Prancis vs Inggris Perebutan Medali Perunggu Piala Dunia FIFA 2026 Minggu 19 Juli 2026 19 Juli 2026 Prancis dan Inggris hanya bisa mengelus dada dan beraharap bisa raih medali perunggu
Oleh : Syaiful W Harahap | 17 Jun 2026, 06:35:24 WIB | 👁 263 Lihat Olahraga
Keterangan Gambar : Ilustrasi - Prancis vs Inggris perebutan Medali Perunggu Piala Dunia FIFA 2026 19 Juli 2026 19 Juli 2026 (Foto: sports.yahoo.com)
RADARMEDAN.com – Kedua timnas ini ingin melupakan nasib sial tersingkir di semifinal Piala Dunia FIFA 2026, dua kekuatan sepak bola Eropa ini yaitu Prancis, peringkat 3 dunia FIFA dan Inggris, peringkat 4 dunia FIFA, bertarung untuk memperebutkan media perunggu alias juara ketiga.
Ketika Spanyol dan Argentina melaju ke babak final Piala Dunia FIFA 2026 untuk memperebutkan juara satu atau medali emas, Prancis dan Inggris hanya bisa mengelus dada dan beraharap bisa raih medali perunggu alias juara ketiga sepak bola sejagat.
Sanjungan sebagai status favorit Les Bleus untuk menjuarai Piala Dunia FIFA 2026, julukan timnas Prancis, tercoreng karena disingkirkan Spanyol dengan kekalahan 0-2 di semifinal (15/7/2026) di Dallas Stadium, Texas, AS yang ditonton langsung oleh 70.176 fan kedua timnas dan penggemar sepak bola.
Sementara itu Three Lions kehilangan taringnya diredam L. Messi dan kawan-kawan dengan kekalahan yang pantas 2-1 juga di semifinal dari juara bertahan Argentina di Atlanta, AS, yang ditonton langsung oleh 68.239 fan kedua tim dan penggemar sepak bola (15/7/2026).
Sanjungan yang berlebihan terhadap Prancis dengan menonjolkan M. Mbappe disikat oleh kekuatan tim timnas Spanyol dengan kekuatan pemain yang merata di semua lini di semifinal. Begitu juga dengan Inggris yang menonjolkan H. Kame dan J. Bellingham yang ganas di kotak penalti lawan terpuruk dihajar L. Messi dan kawan-kawan setelah terlebih dahulu ketinggalan.
Pengamat sepak bola menyalahkan Thomas Tuchel, pelatin timnas Inggris, yang mengarahkan pemainnya bertahan setelah untul 1-0 di menit 55. Sebaliknya, Messi dan kawan-kawan meningkatkan gempuran ke barisan pertahanan Inggris yang menghasilkan dua gol di penghujung waktu normal 90 menit dan di perpanjangan waktu injury time.
Di laga perempat final Argentina juga ketinggal 0-2 dari Mesir, tapi Messi dan kawan-kawan bisa membalikkan skor jadi 3-2 untuk menyingkirkan Mo Salah dan kawan-kawan dari ajang kompetisi sepak bola akbar sejagat itu.
Spanyol memberikan cetak biru tentang cara menghentikan serangan Prancis yang dimotori K. Mbappe dan O. Dembele, tetapi The Three Lions bukanlah Spanyol, terbukti mereka gagal mengandaskan juara bertahan Argentina di semifinal.
Walaupun Prancis dan Inggris gagal ke final, kedua timnas itu masih punya kesempatan membuktikan diri sebagai salah satu punggawa sepak bola dunia jika berhasil jadi rebut medali perunggu alias juara ketiga sebagai pelipur lara.
Selain perebutan medali perunggu juga ada persaingan untuk merebut Sepalu Emas (Golden Boot), dalam hal ini antara K. Mbappe dan O. Dembele (Prancis), H. Kane dan J. Bellingham (Inggris) serta L. Messi (Argentina).
Prediksi susunan pemain (lineup):
Kapten timnas Prancis, K. Mbappe. (Foto: fifa.com)
Riwayat head to head (h2h) antara Prancis dan Inggris dalam 32 pertemuan, yaitu:
Prancis menang: 10
Imbang: 5
Inggris menang: 17
10 laga terakhir antara Prancis dan Inggris:
10/12/2022: Inggris 1-2 Prancis (Piala Dunia)
13/6/2017: Prancis 3-2 Inggris (persahabatan)
17/11/2015: Inggris 2-0 Prancis (persahabatan)
11/6/2012: Prancis 1-1 Inggris (European Championship)
17/11/2010: Inggris 1-2 Prancis (persahabatan)
26/3/2008: Prancis 1-0 Inggris (persahabatan)
13/6/2004: Prancis 2-1 Inggris (European Championship)
2/9/2000: Prancis 1-1 Inggris (persahabatan)
10/2/1999: Inggris 0-2 Prancis (persahabatan)
Jun 07, 1997: Prancis 0-1 Inggris (persahabatan)
14/6/1992: Prancis 0-0 Inggris (European Championship)
19/2/1992: Inggris 2-0 Prancis (International Friendlies)
29/2/1984: Prancis 2-0 Inggris (International Friendlies)
16/6/1982: Inggris 3-1 Prancis (World Cup)
12/3/1969: Inggris 5-0 Prancis (persahabatan)
20/7/1966: Inggris 2-0 Prancis (World Cup)
27/2/1963: Prancis 5-2 Inggris (European Championship)
3/10/1962: Inggris 1-1 Prancis (European Championship)
27/11/1957: Inggris 4-0 Prancis (persahabatan)
15/5/1955: Prancis 1-0 Inggris (persahabatan)
Pengamat sebut sejarah juga condong ke Prancis karena dari tiga pertemuan terakhir antara kedua tim:
2017: Prancis 3-2 Inggris
2012: Prancis 1-1 Inggris
Desember 2022: Prancis 2-1 Inggris
Head to head (H2H) laga terakhir:
Di pertandingan terakhir, Prancis mengalami kekalahan 0-2 melawan Spanyol (semifinal Piala Dunia FIFA 2026).
Pada pertandingan terakhir, Inggris kalah 1-2 melawan Argentina (semifinal Piala Dunia FIFA 2026).
Pertemuan terakhir antara kedua tim berakhir dengan kemenangan Prancis 2-1.
Prediksi skor akhir: Prancis 2-3 Inggris.
Hadiah uang tunai:
Juara III atau peraih medali perunggu bawa pulang hadiah 29 juta dolar AS setara dengan Rp 515.823.000.000.
Juara IV bawa pulang hadiah 27 juta dolar AS setara dengan Rp 480.249.000.000.
Hat-trick Hat-trick Piala Dunia FIFA 2026:
L. Messi (Argentina), J. David (Kanada), O. Dembele (Prancis)
Top skor Piala Dunia FIFA 2026 sampai 16/7/2026:
8: L. Messi + 4 assists (Argentina), K. Mbappé + 2 assists (Prancis)
7: E. Haaland + 0 assists (Norwegia)
6: H. Kane + 1 assists (Inggris), J. Bellingham (Inggris) + 1 assists
5: O. Dembele + 2 assists (Prancis)
4: I. Sarr + 1 assists (Senegal), J. Quiñones + 1 assists (Meksiko), Vinícius Jr + 1 assists (Brasil), M. Oyarzabal + 1 assists (Spanyol),
3: D. Undav (Jeman), J. Manzambi (Swiss), R. Lukaku (Belgia), L Martínez (Argentina), C. De Ketelaere (Belgia), C. Gakpo (Belanda), B. Brobbey (Belanda), E. Just (Selandia Baru), M. Cunha (Brasil), F. Balogun (AS), R. Jiménez (Meksiko), K. Havertz (Jerman), Y. Wissa (Kongo), I. Saibari (Maroko), J. David (Kanada), C. Ronaldo (Portugis)
Top assist Piala Dunia FIFA 2026:
5: M. Olise (Prancis)
4: L. Messi (Argentina), B. Guimaraes (Brasil), B. Diaz (Maroko)
3: R. Alvarado (Meksiko), A. Isak (Swedia), M. Odegaard (Swedia), B. Saka (Inggris), A. Schjelderup (Norwedia), F. Wirtz (Jerman)
Timnas terbayak tampil di Piala Dunia FIFA sejak tahun 1930 (Sumber: en.wikipedia.org)
23: Brasil - rekor
21: Jerman
19: Argentina
18: Meksiko
17: Spanyol, Inggris, Prancis
15: Belgia, Uruguay
13: Swiss, Swedia, Serbia
12: Korea Selatan, Amerika Serikat, Belanda
11: Rusia
10: Ceko
Top skor Piala Dunia FIFA (Sumber: fifa.com):
21: Lionel Messi (Argentina) - rekor
19: Kylian Mbappe (Prancis)
16: Miroslav Klose (Jerman)
15: Ronaldo (Brasil)
14: Gerd Muller (Jerman), Harry Kane (Inggris)
13: Just Fontaine (Prancis)
12: Pele (Brasil)
11: Cristiano Ronaldo (Portugis), Jurgen Klinsmann (Jerman), Sandor Kocsis (Hungaria)
10: Gabriel Batistuta (Argentina), Teofilo Cubillas (Peru), Grzegorz Lato (Polandia), Gary Lineker (Inggris), Thomas Muller (Jerman), Helmut Rahn (Jerman Barat)
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .
RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.
Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .
RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran.
Update Ddata terbaru, . . .
Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU
RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .