Oleh : Radar Medan | 08 Nov 2025, 19:28:08 WIB | 👁 575 Lihat Pematangsiantar
Keterangan Gambar : Diskusi Menelaah Literasi Perjuangan Tokoh Simalungun Tuan Dolok Panribuan Raimbang Sinaga, tokoh pejuang yang menentang kolonial Belanda dan mulai terlupakan. Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Data Kantor Wali Kota Pematangsiantar, Jalan Merdeka, Sabtu (8/11/2025).
RADARMEDAN.COM, PEMATANGSIANTAR - Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi SH MKn diwakili Plt Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Hamzah F Damanik membuka secara resmi Diskusi Menelaah Literasi Perjuangan Tokoh Simalungun Tuan Dolok Panribuan Raimbang Sinaga, tokoh pejuang yang menentang kolonial Belanda dan mulai terlupakan. Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Data Kantor Wali Kota Pematangsiantar, Jalan Merdeka, Sabtu (8/11/2025).
Inisiator kegiatan, Esra Eduward Sinaga, bersama Sanggar Budaya Rayantara, berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Pematangsiantar, Pemerintah Kabupaten Simalungun, unsur Forkopimda, serta tokoh adat dan budaya Simalungun.
Adapun tema diskusi adalah “Meneladani Nilai-Nilai Perjuangan Tokoh Terdahulu dalam Upaya Membangun Semangat Nasionalisme, Keberanian, Integritas, serta Cinta terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia.”
Tampak hadir Pimpinan Sanggar Budaya Rayantara Sultan Saragih SSi, para Hasusuran Tuan Dolok Panribuan, Pemangku Adat Simalungun, organisasi kemasyarakatan, pemuda, serta perwakilan mahasiswa se-Kota Pematangsiantar.
Dalam sambutannya, Wesly yang diwakili Hamzah menyampaikan bahwa diskusi ini menjadi momentum penting dalam rangka menyambut Hari Pahlawan 10 November 2025.
“Hari Pahlawan bukan sekadar momentum untuk mengenang jasa para pejuang bangsa, tetapi juga untuk meneladani semangat juang mereka dalam kehidupan kita hari ini. Tema diskusi ini memiliki makna mendalam karena mengajak kita menggali kembali kisah perjuangan tokoh-tokoh lokal Simalungun yang selama ini mungkin belum banyak diketahui atau terdokumentasi secara luas,” ujarnya.
Lebih lanjut, Hamzah menegaskan bahwa perjuangan rakyat dan tokoh Simalungun melawan penjajahan Belanda merupakan bagian penting dari sejarah bangsa Indonesia.
“Mereka berjuang dengan keberanian, pengorbanan, dan kecintaan terhadap tanah air. Melalui kegiatan seperti ini, kita tidak hanya menghidupkan kembali semangat kepahlawanan, tetapi juga memperkuat identitas budaya dan sejarah lokal sebagai bagian tak terpisahkan dari mozaik perjuangan nasional. Saya mengapresiasi Sanggar Budaya Rayantara yang konsisten menggali dan memperkenalkan nilai-nilai perjuangan serta warisan budaya Simalungun kepada generasi muda,” jelasnya.
Ia menambahkan, kegiatan tersebut menjadi bukti bahwa semangat kepahlawanan tidak hanya diwujudkan dengan angkat senjata, tetapi juga melalui literasi, penelitian, dan pelestarian sejarah.
“Saya berharap kegiatan ini menjadi ruang inspiratif untuk memperdalam pengetahuan tentang perjuangan para pahlawan lokal, sekaligus menumbuhkan rasa bangga terhadap tanah kelahiran kita, Kota Pematangsiantar, yang kaya akan sejarah dan nilai luhur perjuangan. Mari jadikan momentum Hari Pahlawan ini sebagai pengingat untuk meneruskan perjuangan para pahlawan dengan berkarya, menjaga persatuan, serta membangun Kota Pematangsiantar menjadi kota yang Cerdas, Sehat, Kreatif, dan Selaras,” ujarnya menutup sambutan.
Sementara itu, inisiator diskusi Esra Eduward Sinaga mengatakan, perjuangan Tuan Dolok Panribuan Raimbang Sinaga melawan kolonial Belanda telah disebut dalam sejumlah literatur, namun belum banyak dijabarkan secara detail.
“Ada beberapa buku sejarah yang menyebut nama Tuan Dolok Panribuan Raimbang Sinaga, termasuk dalam sumber digital. Karena itu, kami berharap bisa berkolaborasi dan bersinergi agar beliau dapat diusulkan menjadi Pahlawan Nasional. Semoga di Hari Pahlawan ini, pengusulan Tuan Rondahaim Saragih dan Tuan Dolok Panribuan Raimbang Sinaga dapat berjalan baik,” tukasnya.
Pimpinan Sanggar Budaya Rayantara Sultan Saragih menambahkan, latar belakang diskusi ini didasari oleh pentingnya memahami literasi sejarah perjuangan bangsa Indonesia, yang tidak terlepas dari peran tokoh-tokoh lokal melawan penjajahan.
“Tulisan atau literasi yang merekam perjuangan mereka, baik berupa naskah kuno, biografi, maupun catatan sejarah, memiliki nilai berharga sebagai sumber pengetahuan dan inspirasi. Karena itu, diperlukan forum diskusi mendalam untuk menelaah kembali literasi-literasi tersebut, memahami konteksnya, dan menarik hikmah dari perjuangan para tokoh masa lalu untuk diimplementasikan dalam konteks kebangsaan saat ini,” jelasnya.
Diskusi kemudian dilanjutkan dengan sesi bersama moderator Jalatua Hasugian, yang juga Tim Ahli Cagar Budaya Kota Pematangsiantar, menghadirkan narasumber Juandaha Raya Purba dan pegiat literasi Abram Christopher Sinaga. (JAIT)/pe
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .
RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.
Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .
RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran.
Update Ddata terbaru, . . .
Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU
RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .