Perkuat Hubungan dengan Belanda, Bobby Nasution Fokus Kerja Sama Ketahanan Pangan dan Energi
Oleh : Radar Medan | 12 Mei 2026, 18:43:43 WIB | 👁 463 Lihat Umum
Keterangan Gambar : Gubernur Sumatera Utara (Sumut) M. Bobby Afif Nasution didampingi para OPD menerima kunjungan Wakil Kepala Misi Kedutaan Besar Kerajaan Belanda di Jakarta, Adriaan Palm, di Ruang Kerja Gubernur lantai 10 Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro Nomor 30, Medan, Selasa (12/5/2026).
RADARMEDAN.COM – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution menerima kunjungan Wakil Kepala Misi Kedutaan Besar Kerajaan Belanda di Jakarta, Adriaan Palm, di Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro Nomor 30, Medan, Selasa (12/5/2026). Pada pertemuan tersebut, Bobby menegaskan komitmen memperkuat kerja sama dengan Belanda, khususnya di bidang ketahanan pangan dan energi.
Menurut Bobby Nasution, ketahanan pangan saat ini menjadi salah satu fokus utama Presiden RI Prabowo Subianto. Karena itu, Sumut sebagai salah satu daerah penghasil pangan di Indonesia ingin terus meningkatkan produksi serta pengolahan pangan.
“Sesuai dengan program Presiden Prabowo, kami berharap kerja sama kita bisa diperkuat terkait ketahanan pangan, apalagi Sumatera Utara salah satu daerah penghasil pangan di Indonesia,” kata Bobby Nasution.
Selain sektor pangan, Bobby juga berharap kerja sama di bidang energi yang selama ini telah terjalin dapat semakin ditingkatkan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Sebelumnya kita sudah pernah bekerja sama dengan Belanda produksi gas dari sampah, tetapi belum berjalan maksimal. Kita juga sedang memperkuat kerja sama terkait waste to energy, mudah-mudahan ini benar-benar terealisasi,” ujarnya.
Bobby Nasution juga berharap arus investasi dari Belanda ke Sumut terus meningkat. Pemerintah Provinsi Sumut, katanya, akan berupaya mempermudah proses investasi agar iklim usaha semakin kondusif.
“Kita terus berupaya mempermudah investasi, apalagi kita punya hubungan yang kuat dengan Belanda,” tambahnya.
Sementara itu, Adriaan Palm mengatakan Sumut memiliki peran penting bagi Belanda, terutama dalam hubungan ekonomi, pendidikan, dan budaya. Ia berharap hubungan kedua pihak terus diperkuat melalui berbagai kerja sama strategis.
“Sumatera Utara penting bagi Belanda. Kita punya hubungan kuat di bidang ekonomi, pendidikan dan budaya. Bagi kami ada tiga poin penting dalam kerja sama, yakni keberlanjutan, kualitas dan reliabilitas. Kita berharap ini bisa terus terjaga,” kata Adriaan Palm.
Turut hadir pada pertemuan tersebut Konsul Kehormatan Belanda di Medan Firsal Ferial Mutyara beserta jajaran. Hadir pula sejumlah pimpinan OPD Pemprov Sumut, antara lain Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Basarin Yunus Tanjung, Kepala Dinas Kominfo Sumut Erwin Hotmansah Harahap, Kepala Dinas Pendidikan Alexander Sinulingga, serta OPD terkait lainnya.(FS)/PE
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .
RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.
Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .
RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran.
Update Ddata terbaru, . . .
Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU
RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .