Tinjau Proyek Multiyears, Bobby Nasution: Alhamdulilah, Kata Kuncinya Sebentar Lagi Selesai
Oleh : Radar Medan | 31 Agu 2024, 06:57:38 WIB | 👁 740 Lihat Berita Kota
Keterangan Gambar : Bobby Nasution usai meninjau Lapangan Merdeka Medan, Jum'at (30/8) siang.
RADARMEDAN.COM - Dengan senyum dan rasa optimis, Wali Kota Medan Bobby Nasution mengatakan proyek-proyek multiyears Pemko Medan yang menggunakan anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) Kota Medan sebentar lagi akan selesai. Diharapkan, ragam pembangunan yang dilakukan, hasil dan manfaatnya dapat segera dirasakan masyarakat.
Hal ini disampaikan Bobby Nasution usai meninjau Lapangan Merdeka Medan, Jum'at (30/8) siang. Sebelumnya, dengan berjalan kaki, orang nomor satu di Pemko Medan ini terlebih dahulu meninjau Underpass Jalan HM Yamin simpang Jalan Jawa dan Overpass Jalan Stasiun Medan.
"Hari ini kita meninjau proyek-proyek multiyears di Kota Medan yang menggunakan APBD. Alhamdulillah, kata kuncinya sebentar lagi selesai," kata Bobby Nasution didampingi Pj Sekda Kota Medan Topan Obaja Putra Ginting.
Ditanya tentang kendala apa yang dijumpai selama proses pengerjaan, Bobby Nasution menjelaskan, hanya sekadar kendala biasa yang dirasakan di lapangan, apalagi jelang akhir tahun yakni cuaca seperti turunnya hujan.
"Makanya, kita selalu sampaikan, kalau bisa untuk proyek yang berbentuk fisik, dihitung betul waktunya, jangan sampai berkenaan dengan musim hujan sehingga berdampak dengan pekerjaan di lapangan. Itu yang selalu kita ingatkan dan jadi peringatan bagi rekan-rekan semuanya di lapangan," ungkapnya.
Disinggung mengenai banyaknya pertanyaan dari masyarakat yang menanyakan kapan proyek-proyek pembangunan, khususnya yang baru ditinjau akan selesai, Bobby Nasution kembali menekankan bahwa sebentar lagi selesai.
"Ya itu, kata kuncinya, sebentar lagi selesai," pungkasnya.
Sebagai informasi, adapun progres pembangunan Underpass Jalan HM Yamin simpang Jalan Jawa Medan sudah mencapai 54 persen. Kini, pengerjaan tengah memasuki pengecoran jalan dan dinding. Sementara itu, Overpass Jalan Stasiun telah mencapai progres 63,9 persen dan tengah berfokus pada penimbunan akses jalan.
Sedangkan, Lapangan Merdeka Medan sudah menunjukkan progres di angka 61,05 persen dan tengah dilakukan pengerjaan struktur. Lalu, pengerjaan mechanical electrical plumbing yang sejalan dengan struktur. Termasuk, pengerjaan arsitektur seperti pemasangan batu bata hebel serta long storage yang berfungsi sebagai kolam retensi mini yang disiapkan di area kawasan Lapangan Merdeka untuk menampung debit air ketika curah hujan cukup tinggi.
Kemudian, akan dilakukan pemompaan melalui 4 pompa yang nanti akan berada di simpang Jalan Raden Saleh. Adapun fungsinya untuk mengatasi genangan sekitar kawasan Lapangan Merdeka bukan yang berada di dalam area lapangan bersejarah tersebut. (hm/pe)
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .
RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.
Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .
RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran.
Update Ddata terbaru, . . .
Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU
RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .