasution Temui Guru SMK 1 Kutalimbaru yang Dilaporkan Orang Tua Siswa

🔖 PENDIDIKAN 👤Radar Medan 🕔17:10:33, 31 Okt 2025

RADARMEDAN.COM, BINJAI – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution menemui Sopian Daulai Nadeak, guru SMK Negeri 1 Kutalimbaru, Kabupaten Deliserdang, yang dilaporkan orang tua siswa ke polisi. Pertemuan berlangsung di rumah Sopian, di Binjai, Jumat (31/10/2025). Dalam kesempatan itu, Bobby menyampaikan harapannya agar . . .

Berita Selengkapnya

Berita Utama

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami.

Jejak Pendapat

Bagaimana pandangan anda atas Pilkada 2024?
  Tidak Ada Pilihan
  Tidak Puas
  Puas