PT. Toba Pulp Lestari Diduga Serobot 55 Hektar Lahan Warga, Kuasa Hukum Lapor ke Polres dan Bupati
Oleh : Radar Medan | 11 Jan 2025, 12:32:20 WIB | 👁 2402 Lihat Sekitar Kita
Keterangan Gambar : Jeffri M Simanjuntak SH. MH dan rekan saat menunjukkan laporan mereka ke Polres dan Bupati Tapanuli Utara, Jumat 10/1/2025.
RADARMEDAN.COM, TAPANULI UTARA - Sebanyak 55 hektar, tanah milik warisan Manahan Lumbantobing di Desa Dolok Nauli, Kecamatan Adian Koting, KM 12-13 Tarutung Kabupaten Tapanuli Utara diduga dicaplok oleh PT Toba Pulp Lestari (TPL) melalui oknum EH dengan menanami tanaman Ekaliptus (Eucalyptus).
Atas perbuatan itu, Manahan Lumbantobing melalui kuasa hukum Jeffri M Simanjuntak, SH. MH dan rekan kini surati Bupati Taput mohon perlindungan hak asasi manusia dan mengadukan dugaan tindakan perampasan tanah tersebut.
"Kami sebagai kuasa hukum dari bapak Manahan Lumbantobing, pemilik yang sah atas tanah waris milik Kepala Kampung Johan Lumbantobing/ T Br Siahaan yang terletak di Desa Dolok Nauli, Adian Koting, KM 12-13 Tarutung -Sibolga,kami telah memohon perlindungan hak asasi kepada pemerintah daerah dalam hal ini Bupati Taput pada Kamis 9 Januari 2025 kemarin," kata Jeffri AM Simajuntak kepada sejumlah wartawan Jumat (10/1) di Tarutung.
Dia menyebutkan bahwa pihaknya juga sudah melaporkan perbuatan dugaan pencaplokan lahan tersebut ke Polres setempat.
"Tadi siang kita juga sudah laporkan dugaan perbuatan melawan hukum tersebut ke Polres Taput," terangnya.
Adapun luas dari hak milik kliennya yang masuk dalam objek perkara itu adalah sebanyak 55 hektar.
"Sesuai bukti surat waris dari Almarhum Ibu klien kami dan surat keterangan dari Kepala Kampung, lahan yang masuk dalam objek perkara seluas 55 hektar," terangnya diamini pihak keluarga Manahan Lumbantobing.
Jeffri Selaku kuasa hukum keluarga Manahan Lumban Tobing, ia menjelaskan bahwa diatas tanah objek perkara itu telah dilakukan pencaplokan dan dugaan perbuatan melawan hukum untuk menguasai dan memanfaatkan lahan yang bukan miliknya untuk kepentingan perorangan atau koorporasi.
"Adapun peristiwa perbuatan melawan hukum itu adalah bahwa di atas tanah milik klien kami itu telah dilakukan perataan tanah dan penghancuran Dam Pengendali Air yang secara semena-mena dan melawan hukum, diduga dilakukan oleh PT Toba Pulp LestariI melalui EH Cs di daerah objek perkara," terangnya.
Dia juga menyebutkan bahwa PT TPL melakukan penanaman pohon Eukaliptus tanpa ijin dan persetujuan dari Klien mereka.
"Bahkan ada dugaan perbuatan intimidasi dengan adanya Buldoser di lokasi objek perkara. Sehingga klien kami yang diberikan hak mengelola diatas objek pun menjadi takut dan resah. Bahkan perbuatan tersebut dapat berpotensi mengancam jiwa manusia," tandasnya.
Mario Tobing, SH.MH selaku keluarga pewaris berharap agar PT TPL menghentikan segala aktifitas dilokasi lahan mereka dan mengembalikan fungsi tanah milik mereka seperti semula serta mencabut seluruh bibit pohon Eukaliptus yang sudah sempat ditanami tersebut.
"Permintaan kami tidak banyak, cukup TPL menghentikan aktifitasnya dilahan kami, kemudian mengembalikan fungsi lahan kami itu kelahan pertanian dan mencabuti Ekualiptus yang sudah ditanami," tegasnya seraya menunjukkan bukti-bukti yang mendukung kepemilikan lahan tersebut.
Sementara EH yang dihubungi jurnalis melalui telepon selulernya untuk konfirmasi berita tidak memberi respon.
Sementara saat dikonfirmasi redaksi Radarmedan.com Sabtu 11/1/2025 Humas PT. Toba Pulp Lestari (TPL) Dedy Armaya menyampaikan akan memeriksa informasinya.
" Izin bang, saya akan coba cek informasi ini, kasih waktu untuk kami konfirmasi," ucapnya.
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .
RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.
Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .
RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran.
Update Ddata terbaru, . . .
Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU
RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .
RADARMEDAN.COM – Kapolrestabes Medan Kombes Jean Calvijn Simanjuntak dalam temu pers memberi penjelaskan kepada wartawan bahwa kasus pembakaran rumah seorang Hakim Pengadilan Negeri (PN) Medan di Komplek Taman Harapan Indah, Blok D No. 25, dipastikan merupakan aksi pembakaran berencana oleh mantan sopir korban. Hal itu disampaikan dalam . . .
RADARMEDAN.COM - Dalam era informasi yang berkembang sangat cepat dan luas, pejabat negara maupun swasta diingatkan untuk lebih selektif dalam memilih media yang dijadikan sumber informasi. Penting bagi pejabat negara untuk mengenali media dan jurnalis yang kredibel agar informasi yang diterima maupun disebarkan dapat . . .
RADARMEDAN.COM - Persaingan media online di Sumatera Utara kian dinamis. Berdasarkan hasil penelusuran dan pemeringkatan yang dilakukan hari ini (3/11/2025), tercatat 30 media online berkantor di Provinsi Sumatera Utara menjadi yang paling banyak dikunjungi pembaca sepanjang tahun 2025.
Dalam daftar tersebut, Tribun-Medan.com masih menempati . . .
RADARMEDAN.COM, BINJAI – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution menemui Sopian Daulai Nadeak, guru SMK Negeri 1 Kutalimbaru, Kabupaten Deliserdang, yang dilaporkan orang tua siswa ke polisi. Pertemuan berlangsung di rumah Sopian, di Binjai, Jumat (31/10/2025). Dalam kesempatan itu, Bobby menyampaikan harapannya agar . . .