Tim Kesehatan PT Rapala Temukan Kerusakan Alkes Parah di Desa Terdampak Banjir
Oleh : Radar Medan | 14 Jan 2026, 15:28:22 WIB | 👁 326 Lihat Umum
Keterangan Gambar : Tim kesehatan PT Raya Padang Langkat (PT Rapala) saat melakukan kunjungan ke desa-desa terdampak banjir, salah satunya Desa Seunebuk Aceh, Kecamatan Bendahara, Aceh Tamiang, Selasa (13/1/2026).
RADARMEDAN.COM, ACEH - Sebulan setelah banjir besar melanda wilayah Aceh dan Sumatera, kerusakan fasilitas kesehatan masih dirasakan warga di sejumlah desa di Kabupaten Aceh Tamiang. Hampir seluruh peralatan kesehatan di poliklinik desa dilaporkan rusak dan tidak dapat digunakan, sehingga berpotensi mengganggu layanan kesehatan masyarakat.
Kondisi tersebut ditemukan tim kesehatan PT Raya Padang Langkat (PT Rapala) saat melakukan kunjungan ke desa-desa terdampak banjir, salah satunya Desa Seunebuk Aceh, Kecamatan Bendahara, Aceh Tamiang, Selasa (13/1/2026). Banjir yang membawa lumpur merendam bangunan serta merusak berbagai sarana dan prasarana, termasuk alat kesehatan.
Salah seorang tenaga kesehatan Desa Seunebuk, Linda Kesuma, menyampaikan hampir 90 persen alat kesehatan di Poliklinik Desa mengalami kerusakan berat akibat banjir yang menggenangi wilayah tersebut selama delapan hari.
"Banjir setinggi dada orang dewasa membawa lumpur dan merusak semua alat kesehatan yang ada di Polindes ini seperti vaccine refrigerator, pengontrol suhu dan stabilizer," kata Linda.
Ia menjelaskan, saat banjir surut, hampir seluruh prasarana kesehatan di Polindes tidak lagi dapat difungsikan. Kondisi itu membuat pelayanan kesehatan desa berjalan sangat terbatas di tengah meningkatnya keluhan kesehatan warga pascabanjir.
Linda mengaku kehadiran tim kesehatan PT Rapala sangat membantu masyarakat, terutama untuk melayani warga yang mulai mengalami gangguan kesehatan. Selain pengobatan gratis dan pemberian obat-obatan, bantuan makanan serta susu kemasan dinilai sangat dibutuhkan dalam masa pemulihan.
"Bantuan makanan dan susu ini sangat membantu untuk menjaga kesehatan warga di masa pemulihan," ujarnya.
Ia berharap pemerintah daerah segera memberikan bantuan alat kesehatan baru agar pelayanan kesehatan di desa dapat kembali berjalan normal seperti sebelum banjir.
Kondisi serupa juga ditemukan di poliklinik desa lain yang dikunjungi tim kesehatan PT Rapala di sejumlah kecamatan, seperti Marlempang, Bendahara, Seruway, dan wilayah lainnya. Keluhan mengenai rusaknya alat kesehatan hampir selalu menjadi laporan utama para tenaga kesehatan desa.
Hampir 90 persen alat kesehatan di wilayah tersebut dilaporkan dalam kondisi rusak berat atau tidak berfungsi, sehingga berpotensi menghambat pelayanan kesehatan masyarakat.
Sementara itu, salah seorang personel tim kesehatan PT Rapala, dr Safrida Desiany, menyebutkan keluhan warga yang datang berobat umumnya terkait penyakit pascabanjir.
"Umumnya warga yang datang berobat mengeluhkan sakit diare, batuk dan gatal-gatal," kata Safrida.
Selain memberikan layanan pengobatan, tim kesehatan PT Rapala juga melakukan edukasi kesehatan kepada warga, khususnya terkait pola hidup bersih dan sehat di lingkungan pascabanjir.
"Walaupun saat ini warga hanya mengkonsumsi makanan instan, pola makan 3 kali sehari tetap kita sampaikan agar kondisi kesehatan mereka bisa tetap terjaga dan tidak mudah terserang penyakit," ujar Safrida.
Ia menegaskan penanganan persoalan kesehatan di wilayah terdampak bencana tidak bisa dilakukan oleh satu pihak saja.
"Butuh kerjasama yang baik dari seluruh pihak, terutama antar tim medis dan pemerintah, agar persoalan kesehatan ini segera teratasi dan warga bisa kembali beraktivitas seperti sediakala," pungkasnya.(hm)
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .
RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.
Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .
RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran.
Update Ddata terbaru, . . .
Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU
RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .
RADARMEDAN.COM – Kapolrestabes Medan Kombes Jean Calvijn Simanjuntak dalam temu pers memberi penjelaskan kepada wartawan bahwa kasus pembakaran rumah seorang Hakim Pengadilan Negeri (PN) Medan di Komplek Taman Harapan Indah, Blok D No. 25, dipastikan merupakan aksi pembakaran berencana oleh mantan sopir korban. Hal itu disampaikan dalam . . .
RADARMEDAN.COM - Dalam era informasi yang berkembang sangat cepat dan luas, pejabat negara maupun swasta diingatkan untuk lebih selektif dalam memilih media yang dijadikan sumber informasi. Penting bagi pejabat negara untuk mengenali media dan jurnalis yang kredibel agar informasi yang diterima maupun disebarkan dapat . . .
RADARMEDAN.COM - Persaingan media online di Sumatera Utara kian dinamis. Berdasarkan hasil penelusuran dan pemeringkatan yang dilakukan hari ini (3/11/2025), tercatat 30 media online berkantor di Provinsi Sumatera Utara menjadi yang paling banyak dikunjungi pembaca sepanjang tahun 2025.
Dalam daftar tersebut, Tribun-Medan.com masih menempati . . .
RADARMEDAN.COM, BINJAI – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution menemui Sopian Daulai Nadeak, guru SMK Negeri 1 Kutalimbaru, Kabupaten Deliserdang, yang dilaporkan orang tua siswa ke polisi. Pertemuan berlangsung di rumah Sopian, di Binjai, Jumat (31/10/2025). Dalam kesempatan itu, Bobby menyampaikan harapannya agar . . .