Pastikan Hasil Pekerjaan Berkualitas, Bobby Nasution Tinjau Kolam Retensi Danau Laguna

Oleh : Radar Medan | 28 Jun 2024, 08:03:22 WIB | 👁 647 Lihat
Metropolitan
Pastikan Hasil Pekerjaan Berkualitas, Bobby Nasution Tinjau Kolam Retensi Danau Laguna

Keterangan Gambar : Wali Kota Medan Bobby Nasution meninjau proyek pembangunan Kolam Retensi Danau Laguna di Kecamatan Medan Labuhan, Rabu (26/6) siang


RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan Bobby Nasution meninjau proyek pembangunan Kolam Retensi Danau Laguna di Kecamatan Medan Labuhan, Rabu (26/6) siang, guna memastikan hasil pekerjaan berkualitas dan berfungsi baik untuk mengatasi permasalahan banjir di wilayah itu.  

Tiba di lokasi, Wali Kota didampingi Pj Sekda Topan Obaja Putra Ginting yang juga Kepala Dinas Sumber Daya Air Bina Marga Bina Konstruksi, langsung melihat kolam lumpur yang telah selesai dikerjakan. 

Kolam lumpur ini berfungsi sebagai tempat penyaringan air sekaligus penampungan sementara sebelum air dipompa ke kolam penampungan. Guna memastikan pompa bekerja dengan baik, Bobby Nasution pun meminta agar pompa dihidupkan. Saat dihidupkan, tampak air mengalir deras ke kolam penampungan melalui saluran berdiameter besar. 

Dalam kunjungan itu, Bobby Nasution juga mendengarkan keluhan masyarakat soal masih adanya banjir di seputar Kolam Retensi. “Namun dulu kalau banjir empat hari baru kering, sekarang paling lama satu hari, ada pula yang enam jam,” ucapnya. 

Wali Kota mengatakan, kolam retensi ini akan bekerja secara optimal jika Parit Belanda yang berada di sana selesai dikerjakan. “Masih ada kurang lebih 500 meter lagi lahan yang akan kita bebaskan untuk menyelesaikan pekerjaan Parit Belanda,” ujarnya seraya menegaskan, tahun ini atau paling lama tahun depan proyek penanganan banjir di kawasan ini selesai semua. 

Data yang diperoleh dari Dinas SDABMBK, kolam retensi ini terdiri atas kolam lumpur dengan ukuran 25 x 30 x 5 meter dan kolam penampungan berukuran 25 x 138 x 4,5 meter dengan daya tamping kurang lebih 18.000 meterkubik  air. Selain itu, kolam retensi ini juga mempunyai tiga pompa yang masing-masing memiliki kekuatan mengalirkan air ke kolam penampungan sebesar 125 liter per detik. 

Warga Jalan Tangguk Utama Raya Januari Hutahaean mengungkapkan kolam retensi ini dapat mengatasi banjir di kawasan Medan Labuhan. Dia mengharapkan pembangunan ini segera selesai agar masyarakat dapat menikmati hasilnya. 

Januari yang mengaku sudah bermukim di kawasan tersebut sejak 1990-an mengatakan, walaupun belum selesai seratus persen, kolam retensi ini sudah menunjukkan manfaat. Tempat penampungan air, rumah pompa, dan kolam yang sudah berfungsi mempercepat surutnya air saat banjir. 

“Dulu kalau hujan dua jam sudah banjir dan baru kering tiga-empat hari. Sekarang ini, kalau bergerak pompa, sehari atau bahkan dua tiga jam air sudah kering,” ungkapnya. 

Dia mengaku juga mendengar seputaran kolam retensi ini akan disulap menjadi tempat wisata dan rekreasi. Januari sangat menyambut baik rencana ini dan berharap segera direalisasikan. Soalnya, lokasi wisata ini tentu akan memancing pengunjung dan ini dapat dimanfaatkan masyarakat sekitar untuk berusaha.

“Jadi kolam retensi ini bukan hanya mengatasi masalah banjir, tapi juga meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar,” sebutnya.(hm/pe)


TAGS :


Komentar Facebook

Tuliskan Komentar dengan account Facebook

Kembali Ke halaman Utama

Berita Lainnya:

pemain_Brasil_dan_Maroko.jpg

Brasil Dipaksa Maroko Bermain Imbang Sampai Turun Minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026

🔖 OLAHRAGA 👤Syaiful W Harahap 🕔06:09:28, 14 Jun 2026

RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS). Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .

Berita Selengkapnya
5JT.jpg

Polda Sumut Bongkar Live TikTok Bermuatan Pornografi, Host Raup Rp5 Juta per Hari

🔖 HUKUM DAN KRIMINAL 👤Radar Medan 🕔21:06:51, 11 Jun 2026

RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok. Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .

Berita Selengkapnya
Tim_Hukum_MUKI.jpg

USU Dinilai Kebablasan, Tim Hukum MUKI Sumut Desak Menag Turun Tangan Urus Polemik Gereja POUK

🔖 UMUM 👤Radar Medan 🕔17:05:29, 26 Mei 2026

RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .

Berita Selengkapnya
eselon.jpg

Lantik Eselon II, III dan IV, Rico Waas Beri Deadline 6 Bulan bagi Pejabat Baru Untuk Tunjukkan Peru

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔18:53:21, 16 Apr 2026

RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .

Berita Selengkapnya
provokasi.jpg

Waspada Penunggang Gelap di Balik Isu Babi: Jangan Kasih Celah Mafia Narkoba Obok-obok Medan!

🔖 OPINI 👤Radar Medan 🕔11:55:43, 01 Mar 2026

RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .

Berita Selengkapnya
demo11.jpg

Ribuan Massa Kepung Balai Kota Medan, Wali Kota Rico Waas Akhirnya Tarik SE Dagang Babi

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔20:01:13, 26 Feb 2026

RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026). Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .

Berita Selengkapnya
setneg.jpg

Langgar Aturan, Ini Daftar 28 Perusahaan yang Dicabut Izin Usai Ratas Dipimpin Presiden

🔖 NASIONAL 👤Radar Medan 🕔21:39:16, 20 Jan 2026

RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .

Berita Selengkapnya
bws3.jpg

Bantuan untuk Pengendalian Banjir, Rico Waas: Dana Bank Dunia Rp 1,5 Triliun Dikelola Oleh BWS

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔18:09:37, 03 Des 2025

RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.  Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .

Berita Selengkapnya
rilis3.jpg

Polda Sumut Rilis Update Lengkap Situasi Bencana 24–29 November 2025: 488 Bencana, 1.076 Korban

🔖 UMUM 👤Radar Medan 🕔14:25:22, 29 Nov 2025

RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran. Update Ddata terbaru, . . .

Berita Selengkapnya
kafekesehatan.jpg

Secercah Harapan Alami bagi Pejuang Kesehatan, Nyaman Pasca Nikmati Rempah Tradisional Karo

🔖 FEATURE 👤Radar Medan 🕔15:59:52, 24 Nov 2025

Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .

Berita Selengkapnya

Berita Utama

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami.

Jejak Pendapat

Bagaimana pandangan anda atas Pilkada 2024?
  Tidak Ada Pilihan
  Tidak Puas
  Puas