Pemkab Simalungun Tiap Bulan Cairkan Milyaran Rupiah Anggaran PBI PBPU BPJS Kesehatan

Oleh : Radar Medan | 28 Jul 2023, 16:06:12 WIB | 👁 11476 Lihat
Kesehatan
Pemkab Simalungun Tiap Bulan Cairkan Milyaran Rupiah Anggaran PBI PBPU BPJS Kesehatan

RADARMEDAN.COM, SIMALUNGUN  - Milyaran Rupiah dikucurkan Pemerintah Kabupaten Simalungun melalui Dinas Kesehatan, Semua disetorkan ke BPJS Kesehatan setiap bulannya diperuntukan bagi Kesehatan masyarakatnya.

Akan tetapi anggaran untuk iuran PBI PBPU Pemda tidak serta merta bisa dirasakan oleh semua lapisan masyarakat. Karena iuran tersebut hanya diperuntukkan kepada masyarakat miskin/ kurang mampu. 

Begitupun, masih ditemukan keluhan para peserta PBI PBPU iuran Pemda Simalungun yang menurut informasi, jika kartu PBI/PBPU milik mereka tetiba di blokir tanpa pemberitahuan terlebih dahulu.  Hal ini diketahui ketika wartawan mengunjungi salah satu rumah sakit milik swasta. 

Menanggapi persoalan tersebut, Kepala Dinas Kesehatan kabupaten Simalungun Edwin Toni Simanjuntak S.Apt, MSi, saat dimintai tanggapan, menyampaikan jika ada dua hal yang menitik beratkan adanya penonaktifan kartu PBI PBPU (Penerima Bantuan Iuran Pekerja Bukan Penerima Upah) dari APBD Pemerintah Simalungun.

"Kartu tidak aktif karena, pertama perubahan pada kartu keluarga pasien, Kedua, Dana anggaran APBD yang disisihkan untuk para peserta PBI-PBPU APBD Pemda Simalungun mengalami  keterbatasan,"ungkapnya melalui WhatsApp, Kamis,(27/7/2023).

Ia juga menyampaikan jika di era Bupati Simalungun saat ini,  jumlah PBI PBPU Pemda Simalungun meningkat dan bertambah, penambahan anggaran tersebut masuk dalam anggaran APBD Pemkab Simalungun 2023.

Lanjut Edwin, jika dilihat dari 3 bulan terakhir, seperti jumlah peserta PBI PBPU APBD Pemkab Simalungun mengalami kenaikan peserta. 

" Jumlah peserta bulan Mei sebanyak 63.969 jiwa , pada bulan Juni 68.472 jiwa, Juli 75.459 jiwa. Dari Mei hingga Juli jumlah peserta meningkat mencapai 11490 Jiwa," sebutnya, 

Menurutnya jika Mei 2023 anggaran yang dibayarkan sebesar Rp.2.418.028.200,-, untuk bulan Juni dibayarkan sebesar Rp 2.588.241.600,-, dan untuk bulan Juli Rp 2.852.350.200,-, dengan penambahan anggaran dari bulan mei sampai Juli selisih sebesar Rp.434.322.300,- . 

Edwin Toni Simanjuntak S.Apt, MSi menjelaskan jika masyarakat yang menerima merupakan masyarakat miskin/ tidak mampu. 

"Melihat kelayakan penerima maka Masyarakat miskin/ tidak mampu dibuktikan melalui surat keterangan Tidak Mampu yang ditandatangani oleh pangulu, selain itu berdasarkan Data yang disampaikan oleh Bidan Desa melalui Kepala Puskesmas," jelasnya dan jika untuk ketentuan tentang BPJS Kesehatan PBI diatur dalam Peraturan Menteri Sosial (Permensos) Nomor 21 Tahun 2019 tentang Persyaratan dan Tata Cara  Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan.

"Mengacu peraturan tersebut, yang dimaksud fakir miskin adalah orang yang sama sekali tidak mempunyai sumber mata pencaharian dan/atau mempunyai sumber mata pencaharian tetapi tidak mempunyai kemampuan memenuhi kebutuhan dasar yang layak bagi kehidupan dirinya dan/atau keluarganya," imbuhnya.

Edwin Toni Simanjuntak S.Apt, MSi, juga menambahkan, jika ada peserta PBI PBPU Pemda yang kartunya aktif dan non aktif, agar peserta tetap rujuk mulai dari Puskesmas masing - masing. 

"Jadi untuk peserta PBI PBPU Pemda Simalungun yang sakit, agar terlebih dahulu periksa ke puskesmas dan rujukan ke rumah sakit milik Pemerintah Daerah," jelasnya.

Ketika kartu peserta PBI PBPU Pemda non aktif, tetap dilayani dengan baik bahkan ketika opname di rumah sakit milik pemerintah Daerah, proses pengaktifan kartu bisa dilakukan. Selain itu, masyarakat hendaknya rutin memeriksa status kepesertaan BPJS Kesehatan ke Puskesmas terdekat, agar bisa ditindaklanjuti bila kepesertaan PBI PBPU Pemda miliknya tidak aktif.

"Nanti bila di puskesmas dinyatakan kartu kepesertaannya kondisi non aktif, maka pihak puskesmas akan menghubungi kami pihak dinas kesehatan, selanjutnya akan kami teruskan ke BPJS Kesehatan untuk pengaktifan kartu PBI PBPU Pemda Simalungun sembari dalam kondisi perawatan," jelasnya kepada wartawan, dan menyampaikan jika kasus - kasus seperti ini telah banyak ditemui dan dapat diselesaikan dengan baik. 

Edwin juga menjelaskan jika melihat perkembangan kebutuhan masyarakat untuk kesehatan di kabupaten Simalungun dan melihat kondisi ekonomi masyarakatnya, kemungkinan pada tahun depan (2024-red), peserta akan mencapai sekira 100 ribu jiwa yang akan ditampung didalam APBD Pemkab Simalungun untuk PBI PBPU Pemda. 

"Bupati saat ini sangat perhatian atas kesehatan masyarakatnya, ini kita lihat dari perkembangan peserta yang ditampung, jika sebelumnya sekira 15 ribuan maka sekarang dalam beberapa tahun terakhir sudah mencapai diatas angka 75 ribuan," ujarnya menjelaskan. 

Sebelumnya, Wartawan media ini menerima informasi dari narasumber yang namanya minta untuk dirahasiakan,

"Salah satu yang menjadi fakta Pasien di Rumah Sakit Swasta, banyak Kepesertaan BPJS Kes (iuran premi anggaran Pemda) tidak berlaku lagi, tanpa sepengetahuan Pemegang Kartu Kepesertaan. Akibatnya, Pasien kewalahan karena keberadaan ekonominya berkaitan dengan Pembiayaan Medis (Pasien Umum)," sebut narasumber tersebut (16/7), dan menyampaikan jika hal tersebut rentan terjadi untuk peserta PBI PBPU Iuran APBD Pemerintah Kabupaten Simalungun. 

Penulis : Andrew T Panjaitan, ST/PE


TAGS :


Komentar Facebook

Tuliskan Komentar dengan account Facebook

Kembali Ke halaman Utama

Berita Lainnya:

pemain_Brasil_dan_Maroko.jpg

Brasil Dipaksa Maroko Bermain Imbang Sampai Turun Minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026

🔖 OLAHRAGA 👤Syaiful W Harahap 🕔06:09:28, 14 Jun 2026

RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS). Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .

Berita Selengkapnya
5JT.jpg

Polda Sumut Bongkar Live TikTok Bermuatan Pornografi, Host Raup Rp5 Juta per Hari

🔖 HUKUM DAN KRIMINAL 👤Radar Medan 🕔21:06:51, 11 Jun 2026

RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok. Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .

Berita Selengkapnya
Tim_Hukum_MUKI.jpg

USU Dinilai Kebablasan, Tim Hukum MUKI Sumut Desak Menag Turun Tangan Urus Polemik Gereja POUK

🔖 UMUM 👤Radar Medan 🕔17:05:29, 26 Mei 2026

RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .

Berita Selengkapnya
eselon.jpg

Lantik Eselon II, III dan IV, Rico Waas Beri Deadline 6 Bulan bagi Pejabat Baru Untuk Tunjukkan Peru

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔18:53:21, 16 Apr 2026

RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .

Berita Selengkapnya
provokasi.jpg

Waspada Penunggang Gelap di Balik Isu Babi: Jangan Kasih Celah Mafia Narkoba Obok-obok Medan!

🔖 OPINI 👤Radar Medan 🕔11:55:43, 01 Mar 2026

RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .

Berita Selengkapnya
demo11.jpg

Ribuan Massa Kepung Balai Kota Medan, Wali Kota Rico Waas Akhirnya Tarik SE Dagang Babi

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔20:01:13, 26 Feb 2026

RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026). Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .

Berita Selengkapnya
setneg.jpg

Langgar Aturan, Ini Daftar 28 Perusahaan yang Dicabut Izin Usai Ratas Dipimpin Presiden

🔖 NASIONAL 👤Radar Medan 🕔21:39:16, 20 Jan 2026

RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .

Berita Selengkapnya
bws3.jpg

Bantuan untuk Pengendalian Banjir, Rico Waas: Dana Bank Dunia Rp 1,5 Triliun Dikelola Oleh BWS

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔18:09:37, 03 Des 2025

RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.  Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .

Berita Selengkapnya
rilis3.jpg

Polda Sumut Rilis Update Lengkap Situasi Bencana 24–29 November 2025: 488 Bencana, 1.076 Korban

🔖 UMUM 👤Radar Medan 🕔14:25:22, 29 Nov 2025

RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran. Update Ddata terbaru, . . .

Berita Selengkapnya
kafekesehatan.jpg

Secercah Harapan Alami bagi Pejuang Kesehatan, Nyaman Pasca Nikmati Rempah Tradisional Karo

🔖 FEATURE 👤Radar Medan 🕔15:59:52, 24 Nov 2025

Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .

Berita Selengkapnya

Berita Utama

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami.

Jejak Pendapat

Bagaimana pandangan anda atas Pilkada 2024?
  Tidak Ada Pilihan
  Tidak Puas
  Puas