Plt Walikota Medan Ajak Masyarakat Kurangi Penggunaan Plastik
Oleh : Radar Medan | 25 Okt 2019, 21:30:35 WIB | 👁 1657 Lihat Metropolitan
RADARMEDAN.COM - Plt Wali Kota Medan, H Akhyar Nasution kembali mengajak dan mengimbau seluruh pihak untuk mengurangi penggunaan plasik dalam kehidupan sehari-hari. Sebab, plastik menjadi sumbangsih terbesar sampah tidak hanya di Kota Medan tapi juga di hampir semua daerah di Indonesia. Selain itu sifat plastik yang sulit terurai menyebabkannya menjadi permasalahan klasik yang masih dihadapi hingga saat ini. Hal ini disampaikan oleh Plt Wali Kota ketika memimpin apel persiapan gotong royong di Jalan Piring, Kecamatan Medan Petisah, Jumat (25/10/2019).
Selain di Kecamatan Medan Petisah, kegiatan gotong royong ini juga dilakukan serentak di 20 kecamatan lainnya di Kota Medan. Diharapkan, kegiatan ini dapat menggugah kepedulian masyarakat untuk ikut serta menjaga kebersihan lingkungan masing-masing. Dengan demikian, akan tercipta wajah Kota Medan yang bersih, asri dan nyaman bagi siapapun.
Meski dalam kondisi hujan deras, di hadapan aparatur pemerintahan, lurah dan kepling, petugas penanganan prasarana dan sarana umum (P3SU) Kecamatan Medan Petisah, petugas dari Dinas Kebersihan dan Pekerjaan Umum Kota Medan serta masyarakat, Plt. Wali Kota tetap semangat memberikan motivasi untuk bersemangat membangun bersama Kota Medan menjadi lebih baik dalam segala hal terutama mengenai kebersihan.
"Kota Medan ini hanya bisa dibangun dengan semangat kebersamaan. Salah satunya lewat gotong royong. Hari ini kita semua berkumpul di sini harus diikuti dengan rasa keikhlasan sebagai wujud pengabdian bukan paksaan. Kesadaran bahwa kita adalah pelayan bagi masyarakat harus ditanamkan. Kita harus mampu menjadi contoh baik bagi yang lainnya, tentu ini dimulai dari diri sendiri," katanya.
Selanjutnya, didampingi Asisten Umum (Asmum) Renward Parapat, Kadis Lingkungan Hidup Armansyah Lubis, Kadis Kebersihan M Husni, Kabag Tata Pemerintahan (Tapem) Ridho Nasution dan Camat Medan Petisah Agha Novrian, Plt. Wali Kota menekankan khususunya kepada aparatur pemerintahan bahwa kunci keberhasilan adalah jika semua jajaran mampu mengajak masyarakat untuk ikut serta berpartisipasi berkontribusi dalam membenahi Kota Medan.
"Sehebat apapun aparatur pemerintahan tidak ada artinya tanpa peran serta masyarakat. Terlebih mengenai kebersihan, ini adalah tanggung jawab kita semua. Jangan sampai kita abai dengan kondisi lingkungan kita masing-masing. Komitmen membangun, menjaga dan merawat kebersihan Kota Medan menjadi tugas kita semua termasuk masyarakat. Ingat, kebersihan adalah cerminan diri," bilangnya.
Selain itu, Plt Wali Kota mengingatkan seluruh aparatur agar terus memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. "Apapun yang terjadi, tugas kita adalah tetap fokus pada pelayanan bagi masyarakat. Berikan dan lakukan yang terbaik, agar masyarakat merasakan kehadiran pemerintah di tengah-tengah mereka. Mari kita bergandeng tangan, membangun bersama Kota Medan karena Medan adalah rumah kita," pesannya.
Usai memberi arahan, Plt Wali Kota selanjutnya membagikan tumbler (botol minum) isi ulang kepada seluruh petugas gotong royong sebagai wujud gerakan sadar lingkungan bebas plastik. Selanjutnya, Plt. Wali Kota mengisi botol tersebut mengisi botol tersebut dengan air dan meminumnya dilanjutkan dengan ramah tamah.
Selanjutnya, seluruh petugas yang telah bersiap dengan alat-alat kebersihan seperti cangkul, garpu sampah dan penggaruk kemudian bergerak menuju lokasi gotong royong yang berada di pinggir sungai di sepanjang Jalan Piring. Seluruh petugas pun dibagi dalam beberapa tim dan berpencar untuk melakukan pembersihan.(humas/PR)
RADARMEDAN.COM, KARO – Kepolisian Resor (Polres) Tanah Karo bergerak cepat mengungkap kasus dugaan pencurian dengan kekerasan yang menewaskan seorang dosen Institut Teknologi Bisnis (ITB) Kabanjahe, Asprina br Surbakti (38). Petugas berhasil mengamankan dua orang tersangka yang diduga terlibat langsung dalam peristiwa berdarah . . .
RADARMEDAN.COM — Aktivitas seorang perempuan yang menggunakan sejumlah nama akun dan mencantumkan berbagai gelar akademik serta profesi kedokteran di media sosial TikTok menjadi perhatian publik.
Perempuan yang disebut bernama Nurlian Galingging itu diketahui tampil dengan sejumlah gelar, di antaranya profesor, dokter spesialis . . .
RADARMEDAN.COM – Konflik seputar pengosongan fasilitas Chapel Oikumene Universitas Sumatera Utara (USU) memanas dan berujung ke ranah hukum pidana. Menyusul eksekusi pengosongan oleh pihak kampus pada Senin (10/8/2026), Pdt. Gloria Iriany Balle, S.Th., M.Div., resmi melaporkan Rektor USU beserta sejumlah pihak ke Sentra Pelayanan Kepolisian . . .
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .