Polsek Saribudolok Amankan Proses Penimbunan Jalan ke Desa Hoppoan, Simalungun

Oleh : Radar Medan | 10 Okt 2024, 18:54:42 WIB | 👁 912 Lihat
Daerah
Polsek Saribudolok Amankan Proses Penimbunan Jalan ke Desa Hoppoan, Simalungun

Keterangan Gambar : Kapolsek Saribudolok Amankan Proses Penimbunan Jalan di Dusun Hoppohan, Simalungun


RADARMEDAN.COM, SERIBUDOLOK - Polsek Saribudolok melaksanakan pengamanan kegiatan penimbunan jalan menuju Dusun Hoppohan, Nagori Sinar Naga Mariah, Kecamatan Pamatang Silimakuta, Kabupaten Simalungun, Kamis, 10 Oktober 2024 sekira pukul 15.00 WIB

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya menindaklanjuti tuntutan warga setempat yang jalan akses utamanya rusak parah akibat kendaraan berat dari pengusaha galian C yang melintas.

Kegiatan penimbunan jalan ini dilaksanakan oleh Pemkab Simalungun dan Forkopimca Kecamatan Pamatang Silimakuta, dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk masyarakat sekitar. Pengamanan dipimpin langsung oleh Kapolsek Saribudolok, AKP Nelson Manurung, SH, yang hadir bersama sejumlah personel untuk memastikan kegiatan berlangsung lancar dan aman.

Jalan menuju Dusun Hoppohan selama ini mengalami kerusakan serius akibat dilalui oleh truk-truk besar dari pengusaha galian C. Hal ini memicu keresahan warga karena akses jalan yang menjadi penting bagi kegiatan sehari-hari mereka terganggu. Kondisi ini memunculkan tuntutan dari masyarakat agar pemerintah segera memperbaiki kerusakan jalan tersebut. Sebagai bentuk protes, warga Dusun Hoppohan bahkan sempat memasang portal di jalan tersebut sebagai bentuk penolakan atas kerusakan yang terjadi.

Sebagai tindak lanjut, musyawarah antara Pemerintah Kabupaten Simalungun, yang dipimpin oleh Sekda Esron Sinaga, dengan warga telah dilakukan sebelumnya. Hasil musyawarah menyepakati bahwa penimbunan jalan akan dilaksanakan untuk memperbaiki akses warga. Namun, proses penimbunan ini tidak berjalan mulus karena terjadi perbedaan pendapat di antara warga Dusun Hoppohan.

Tim penimbunan jalan yang dipimpin oleh Forkopimca Pamatang Silimakuta bersama Bupati Simalungun dan pihak terkait lainnya hadir di lokasi untuk melaksanakan pekerjaan. Di antara pihak yang terlibat, hadir juga perwakilan Dinas Pekerjaan Umum (PU), Jan R. Purba, Camat Pamatang Silimakuta Nelson Manurung, dan Kasat Pol PP Albert Girsang.

Selama kegiatan berlangsung, dua kelompok masyarakat dari Dusun Hoppohan terlibat. Kelompok pertama, yang dipimpin oleh Lidos Girsang, berjumlah sekitar 30 orang, menolak penimbunan jalan dengan alasan bahwa perbaikan seharusnya dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten dengan surat resmi dari Dinas PU. Mereka mengklaim bahwa jalan rusak harus diperbaiki secara formal oleh pemerintah, bukan oleh warga atau pihak swasta.

Di sisi lain, kelompok kedua yang berjumlah sekitar 20 orang, menyatakan dukungan penuh terhadap penimbunan jalan tersebut. Mereka mendesak agar pekerjaan penimbunan segera dilakukan agar akses jalan kembali dapat digunakan dengan baik, mengingat kondisi jalan yang sudah sangat buruk.

Meskipun terjadi perdebatan di antara dua kelompok masyarakat, pengamanan dari Polsek Saribudolok yang dipimpin oleh AKP Nelson Manurung berhasil menjaga situasi tetap kondusif. Kegiatan penimbunan dapat dimulai dengan melibatkan material dari dua motor yang dikirim oleh Camat Pamatang Silimakuta. Diperkirakan pekerjaan penimbunan jalan ini akan memakan waktu selama dua hari.

Adapun hasil dari kegiatan pengamanan tersebut adalah terjaganya situasi yang tetap terkendali meski ada perbedaan pendapat di antara masyarakat. Perwakilan masyarakat yang menolak penimbunan terus berkomunikasi dengan aparat pemerintah setempat untuk mencari solusi lebih lanjut, sementara warga yang mendukung tetap berada di lokasi untuk memastikan jalan segera diperbaiki.

"Kepolisian hadir untuk memastikan kegiatan penimbunan berjalan aman tanpa gangguan yang berarti. Ia juga menegaskan bahwa aparat kepolisian tetap siap menjaga keamanan dan ketertiban dalam setiap proses musyawarah maupun pengerjaan proyek seperti ini," ucap Kapolsek AKP Nelson Manurung

Ia menambahkan kegiatan penimbunan jalan menuju Dusun Hoppohan yang dimulai pada Kamis, 10 Oktober 2024, merupakan hasil dari respons Pemerintah Kabupaten Simalungun terhadap tuntutan masyarakat atas kerusakan jalan akibat aktivitas pengusaha galian C. Dengan adanya dua kelompok masyarakat yang berbeda pendapat, pengamanan dari Polsek Saribudolok sangat diperlukan untuk memastikan kegiatan berjalan lancar tanpa konflik.

Masyarakat Dusun Hoppohan berharap dengan adanya penimbunan jalan ini, akses utama mereka dapat kembali normal. Sementara itu, pemerintah terus melakukan upaya komunikasi dengan warga yang menolak penimbunan untuk mencari jalan tengah yang terbaik.

"Partisipasi aktif masyarakat dan kehadiran aparat kepolisian serta Forkopimca menunjukkan adanya kolaborasi yang baik dalam menyelesaikan permasalahan sosial di daerah tersebut. Dengan pengamanan yang maksimal, diharapkan penimbunan jalan ini dapat selesai tepat waktu dan memberikan manfaat bagi seluruh warga Dusun Hoppohan," pungkas Kapolsek. (HM/PE)


TAGS :


Komentar Facebook

Tuliskan Komentar dengan account Facebook

Kembali Ke halaman Utama

Berita Lainnya:

pemain_Brasil_dan_Maroko.jpg

Brasil Dipaksa Maroko Bermain Imbang Sampai Turun Minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026

🔖 OLAHRAGA 👤Syaiful W Harahap 🕔06:09:28, 14 Jun 2026

RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS). Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .

Berita Selengkapnya
5JT.jpg

Polda Sumut Bongkar Live TikTok Bermuatan Pornografi, Host Raup Rp5 Juta per Hari

🔖 HUKUM DAN KRIMINAL 👤Radar Medan 🕔21:06:51, 11 Jun 2026

RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok. Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .

Berita Selengkapnya
Tim_Hukum_MUKI.jpg

USU Dinilai Kebablasan, Tim Hukum MUKI Sumut Desak Menag Turun Tangan Urus Polemik Gereja POUK

🔖 UMUM 👤Radar Medan 🕔17:05:29, 26 Mei 2026

RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .

Berita Selengkapnya
eselon.jpg

Lantik Eselon II, III dan IV, Rico Waas Beri Deadline 6 Bulan bagi Pejabat Baru Untuk Tunjukkan Peru

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔18:53:21, 16 Apr 2026

RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .

Berita Selengkapnya
provokasi.jpg

Waspada Penunggang Gelap di Balik Isu Babi: Jangan Kasih Celah Mafia Narkoba Obok-obok Medan!

🔖 OPINI 👤Radar Medan 🕔11:55:43, 01 Mar 2026

RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .

Berita Selengkapnya
demo11.jpg

Ribuan Massa Kepung Balai Kota Medan, Wali Kota Rico Waas Akhirnya Tarik SE Dagang Babi

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔20:01:13, 26 Feb 2026

RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026). Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .

Berita Selengkapnya
setneg.jpg

Langgar Aturan, Ini Daftar 28 Perusahaan yang Dicabut Izin Usai Ratas Dipimpin Presiden

🔖 NASIONAL 👤Radar Medan 🕔21:39:16, 20 Jan 2026

RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .

Berita Selengkapnya
bws3.jpg

Bantuan untuk Pengendalian Banjir, Rico Waas: Dana Bank Dunia Rp 1,5 Triliun Dikelola Oleh BWS

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔18:09:37, 03 Des 2025

RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.  Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .

Berita Selengkapnya
rilis3.jpg

Polda Sumut Rilis Update Lengkap Situasi Bencana 24–29 November 2025: 488 Bencana, 1.076 Korban

🔖 UMUM 👤Radar Medan 🕔14:25:22, 29 Nov 2025

RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran. Update Ddata terbaru, . . .

Berita Selengkapnya
kafekesehatan.jpg

Secercah Harapan Alami bagi Pejuang Kesehatan, Nyaman Pasca Nikmati Rempah Tradisional Karo

🔖 FEATURE 👤Radar Medan 🕔15:59:52, 24 Nov 2025

Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .

Berita Selengkapnya

Berita Utama

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami.

Jejak Pendapat

Bagaimana pandangan anda atas Pilkada 2024?
  Tidak Ada Pilihan
  Tidak Puas
  Puas