Pemkab Pakpak Bharat Jalin Kerjasama dengan USU Gelar Pelatihan Pembuatan Parfum

Oleh : Radar Medan | 08 Jul 2022, 23:21:12 WIB | 👁 2946 Lihat
Ekonomi
Pemkab Pakpak Bharat Jalin Kerjasama dengan USU Gelar Pelatihan Pembuatan Parfum

RADAR MEDAN.COM,PAKPAK BHARAT - Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat bersama Unversitas Negeri Medan menyelenggarakan pelatihan tentang teknik pembuatan dan peracikan parfum berbahan dasar produk local seperti kemenyan, nilam, kapur dan serai wangi.

 Dihadiri Bupati Pakpak Bharat Pelatihan yang dilaksanakan di Sapo Merarih, Desa Traju ini dibuka oleh Bupati Pakpak Bharat, Franc Bernhard Tumanggor bersama Wakil Bupati, H Mutsyuhito Solin, Dr, M.Pd, Rabu 6 Juli 2022.

Kabupaten Pakpak Bharat sejak lama dikenal kaya akan potensi alam yang bernilai tinggi bahkan telah dikenal sampai kemancanegara. Adalah kapur, nilam dan kemenyan yang menjadi produk utama tanah simsim yang yakin telan menjadi idola dalam dunai perdagangan kuno sejak ribuan tahun lalu. Keberadaan tiga jenis komodity ini kini masih mudah ditemui dibeberpa wilayah tanah Simsim yang kini telah menjadi wilayah Kabupaten Pakpak Bharat.

"Produk dari pohon Kapur yakni minyak dan kristal kapur merupakan tanaman yang sudah dikenal ribuan tahun lalu dalam peradaban di Timur Tengah. Pohon ini dibeberapa tempat telah punah namun Alhamdulillah di Pakpak Bharat dan Singkil masih tersisa. Kegiatan ini disamping gerakan penyelamatan hutan dalam bentuk edukasi dan kedepan menjadi objek wisata yg dilindungi, juga diharapkan memberikan peningkatan ekonomi bagi masyarakat sekitar," ucap Dr. Phil. Ichwan Azhari, MS, salah seorang peneliti dan ahli yang saat ini hadir sebagai instruktur.

Sementara itu Bupati Pakpak Bharat dalam sambutannya menyampaikan harapannya agar para peserta yang turut dalam pelatihan ini kelak dapat menjadi pelopor bagi kebangkitan komodity dan ekonomi Pakpak Bharat.

"Tanaman kemenyan dan kapur merupakan tanaman potensial yang juga memiliki nilai sejarah kuat bagi bumi simsim serta memiliki nilai jual yang tinggi, namun sampai saat ini belum dapat dikembangkan secara optimal baik dari sisi budidayanya ataupun dalam bentuk produk turunan. Kita berharap keberadaan kayu kapur dan kemenyan yang ada diwilayah kita ini dapat juga dijadikan sebagai lokasi wisata alam dan pokus penelitian, untuk ini kami sangat berharap banyak adanya dukungan dari semua pihak," ungkap Bupati.

Bupati juga berpesan agar para petani kapur di Pakpak Bharat tidak hanya terpaku pada kegiatan bertani saja, tetapi lebih pada sebagai pelaku UMKM baru serta memiliki inovasi produk yang lebih baik dan mampu memberi multiplier effect bagi pertumbuhan ekonomi Pakpak Bharat.

"Maka kepada seluruh peserta pelatihan ini, saya harapkan agar dapat mengikuti pelatihan ini dengan serius agar nanti dapat mengaplikasikan ilmu yang didapat ditempat masing-masing," tutup Bupati.

Pelatihan pembuatan parfum berbahan kemenyan, kapur, nilam dan serai wangi ini diselenggarakan dengan sasaran para petani di berbagai wilayah Kabupaten Pakpak Bharat yang menjadi basis penghasil produk dimaksut.

"Dengan adanya pelatihan ini tentunya akan mampu mengangkat nilai jual dari produk-produk local kita yang telah lama mendunia, jadi kita tidak lagi terfokus pada kuantitas semata akan tetapi lebih kepada peningkatan mutu dan kualitas, Saya berharap agar hasil pelatihan ini benar-benar mampu menggerakkan kita semua, menjadikan Daerah ini sebagai pusat pembuatan parfum berbahan dasar kapur, kemenyan, nilam dan serai wangi yang tentunya dapat menjadikan Pakpak Bharat menjadi perhatian nasional dan dunia. Dengan pendampingan dari kedua pakar yang sudah menginternasional yakni Dr. Aswandi, S.Hut, M.Si dan Cut Rizliani K, S.Hut, M.Si harapan ini rasanya tidak akan sekedar menjadi angan-angan," ucap Wakil Bupati Pakpak Bharat, H Mutsyuhito Solin di tempat pelatihan.(mhb)/pe


TAGS :


Komentar Facebook

Tuliskan Komentar dengan account Facebook

Kembali Ke halaman Utama

Berita Lainnya:

pemain_Brasil_dan_Maroko.jpg

Brasil Dipaksa Maroko Bermain Imbang Sampai Turun Minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026

🔖 OLAHRAGA 👤Syaiful W Harahap 🕔06:09:28, 14 Jun 2026

RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS). Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .

Berita Selengkapnya
5JT.jpg

Polda Sumut Bongkar Live TikTok Bermuatan Pornografi, Host Raup Rp5 Juta per Hari

🔖 HUKUM DAN KRIMINAL 👤Radar Medan 🕔21:06:51, 11 Jun 2026

RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok. Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .

Berita Selengkapnya
Tim_Hukum_MUKI.jpg

USU Dinilai Kebablasan, Tim Hukum MUKI Sumut Desak Menag Turun Tangan Urus Polemik Gereja POUK

🔖 UMUM 👤Radar Medan 🕔17:05:29, 26 Mei 2026

RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .

Berita Selengkapnya
eselon.jpg

Lantik Eselon II, III dan IV, Rico Waas Beri Deadline 6 Bulan bagi Pejabat Baru Untuk Tunjukkan Peru

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔18:53:21, 16 Apr 2026

RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .

Berita Selengkapnya
provokasi.jpg

Waspada Penunggang Gelap di Balik Isu Babi: Jangan Kasih Celah Mafia Narkoba Obok-obok Medan!

🔖 OPINI 👤Radar Medan 🕔11:55:43, 01 Mar 2026

RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .

Berita Selengkapnya
demo11.jpg

Ribuan Massa Kepung Balai Kota Medan, Wali Kota Rico Waas Akhirnya Tarik SE Dagang Babi

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔20:01:13, 26 Feb 2026

RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026). Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .

Berita Selengkapnya
setneg.jpg

Langgar Aturan, Ini Daftar 28 Perusahaan yang Dicabut Izin Usai Ratas Dipimpin Presiden

🔖 NASIONAL 👤Radar Medan 🕔21:39:16, 20 Jan 2026

RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .

Berita Selengkapnya
bws3.jpg

Bantuan untuk Pengendalian Banjir, Rico Waas: Dana Bank Dunia Rp 1,5 Triliun Dikelola Oleh BWS

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔18:09:37, 03 Des 2025

RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.  Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .

Berita Selengkapnya
rilis3.jpg

Polda Sumut Rilis Update Lengkap Situasi Bencana 24–29 November 2025: 488 Bencana, 1.076 Korban

🔖 UMUM 👤Radar Medan 🕔14:25:22, 29 Nov 2025

RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran. Update Ddata terbaru, . . .

Berita Selengkapnya
kafekesehatan.jpg

Secercah Harapan Alami bagi Pejuang Kesehatan, Nyaman Pasca Nikmati Rempah Tradisional Karo

🔖 FEATURE 👤Radar Medan 🕔15:59:52, 24 Nov 2025

Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .

Berita Selengkapnya

Berita Utama

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami.

Jejak Pendapat

Bagaimana pandangan anda atas Pilkada 2024?
  Tidak Ada Pilihan
  Tidak Puas
  Puas