Raffi Ahmad Terpukau Warenhuis, Siap Dorong Kolaborasi Kreatif di Kota Medan
Oleh : Radar Medan | 07 Mei 2026, 19:10:59 WIB | 👁 457 Lihat Berita Kota
Keterangan Gambar : Wakil Wali Kota Medan H. Zakiyuddin Harahap mengajak Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni, Raffi Ahmad, mengunjungi Gedung Warenhuis di kawasan Kota Lama Kesawan, Kamis (7/5/2026).
RADARMEDAN.COM - Wakil Wali Kota Medan H. Zakiyuddin Harahap mengajak Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni, Raffi Ahmad, mengunjungi Gedung Warenhuis di kawasan Kota Lama Kesawan, Kamis (7/5/2026).
Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Medan memperkenalkan kembali ikon bersejarah yang telah direvitalisasi sebagai pusat ekonomi kreatif dan destinasi wisata urban.
Dalam kesempatan itu, Zakiyuddin menjelaskan bahwa Warenhuis merupakan salah satu ikon Kota Medan yang baru saja selesai direnovasi dan diharapkan mampu menarik minat investor, termasuk dari kalangan nasional.
“Seharian ini kita ajak, mulai dari kuliner hingga ke salah satu ikon Kota Medan yang baru selesai direnovasi, yaitu Warenhuis. Mudah-mudahan Aa Raffi juga tertarik untuk berinvestasi di Kota Medan dan ikut memasarkan Medan sebagai destinasi wisata,” ujar Zakiyuddin.
Menanggapi hal tersebut, Raffi Ahmad mengaku terkesan dengan kondisi Warenhuis yang tetap mempertahankan nilai sejarah, namun telah siap dimanfaatkan sebagai ruang kolaborasi modern.
“Saya sangat terpukau melihat Warenhuis. Heritage itu punya nilai yang tidak bisa kita bayar dengan apa pun, karena di situ ada cerita sejarahnya,” kata Raffi.
Ia menilai, bangunan bersejarah seperti Warenhuis memiliki potensi besar jika dikolaborasikan dengan konsep kekinian, seperti menghadirkan kafe, ruang pameran, hingga wadah bagi pelaku UMKM dan komunitas kreatif.
Menurutnya, pendekatan tersebut dapat menjembatani generasi muda dengan nilai-nilai sejarah, sekaligus menciptakan ekosistem lifestyle yang produktif.
“Jangan semua yang modern selalu dibangun baru. Justru tempat heritage seperti ini bagaimana bisa kita bawa ke lintas generasi, supaya anak muda memahami dan menghargai sejarahnya,” ujarnya.
Raffi juga mengajak generasi muda dan pekerja seni untuk turut meramaikan Kota Medan melalui kolaborasi kreatif lintas sektor. Ia menilai, potensi seni dan kreativitas di Medan sudah terbukti kuat, salah satunya melalui keberhasilan film Agak Laen yang dinilai mampu mengangkat identitas kota tersebut.
“Medan ini sudah ramai, kita bikin tambah ramai lagi. Ayo kita kolaborasi, bangun ekosistem kreatif, dan dorong ekonomi anak muda,” ajaknya.
Dengan revitalisasi Warenhuis, Pemerintah Kota Medan berharap bangunan bersejarah tersebut tidak hanya menjadi simbol pelestarian cagar budaya, tetapi juga motor penggerak ekonomi kreatif yang mampu menarik wisatawan dan investor ke Kota Medan.(HM)
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .
RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.
Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .
RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran.
Update Ddata terbaru, . . .
Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU
RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .