Rico Waas Tegaskan Ekspansi Grab di Medan Harus Sejalan Kebutuhan Warga dan Kesejahteraan Driver
Oleh : Radar Medan | 28 Apr 2026, 18:39:35 WIB | 👁 429 Lihat Berita Kota
Keterangan Gambar : Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas saat menerima audiensi perwakilan Grab Indonesia di Balai Kota Medan, Selasa (28/4/2026).
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menegaskan, ekspansi Grab Indonesia di Medan tak boleh sekadar memperluas layanan, tetapi harus benar-benar menjawab kebutuhan warga sekaligus membawa dampak nyata bagi kesejahteraan ribuan mitra pengemudi di kota ini.
Hal itu disampaikan Wali Kota Medan Rico Waas saat menerima audiensi perwakilan Grab Indonesia di Balai Kota Medan, Selasa (28/4/2026). Dalam pertemuan tersebut, Rico Waas secara langsung meminta penjelasan mengenai arah ekspansi Grab di Medan dan seperti apa karakteristik layanan yang ingin dikembangkan di kota Medan
Menurut Rico Waas, Grab bukan lagi sekadar aplikasi transportasi, tetapi telah menjadi bagian dari keseharian warga, mulai dari mobilitas, layanan pesan-antar makanan, hingga aktivitas ekonomi digital masyarakat.
“Kami ingin memahami sejauh mana ekspansi Grab dan seperti apa kebutuhan masyarakat yang ingin dilayani, sehingga arah kebijakannya bisa selaras,” kata Rico Waas didampingi Kepala Dinas Perhubungan Irsan Idris Nasution, Kepala Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan Hendra Ridho Gunawan Siregar, Plt Kepala Dinas Ketenagakerjaan Ramaddan, serta Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kota Medan Jefri Iswanto.
Selain itu Rico Waas juga mendorong lahirnya kolaborasi konkret. Dirinya pun mengusulkan adanya kegiatan atau event bersama yang melibatkan para driver ojek online sekaligus memberi manfaat langsung bagi masyarakat.
Sementara itu Public Affairs Executive Grab Indonesia, Dhita Ardini Siregar, menyampaikan komitmen perusahaan untuk terus memudahkan aktivitas masyarakat sekaligus mendukung keseharian mitra pengemudi.
Pihaknya menyatakan kesiapan Grab untuk berkolaborasi dengan Pemko Medan, termasuk dalam mendorong penggunaan transportasi bersama di lingkungan pemerintah guna menekan penggunaan kendaraan pribadi.
“Kami ingin terus hadir dalam keseharian masyarakat, sekaligus siap berkolaborasi melalui berbagai program maupun event bersama Pemko Medan,” Jelasnya.
Dhita juga mengungkapkan apresiasi Grab Indonesia kepada Pemko Medan atas program yang diberikan untuk perlindungan driver melalui BPJS Ketenagakerjaan. Dirinya berharap program ini dapat terus berjalan karena sudah banyak driver yang mendapatkan manfaatnya.
"Kami apresiasi program Pemko Medan untuk perlindungan driver dan berharap program tersebut dapat terus berlanjut. Saat ini terdapat lebih dari 5.000 mitra pengemudi Grab di Medan. Dari jumlah tersebut, sekitar 800 unit kendaraan listrik telah dioperasikan sebagai bagian dari upaya mendukung transportasi ramah lingkungan di kota ini", ujarnya.(HM)
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .
RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.
Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .
RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran.
Update Ddata terbaru, . . .
Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU
RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .