Sukseskan Program Pemko Medan, Rico Waas Ajak GPIB Immanuel Bersinergi Bangun Kota
Oleh : Radar Medan | 07 Apr 2026, 20:53:56 WIB | 👁 283 Lihat Berita Kota
Keterangan Gambar : Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas saat menerima kehadiran pengurus GPIB Immanuel yang dipimpin Pdt Salmon Lea Timea di Balai Kota, Selasa (7/4/26).
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menegaskan bahwa pembangunan Kota Medan tidak dapat berjalan sendirian tanpa dukungan komunitas keagamaan. Oleh karena itu Rico Waas mengajak jemaat GPIB Immanuel untuk terlibat langsung dalam menyukseskan program Pemko Medan mulai dari kebersihan lingkungan hingga penyaluran bantuan sosial PKH Medan Makmur tepat sasaran bagi warga lansia dan disabilitas.
Hal ini disampaikan Wali Kota Medan Rico Waas saat menerima kehadiran pengurus GPIB Immanuel yang dipimpin Pdt Salmon Lea Timea di Balai Kota, Selasa (7/4/26). Selain bersilaturahmi dan memperkenalkan Pdt Salmon Lea Timea sebagai Pendeta baru GPIB Immanuel.
Dijelaskan Rico Waas, keterlibatan gereja sangat krusial dalam menyukseskan berbagai program sosial dan lingkungan yang sedang digalakkan oleh Pemerintah Kota (Pemko) Medan.
Menurut Rico Waas, banyak program yang dapat disinergikan antara Pemerintah Kota Medan dengan pihak gereja. Salah satunya melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dengan gerakan ASRI (Aksi Bersih dan Lestari) yang mendorong partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.
“Gerakan bersih-bersih lingkungan ini bisa kita lakukan bersama, sehingga dampaknya lebih luas dan berkelanjutan,” kata Rico Waas didampingi Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Benny Sinomba Siregar, Kadis Pemadam dan Penyelamatan, Wandro Malau dan Kadis DLH Melvi Marlabayana.
Di sektor sosial, Rico Waas juga menyoroti program PKH Medan Makmur yang bersumber dari APBD dan diperuntukkan bagi lansia serta penyandang disabilitas. Melalui program ini, penerima manfaat mendapatkan bantuan sebesar Rp200 ribu per bulan. Dirinya berharap, peran GPIB Immanuel dapat membantu memastikan program tersebut tepat sasaran dan berjalan optimal.
“Program ini tentu bisa kita kolaborasikan, agar penyalurannya lebih efektif dan benar-benar menyentuh masyarakat yang membutuhkan,” jelas Rico Waas.
Selain itu, Rico Waas turut menyinggung kondisi gereja sebagai bangunan cagar budaya. Ia memastikan bahwa Pemerintah Kota Medan memiliki program untuk membantu renovasi rumah ibadah, termasuk gereja, guna menjaga nilai sejarah dan fungsinya bagi masyarakat.
“Untuk kebutuhan renovasi, Pemko Medan siap membantu melalui program yang ada,” ungkapnya.
Selanjutnya Rico Waas membuka ruang komunikasi seluas-luasnya bagi masyarakat, termasuk pihak gereja, untuk menyampaikan berbagai persoalan yang dihadapi di lapangan.
“Jika ada problematik di masyarakat, silakan disampaikan. Nanti kita cari solusi bersama,” tegas Rico Waas.
Sebelumnya Pendeta GPIB Immanuel Medan, Pdt. Salmon Lea Timea, menyampaikan dirinya baru sekitar dua bulan bertugas di Kota Medan setelah sebelumnya melayani di Kota Padang.
Selain memperkenalkan diri, Pdt. Salmon menyampaikan keinginan kuat GPIB Immanuel Medan untuk turut mendukung program-program Pemerintah Kota Medan. Salah satunya melalui inisiatif baru bertajuk Gerakan Peduli Immanuel Berbagi.
Program tersebut tidak hanya berfokus pada kegiatan internal gereja, tetapi juga menyasar masyarakat luas melalui aksi nyata, seperti kegiatan sosial, penguatan toleransi antarumat beragama, serta kepedulian terhadap lingkungan.
“Kami ingin GPIB Immanuel tidak hanya dikenal sebagai gereja, tetapi juga sebagai sahabat bagi masyarakat. Kami ingin hadir melalui aksi toleransi dan aksi lingkungan, yang bahkan sudah kami mulai sejak bulan Ramadan,” ujarnya
Pdt Salmon juga berharap dukungan dari Wali Kota Medan agar program-program yang dijalankan dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
“Kami ingin bertanya, apa yang bisa kami lakukan untuk masyarakat. Dengan senang hati kami siap terlibat dan berkontribusi,” tambahnya.
Lebih lanjut, Pdt. Salmon menjelaskan bahwa GPIB merupakan sinode gereja yang telah tersebar di 26 provinsi di Indonesia dengan 16 jemaat besar, termasuk di Kota Medan.
Dalam audiensi tersebut, ia turut menyinggung kondisi bangunan GPIB Immanuel Medan yang merupakan cagar budaya. Menurutnya, sejak pertama kali datang, ia melihat terdapat sejumlah bagian bangunan yang mengalami kerusakan dan cukup memprihatinkan. (HM)
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .
RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.
Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .
RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran.
Update Ddata terbaru, . . .
Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU
RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .