Polsek Saribudolok Amankan Proses Penimbunan Jalan ke Desa Hoppoan, Simalungun
Oleh : Radar Medan | 10 Okt 2024, 18:54:42 WIB | 👁 830 Lihat Daerah
Keterangan Gambar : Kapolsek Saribudolok Amankan Proses Penimbunan Jalan di Dusun Hoppohan, Simalungun
RADARMEDAN.COM, SERIBUDOLOK - Polsek Saribudolok melaksanakan pengamanan kegiatan penimbunan jalan menuju Dusun Hoppohan, Nagori Sinar Naga Mariah, Kecamatan Pamatang Silimakuta, Kabupaten Simalungun, Kamis, 10 Oktober 2024 sekira pukul 15.00 WIB
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya menindaklanjuti tuntutan warga setempat yang jalan akses utamanya rusak parah akibat kendaraan berat dari pengusaha galian C yang melintas.
Kegiatan penimbunan jalan ini dilaksanakan oleh Pemkab Simalungun dan Forkopimca Kecamatan Pamatang Silimakuta, dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk masyarakat sekitar. Pengamanan dipimpin langsung oleh Kapolsek Saribudolok, AKP Nelson Manurung, SH, yang hadir bersama sejumlah personel untuk memastikan kegiatan berlangsung lancar dan aman.
Jalan menuju Dusun Hoppohan selama ini mengalami kerusakan serius akibat dilalui oleh truk-truk besar dari pengusaha galian C. Hal ini memicu keresahan warga karena akses jalan yang menjadi penting bagi kegiatan sehari-hari mereka terganggu. Kondisi ini memunculkan tuntutan dari masyarakat agar pemerintah segera memperbaiki kerusakan jalan tersebut. Sebagai bentuk protes, warga Dusun Hoppohan bahkan sempat memasang portal di jalan tersebut sebagai bentuk penolakan atas kerusakan yang terjadi.
Sebagai tindak lanjut, musyawarah antara Pemerintah Kabupaten Simalungun, yang dipimpin oleh Sekda Esron Sinaga, dengan warga telah dilakukan sebelumnya. Hasil musyawarah menyepakati bahwa penimbunan jalan akan dilaksanakan untuk memperbaiki akses warga. Namun, proses penimbunan ini tidak berjalan mulus karena terjadi perbedaan pendapat di antara warga Dusun Hoppohan.
Tim penimbunan jalan yang dipimpin oleh Forkopimca Pamatang Silimakuta bersama Bupati Simalungun dan pihak terkait lainnya hadir di lokasi untuk melaksanakan pekerjaan. Di antara pihak yang terlibat, hadir juga perwakilan Dinas Pekerjaan Umum (PU), Jan R. Purba, Camat Pamatang Silimakuta Nelson Manurung, dan Kasat Pol PP Albert Girsang.
Selama kegiatan berlangsung, dua kelompok masyarakat dari Dusun Hoppohan terlibat. Kelompok pertama, yang dipimpin oleh Lidos Girsang, berjumlah sekitar 30 orang, menolak penimbunan jalan dengan alasan bahwa perbaikan seharusnya dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten dengan surat resmi dari Dinas PU. Mereka mengklaim bahwa jalan rusak harus diperbaiki secara formal oleh pemerintah, bukan oleh warga atau pihak swasta.
Di sisi lain, kelompok kedua yang berjumlah sekitar 20 orang, menyatakan dukungan penuh terhadap penimbunan jalan tersebut. Mereka mendesak agar pekerjaan penimbunan segera dilakukan agar akses jalan kembali dapat digunakan dengan baik, mengingat kondisi jalan yang sudah sangat buruk.
Meskipun terjadi perdebatan di antara dua kelompok masyarakat, pengamanan dari Polsek Saribudolok yang dipimpin oleh AKP Nelson Manurung berhasil menjaga situasi tetap kondusif. Kegiatan penimbunan dapat dimulai dengan melibatkan material dari dua motor yang dikirim oleh Camat Pamatang Silimakuta. Diperkirakan pekerjaan penimbunan jalan ini akan memakan waktu selama dua hari.
Adapun hasil dari kegiatan pengamanan tersebut adalah terjaganya situasi yang tetap terkendali meski ada perbedaan pendapat di antara masyarakat. Perwakilan masyarakat yang menolak penimbunan terus berkomunikasi dengan aparat pemerintah setempat untuk mencari solusi lebih lanjut, sementara warga yang mendukung tetap berada di lokasi untuk memastikan jalan segera diperbaiki.
"Kepolisian hadir untuk memastikan kegiatan penimbunan berjalan aman tanpa gangguan yang berarti. Ia juga menegaskan bahwa aparat kepolisian tetap siap menjaga keamanan dan ketertiban dalam setiap proses musyawarah maupun pengerjaan proyek seperti ini," ucap Kapolsek AKP Nelson Manurung
Ia menambahkan kegiatan penimbunan jalan menuju Dusun Hoppohan yang dimulai pada Kamis, 10 Oktober 2024, merupakan hasil dari respons Pemerintah Kabupaten Simalungun terhadap tuntutan masyarakat atas kerusakan jalan akibat aktivitas pengusaha galian C. Dengan adanya dua kelompok masyarakat yang berbeda pendapat, pengamanan dari Polsek Saribudolok sangat diperlukan untuk memastikan kegiatan berjalan lancar tanpa konflik.
Masyarakat Dusun Hoppohan berharap dengan adanya penimbunan jalan ini, akses utama mereka dapat kembali normal. Sementara itu, pemerintah terus melakukan upaya komunikasi dengan warga yang menolak penimbunan untuk mencari jalan tengah yang terbaik.
"Partisipasi aktif masyarakat dan kehadiran aparat kepolisian serta Forkopimca menunjukkan adanya kolaborasi yang baik dalam menyelesaikan permasalahan sosial di daerah tersebut. Dengan pengamanan yang maksimal, diharapkan penimbunan jalan ini dapat selesai tepat waktu dan memberikan manfaat bagi seluruh warga Dusun Hoppohan," pungkas Kapolsek. (HM/PE)
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .
RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.
Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .
RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran.
Update Ddata terbaru, . . .
Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU
RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .
RADARMEDAN.COM – Kapolrestabes Medan Kombes Jean Calvijn Simanjuntak dalam temu pers memberi penjelaskan kepada wartawan bahwa kasus pembakaran rumah seorang Hakim Pengadilan Negeri (PN) Medan di Komplek Taman Harapan Indah, Blok D No. 25, dipastikan merupakan aksi pembakaran berencana oleh mantan sopir korban. Hal itu disampaikan dalam . . .
RADARMEDAN.COM - Dalam era informasi yang berkembang sangat cepat dan luas, pejabat negara maupun swasta diingatkan untuk lebih selektif dalam memilih media yang dijadikan sumber informasi. Penting bagi pejabat negara untuk mengenali media dan jurnalis yang kredibel agar informasi yang diterima maupun disebarkan dapat . . .
RADARMEDAN.COM - Persaingan media online di Sumatera Utara kian dinamis. Berdasarkan hasil penelusuran dan pemeringkatan yang dilakukan hari ini (3/11/2025), tercatat 30 media online berkantor di Provinsi Sumatera Utara menjadi yang paling banyak dikunjungi pembaca sepanjang tahun 2025.
Dalam daftar tersebut, Tribun-Medan.com masih menempati . . .
RADARMEDAN.COM, BINJAI – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution menemui Sopian Daulai Nadeak, guru SMK Negeri 1 Kutalimbaru, Kabupaten Deliserdang, yang dilaporkan orang tua siswa ke polisi. Pertemuan berlangsung di rumah Sopian, di Binjai, Jumat (31/10/2025). Dalam kesempatan itu, Bobby menyampaikan harapannya agar . . .