Polisi Periksa 10 Saksi Kasus Penganiayaan oleh Anak Perwira Poldasu
Oleh : Radar Medan | 27 Apr 2023, 08:08:34 WIB | 👁 1093 Lihat Hukum dan Kriminal
RADARMEDAN.COM - Kasus penganiyaan yang dilakukan pria bernama Aditya alias A, yang tak lain merupakan anak dari Perwira yang bertugas di Polda Sumatera Utara AKBP AH terhadap mahasiswa bernama Ken Admiral terus berjalan.
Hingga Rabu (26/4/2023), Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Sumut total telah melakukan pemeriksaan terhadap 10 saksi, baik dari pihak pelapor maupun terlapor. Setelah sebelumnya, petugas gabungan juga menggeledah rumah milik Achiruddin.
Direktur Reskrimum Polda Sumut Kombes Pol Sumaryono usai kegiatan penggeledahan di kediaman rumah AKBP AH menjelaskan saat ini polisi baru menetapkan satu tersangka yakni A. Namun, tidak tertutup kemungkinan para saksi yang menjalani pemeriksaan bakal dinaikkan status sebagai tersangka.
“Akan kita lakukan (penetapan tersangka) setelah dilakukan pendalaman pemeriksaan secara intensif dari para saksi – saksi, pelapor, dan terlapor. Saat ini yang sudah ktia periksa sebanyak 10 orang dan kita akan menambah dari hasil penyelidikan di lapangan ini. Setelah kita periksa di lapangan, ternyata ada beberapa saksi tambahan yang perlu kita periksa secara mendetail,” ucap Sumaryono.
Dikatakan Sumaryono, tersangka bisa saja bertambah, karena dalam video penganiayaan sejumlah saksi tampak membiarkan tersangka A melakukan pemukulan terhadap korban Ken Admiral. Maka, pihaknya akan terus mendalami terkait peran masing – masing saksi.
“Dalam pristiwa itu ada beberapa orang yang terlibat dan kita akan dalami untuk menentukan peran daripada masing – masing orang yang ada di video viral tersebut. Secepatnya dari hasil pendalaman kami ini akan kita sampaikan lebih lanjut terhadap jurnalis,” ujarnya.
Selain menahan tersangka A di dalam sel tahanan Polda Sumut, saat ini Bidpropam juga secara maraton melakukan pemeriksaan terhadap AKBP Achiruddin di ruangan khusus. Hal ini dilakukan karena yang bersangkutan melakukan pembiaran terhadap perbuatan pidana yang dilakukan anaknya.
“Untuk AKBP AH saat ini diamankan oleh Bidpropam dan dilakukan pemeriksaan secara intensif. Kemungkinan satu sampai dua hari ini akan kita periksa bersamaan dengan bekerjasama dengan karo SDM Polda Sumut secara pendalaman dari sisi psikologi,” katanya.
Sebelumnya, Polda Sumut menetapkan Aditya sebagai tersangka atas kasus penganiayaan terhadap Ken Admiral pada 22 Desember 2022. Peristiwa tersebut terjadi tepat di depan rumah kediaman AKBP Achiruddin di Jalan Guru Sinumba, Kelurahan Helvetia Timur Kecamatan Medan Barat. Peristiwa tersebut dipicu karena adanya permasalahan asmara antara pelaku dengan korban terhadap wanita berinisial D yang merupakan rekan dekat dari korban. (kbrn)/PE
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .
RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.
Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .
RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran.
Update Ddata terbaru, . . .
Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU
RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .