Pasca Penetapan 2 PDP Jumlah ODP Bertambah 30 Di Asahan
Oleh : Radar Medan | 07 Apr 2020, 23:24:18 WIB | 👁 1165 Lihat Kesehatan
RADARMEDAN.COM, ASAHAN - Setelah adanya warga di Asahan PDP sedikitnya ada 30 (tiga puluh) orang berstatus ODP menyusul naiknya status 2 (dua) warga Kabupaten Asahan dari ODP (Orang Dalam Pemantauan) menjadi PDP (Pasien Dengan Pengawasan).
Jubir Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Asahan Rahmat Hidayat Siregar, Selasa (07/04/2020), menuturkan data terakhir hingga pukul 18.00 WIB, terkonfirmasi ada 30 orang yang kontak langsung dengan 2 PDP itu.
Menurutnya 30 orang ini telah lakukan isolasi mandiri di rumahnya, dan diawasi oleh petugas kesehatan. Dirinya juga tak menutup kemungkinan jumlah itu akan bertambah, karena petugas masih berada di lapangan untuk pendataan lanjutan.
Lebih lanjut Rahmat sampaikan 30 orang ini terdiri dari 17 warga yang kontak langsung dengan PDP di tempat usaha di wilayah Kec Rahuning dan sudah dilakukan rapid test terhadap 2 (dua) orang, selebihnya menyusul.
Kemudian 6 (enam) orang lagi yang merupakan anak, supir dan pekerja dari PDP terindikasi ODP karena kontak langsung juga telah lakukan rapid test di Kecamatan Simpang Empat.
Sementara 7 (tujuh) orang yang merupakan anak, menantu dan sahabat dari pasien ODP telah berinisiatif sendiri untuk lakukan rapid test ke RSUD HAMS.
Hidayat menuturkan 30 orang ini sesuai hasil rapid test masih berstatus negative dan seminggu ke depan akan diperiksa ulang lagi, apakah ada menunjukkan gejala. Dan ini dilakukan sesuai dengan standar penanganan penanggulangan Covid-19.
"Status mereka ODP, dan mereka akan dipantau kesehatannya, secara rutin," jelas Hidayat.
Hidayat mengatakan update terbaru 7 April 2020 pukul 12.00 WIB, jumlah ODP sebanyak 125 orang, dengan jumlah yang selesai karantina 14 hari sebanyak 19 orang, dan tersisa 106 orang. Sementara jumlah PDP sebanyak 2 (dua) orang dan telah dirujuk ke RS Martha Friska Medan, untuk pemeriksaan lanjutan.
"Kita akan terus melakukan pemantauan kepada ODP, dan akan berupaya sebaik mungkin agar Covid-19 bisa diantisipasi sedini mungkin," jelas Hidayat.
Terpisah, Wakil Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 yang juga merupakan Sekda Kabupaten Asahan Taufik Zainal Abidin menyempatkan diri untuk meninjau 17 ODP di wilayah Rahuning dan Simpang Empat, didampingi Kapolsek, Danramil, Camat dan Kepala Puskesmas setempat, dalam kesempatan tersebut Taufik berikan motivasi sekaligus serahkan bantuan beras, uang, dan hand sanitizer kepada 17 ODP tersebut, karena mereka akan diisolasi di rumah selama 14 hari.
Begitu juga dengan enam orang lagi diberi bantuan hand sanitizer. "Kepada para ODP dan masyarakat lainnya jangan khawatir, karena Gugus Tugas bersama tim medis akan selalu siap melayani mereka, bila ada masalah atau keluhan silahkan lapor ke petugas kesehatan," jelas Taufik.
Selanjutnya beliau juga meminta masyarakat untuk tidak panik terkait adanya warga dengan status PDP di Asahan. Dirinya juga mengajak masyarakat untuk ikut berjuang melawan penyebaran Covid-19 di Kabupaten Asahan.
“Ikhtiar dan doa adalah kekuatan, jaga jarak, rajin cuci tangan dengan sabun, hindari keramaian, tetap di rumah bila tidak ada kebutuhan yang mendesak, dan bila keluar rumah pakailah masker serta terapkan perilaku hidup bersih dan sehat bagi diri dan keluarga. Karena dengan kebersamaan, kepatuhan dan doa kita pasti dapat melawan momok Covid-19 ini”, himbau Taufik. (Hs)/PE
RADARMEDAN.COM, KARO – Kepolisian Resor (Polres) Tanah Karo bergerak cepat mengungkap kasus dugaan pencurian dengan kekerasan yang menewaskan seorang dosen Institut Teknologi Bisnis (ITB) Kabanjahe, Asprina br Surbakti (38). Petugas berhasil mengamankan dua orang tersangka yang diduga terlibat langsung dalam peristiwa berdarah . . .
RADARMEDAN.COM — Aktivitas seorang perempuan yang menggunakan sejumlah nama akun dan mencantumkan berbagai gelar akademik serta profesi kedokteran di media sosial TikTok menjadi perhatian publik.
Perempuan yang disebut bernama Nurlian Galingging itu diketahui tampil dengan sejumlah gelar, di antaranya profesor, dokter spesialis . . .
RADARMEDAN.COM – Konflik seputar pengosongan fasilitas Chapel Oikumene Universitas Sumatera Utara (USU) memanas dan berujung ke ranah hukum pidana. Menyusul eksekusi pengosongan oleh pihak kampus pada Senin (10/8/2026), Pdt. Gloria Iriany Balle, S.Th., M.Div., resmi melaporkan Rektor USU beserta sejumlah pihak ke Sentra Pelayanan Kepolisian . . .
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .