Masyarakat Meminta Tutup Kegiatan Tambang Batu Milik PT MIK di Kecamatan Pagaran
Oleh : Radar Medan | 11 Jun 2021, 21:39:32 WIB | 👁 2778 Lihat Daerah
Keterangan Gambar : Masyarakat menolak beroperasinya PT MIK karena menghilangkan mata pencaharian mereka
RADARMEDAN.COM, TAPUT - Ratusan warga melakukan aksi menutup jalan menuju tambang batu milik PT MIK ( Marlian Indah Karya ), Jumat 11Juni 2021.
Hal ini disampaikan oleh kepala desa Lumban Ina - ina Kecamatan Pagaran kepada RADARMEDAN.COM supaya pemerintah menutup beroperasinya tambang batu milik PT MIK di Batu Harang itu.
Kepala Desa Lumban Ina-ina, Lamsaut bercerita pada awalnya kesehariannya masyarakat menghidupi rumah tangga dari menambang batu secara manual di batu harang. Namun saat ini sudah tidak laku lagi dikarenakan adanya tambang batu yang menggunakan alat berat.
"Kami selaku pemerintah desa sangat prihatin khususnya desa Lumban Ina - ina atau atas nama pomparan oppu Mulia Raja. Dimana kami menambang batu di Batu Harang sekitar 150 orang yang kami perkirakan setiap rumah tangga membutuhi kebutuhan 7 orang perkeluarga,"ujar Lamsaut, Jumat (11/6/2021).
Dia menambahkan, atas nama Pomparan Oppu Mulia Raja tidak mengetahui adanya batas atau patok milik perusahaan karena tidak ada sosialisasi kepada masyarakat setempat.
" Entah dari mana dasar pematokan dasar pemberian izin kami juga tidak tau. Saya sebagai kepala desa juga tidak tahu," katanya.
Dia mohon kepada pemerintah, kepada dinas terkait agar memperlihatkan perizinan yang dimiliki oleh perusahaan. Apalagi dirinya sebagai kepala desa sudah jenuh karena desakan masyarakat.
" Atas dasar apa perizinan dapat rekomendasi sementara saya sebagai kepala desa tidak mengetahuinya,"katanya.
Dia juga mengatakan, setelah ada patok, pihak perusahaan tidak peduli dengan masyarakat yang ada disekitar lokasi. Sebelumnya pihaknya sudah koordinasi dengan Camat namun diminta untuk menunggu selama satu minggu. Namun tiba saatnya yang dijanjikan tidak ada jawaban.
"Janjinya satu minggu. Tapi nyatanya tanggal 3 kami kekecamatan sampai hari ini tidak ada respon dari pak Camat, makanya masyarakat tidak sabar lagi," ujar dia.
Masyarakat meminta agar operasional perusahaan dihentikan karena masyarakat tidak mendapatkan mata pencaharian lagi sejak adanya perusahaan yang menggunakan alat berat.
"Siapa yang menandatangi izinnya tolong tunjukkan kepada kami, agar kami masyarakat bisa tenang.
Apabila tidak direspon kami akan menghadirkan masyarakat yang lebih besar. Hal ini akan kami pertahankan sampai mati,"kata Lamsaut.
Hadir dilokasi Muspika kecamatan Pagaran, Camat, Danramil, Kapolsek dan Kadis PMD untuk melakukan mediasi, namun masyarakat tetap melakukan aksi hingga memutus badan jalan mencapai kedalaman 1 meter. (Dahlia Simorangkir/PR )
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .
RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.
Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .
RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran.
Update Ddata terbaru, . . .
Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU
RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .