Tinjau Sekolah Rakyat Kota Medan, Rico Waas Ingatkan Siswa Rajin Belajar Menggapai Cita-Cita
Oleh : Radar Medan | 16 Jul 2025, 22:15:12 WIB | 👁 657 Lihat Berita Kota
Keterangan Gambar : Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas saat melakukan peninjauan Sekolah Rakyat Kota Medan yang berlokasi di Balai Sentra Bahagia Kementerian Sosial, jalan Wiliam Iskandar, Rabu (16/7/2025).
RADARMEDAN.COM - Belajarlah yang rajin untuk menggapai cita-cita dan menjadi orang yang sukses dimasa depan.
Pesan tersebut disampaikan Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas kepada para siswa yang tengah menempuh pendidikan di Sekolah Rakyat Kota Medan yang berlokasi di Balai Sentra Bahagia Kementerian Sosial, jalan Wiliam Iskandar, Rabu (16/7/2025).
Saat melakukan peninjauan, Rico Waas menyapa langsung para siswa yang saat ini sedang mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS).
"Enak sekolahnya disini?" tanya Rico Waas.
Seluruh siswa yang berjumlah 100 orang kemudian sontak menjawab dengan penuh semangat "enak pak, banyak kawan-kawan disini," jawab para siswa.
Rico Waas pun menitipkan pesan kepada para siswa agar rajin belajar untuk menggapai cita-cita di masa mendatang.
"Anak-anak ku, kalian harus betul-betul belajar disini, rajinlah belajar agar kedepanya bisa menjadi anak-anak yang sukses," pesan Rico Waas.
Tidak hanya menyapa para siswa, Rico Waas didampingi Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Medan M. Sofyan, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Medan Benny Sinomba Siregar, Kepala Dinas Sosial Kota Medan Khoiruddin, Plt Kabag Prokopim M. Agha Novrian, dan Camat Medan Tembung Muhammad Pandapotan Ritonga, juga meninjau sejumlah fasilitas yang ada guna mendukung proses belajar mengajar para siswa seperti Lab. Komputer dan Bahasa, ruang kelas yang nyaman bagi para siswa, ruang perpustakaan, asrama, lapangan olahraga, kantin dan tempat ibadah.
Usai melakukan peninjauan, Rico Waas mengatakan saat ini Sekolah Rakyat di Kota Medan sudah mulai berjalan. Ada empat rombongan belajar (rombel) di tingkat SMP yang saat ini tengah mengikuti pendidikan di Sekolah Rakyat.
"Fasilitas disini tadi saya lihat cukup baik untuk mendukung proses belajar mengajar, guru-gurunya juga cukup baik, walaupun ini hanya tempat sementara mereka belajar," kata Rico Waas.
Rico Waas juga menilai potensi Sekolah Rakyat yang dicanangkan oleh Pemerintah ini sangat baik, sebab para siswa nantinya bisa belajar secara khusus dan mandiri.
"Mudah-mudahan anak-anak disini bisa belajar dengan baik, dan tadi saya tanyakan ke guru, orang tua murid juga sangat setuju dengan adanya sekolah rakyat ini. mudah-mudahan ini bisa membantu masyarakat kita yang membutuhkan," ujar Rico Waas.
Siswa yang saat ini tengah mengikuti pendidikan di Sekolah Rakyat ini berasal dari sejumlah Kecamatan di kota Medan. Sebagian dari mereka merupakan anak-anak yang putus sekolah dan berasal dari keluarga yang kurang mampu.(HM/pe)
RADARMEDAN.COM - Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol. Sonny Irawan, S.I.K., M.H. menegaskan komitmen memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat melalui peluncuran empat program prioritas dalam acara Tatap Muka Bersama Insan Pers di Aula Tribrata Mapolda Sumut, Kamis (29/10/2026). Dalam momen silaturahmi yang sama, jajaran Polda Sumut turut . . .
RADARMEDAN.COM, DELISERDANG – Polemik antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang dengan akun media sosial "Badan Perwakilan Netizen 2" makin menghangat.
Di tengah krisis gagalnya pengesahan P-APBD 2026, langkah Pemkab yang melaporkan akun anonim tersebut ke Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) sempat memicu reaksi . . .
RADARMEDAN.COM, KARO – Kepolisian Resor (Polres) Tanah Karo bergerak cepat mengungkap kasus dugaan pencurian dengan kekerasan yang menewaskan seorang dosen Institut Teknologi Bisnis (ITB) Kabanjahe, Asprina br Surbakti (38). Petugas berhasil mengamankan dua orang tersangka yang diduga terlibat langsung dalam peristiwa berdarah . . .
RADARMEDAN.COM — Aktivitas seorang perempuan yang menggunakan sejumlah nama akun dan mencantumkan berbagai gelar akademik serta profesi kedokteran di media sosial TikTok menjadi perhatian publik.
Perempuan yang disebut bernama Nurlian Galingging itu diketahui tampil dengan sejumlah gelar, di antaranya profesor, dokter spesialis . . .
RADARMEDAN.COM – Konflik seputar pengosongan fasilitas Chapel Oikumene Universitas Sumatera Utara (USU) memanas dan berujung ke ranah hukum pidana. Menyusul eksekusi pengosongan oleh pihak kampus pada Senin (10/8/2026), Pdt. Gloria Iriany Balle, S.Th., M.Div., resmi melaporkan Rektor USU beserta sejumlah pihak ke Sentra Pelayanan Kepolisian . . .
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .