Oleh : Radar Medan | 14 Apr 2026, 21:48:42 WIB | 👁 42 Lihat Hukum dan Kriminal
Keterangan Gambar : Sejumlah orang menggelar aksi unjuk rasa di Polda Sumut, Selasa (14/4/2026), mereka mendesak penanganan kasus dugaan pengancaman menggunakan senjata api oleh oknum jaksa berinisial EMN yang bertugas di Kejaksaan Negeri Labuhanbatu Selatan segera diusut.
RADARMEDAN.COM - Sejumlah orang menggelar aksi unjuk rasa di Polda Sumut, Selasa (14/4/2026), mereka mendesak penanganan kasus dugaan pengancaman menggunakan senjata api oleh oknum jaksa berinisial EMN yang bertugas di Kejaksaan Negeri Labuhanbatu Selatan segera diusut.
Aksi unjuk rasa ini sempat memanas dan diwarnai ketegangan saat massa berupaya menerobos masuk area pagar markas kepolisian.
Demonstrasi ini dipicu oleh rasa tidak puas atas penanganan kasus yang dinilai jalan di tempat selama satu bulan terakhir, sejak peristiwa penodongan terjadi pada Minggu (15/3/2026) lalu. Kuasa hukum korban, Risnawati Nasution, secara tegas menuntut transparansi penyidik, terutama terkait pengusutan izin dan kepemilikan senjata api yang diduga digunakan oleh oknum jaksa tersebut.
Merespons desakan massa, Dirreskrimum Polda Sumut Kombes Pol Ricko Taruna Mauruh akhirnya turun tangan dan menerima perwakilan demonstran di Ruang SPKT. Di hadapan perwakilan massa, Kombes Ricko memastikan bahwa proses penyelidikan dan penyidikan tetap berjalan sesuai aturan yang berlaku.
Ia menjelaskan bahwa fokus kepolisian saat ini adalah mendalami alat bukti untuk mengidentifikasi jenis senjata yang ditodongkan oleh EMN.
"Penanganan terkait senjata, mohon waktu untuk melihat CCTV sehingga bisa dilihat jenis senjatanya," ungkap Ricko.
Usai audiensi, Risnawati menyatakan pihaknya kini memegang janji langkah nyata dari penyidik. Kepolisian disebut telah berkomitmen untuk melakukan upaya jemput paksa jika terlapor kembali mangkir dan tidak kooperatif pada panggilan pemeriksaan berikutnya.
Sebagai informasi, kasus ini mencuat dan memicu kemarahan publik setelah rekaman CCTV yang memperlihatkan arogansi EMN viral di media sosial. Oknum jaksa itu terekam diduga mengancam seorang satpam bernama Ayatullah Komeni Pulungan di kawasan pergudangan Kompleks Bisnis Warehouse, Jalan Sisingamangaraja, Kecamatan Medan Amplas.
Buntut dari insiden tersebut, pihak korban menempuh jalur hukum melalui dua laporan polisi. Laporan pertama dilayangkan dengan nomor LP/B/443/III/2026/SPKT/Polda Sumut pada 18 Maret 2026. Selanjutnya, laporan susulan juga dibuat oleh Tri Ariyanta Ginting dengan nomor registrasi LP/464/III/2026/SPKT/Polda Sumut pada 24 Maret 2026.(HM)
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .
RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.
Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .
RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran.
Update Ddata terbaru, . . .
Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU
RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .
RADARMEDAN.COM – Kapolrestabes Medan Kombes Jean Calvijn Simanjuntak dalam temu pers memberi penjelaskan kepada wartawan bahwa kasus pembakaran rumah seorang Hakim Pengadilan Negeri (PN) Medan di Komplek Taman Harapan Indah, Blok D No. 25, dipastikan merupakan aksi pembakaran berencana oleh mantan sopir korban. Hal itu disampaikan dalam . . .
RADARMEDAN.COM - Dalam era informasi yang berkembang sangat cepat dan luas, pejabat negara maupun swasta diingatkan untuk lebih selektif dalam memilih media yang dijadikan sumber informasi. Penting bagi pejabat negara untuk mengenali media dan jurnalis yang kredibel agar informasi yang diterima maupun disebarkan dapat . . .
RADARMEDAN.COM - Persaingan media online di Sumatera Utara kian dinamis. Berdasarkan hasil penelusuran dan pemeringkatan yang dilakukan hari ini (3/11/2025), tercatat 30 media online berkantor di Provinsi Sumatera Utara menjadi yang paling banyak dikunjungi pembaca sepanjang tahun 2025.
Dalam daftar tersebut, Tribun-Medan.com masih menempati . . .
RADARMEDAN.COM, BINJAI – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution menemui Sopian Daulai Nadeak, guru SMK Negeri 1 Kutalimbaru, Kabupaten Deliserdang, yang dilaporkan orang tua siswa ke polisi. Pertemuan berlangsung di rumah Sopian, di Binjai, Jumat (31/10/2025). Dalam kesempatan itu, Bobby menyampaikan harapannya agar . . .