Tutup MTQ ke-40 Sumut, Bobby Nasution Tekankan Implementasi Nilai Alquran dalam Kehidupan
Oleh : Radar Medan | 25 Jun 2026, 07:31:53 WIB | 👁 586 Lihat Umum
Keterangan Gambar : Gubernur Sumut Bobby Nasution bersama Wakil Gubernur Sumut Surya menutup Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) ke 40 tingkat Provinsi Sumut yang diselenggarakan di Lapangan Astaka, Jalan Williem Iskandar, Pancing, Kabupaten Deliserdang, Rabu Malam (24/6/2026).
RADARMEDAN.COM, DELISERDANG – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution menekankan pentingnya mengimplementasikan nilai-nilai Alquran dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) bukan sekadar ajang perlombaan, melainkan sarana untuk memperdalam pemahaman dan menumbuhkan kecintaan terhadap Alquran.
Hal tersebut disampaikan Bobby Nasution saat menutup MTQ ke-40 Provinsi Sumut di Astaka Dispora Sumut, Deliserdang, Rabu (24/6/2026) malam. Ia mengibaratkan MTQ sebagai proses pembinaan yang melatih peserta untuk terus mengamalkan nilai-nilai Alquran setelah kegiatan berakhir.
“Ini seperti training, seperti Ramadan. Kita dilatih selama sebulan untuk menjalani 11 bulan sisanya dengan lebih baik. Di sini kita dilatih selama 10 hari untuk lebih mengenal Alquran dan mendalaminya pada bulan-bulan berikutnya,” ujar Bobby Nasution.
Bobby juga berharap para kafilah terbaik dapat mengharumkan nama Sumut di tingkat nasional maupun internasional. Menurutnya, Sumut selama ini dikenal sebagai salah satu daerah yang banyak melahirkan qari dan qariah berprestasi di Indonesia.
“Terus kita tingkatkan dan terus berjuang untuk mengharumkan nama Sumut di level nasional dan internasional. Itu akan menjadi inspirasi bagi generasi-generasi berikutnya dan mudah-mudahan membawa keberkahan bagi provinsi kita,” katanya.
Pada MTQ ke-40 Provinsi Sumut, Kota Medan berhasil meraih gelar juara umum, disusul Kabupaten Langkat di posisi kedua dan Kabupaten Deliserdang di posisi ketiga.
Bobby Nasution juga mengingatkan pentingnya dukungan pemerintah daerah terhadap kegiatan-kegiatan yang bertujuan meningkatkan kualitas spiritual masyarakat. Menurutnya, pembinaan keagamaan berperan penting dalam membentuk karakter sekaligus mendorong lahirnya prestasi.
“Kita sebagai pemerintah perlu mendorong dan mendukung kegiatan-kegiatan peningkatan spiritual yang akan memperkuat karakter keislaman masyarakat dan tentunya meningkatkan prestasi,” ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, Bobby Nasution turut memberikan hadiah tambahan berupa paket umrah kepada kafilah terbaik.
Turut hadir pada penutupan MTQ ke-40 Provinsi Sumut, antara lain Wakil Gubernur Sumut Surya, Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Sumut Sulaiman Harahap, unsur Forkopimda Sumut, Ketua TP PKK Sumut Kahiyang Ayu, para bupati dan walikota se-Sumut, organisasi keislaman, serta tokoh-tokoh Islam Sumut.(FS)/PE
RADARMEDAN.COM - Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol. Sonny Irawan, S.I.K., M.H. menegaskan komitmen memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat melalui peluncuran empat program prioritas dalam acara Tatap Muka Bersama Insan Pers di Aula Tribrata Mapolda Sumut, Kamis (29/10/2026). Dalam momen silaturahmi yang sama, jajaran Polda Sumut turut . . .
RADARMEDAN.COM, DELISERDANG – Polemik antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang dengan akun media sosial "Badan Perwakilan Netizen 2" makin menghangat.
Di tengah krisis gagalnya pengesahan P-APBD 2026, langkah Pemkab yang melaporkan akun anonim tersebut ke Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) sempat memicu reaksi . . .
RADARMEDAN.COM, KARO – Kepolisian Resor (Polres) Tanah Karo bergerak cepat mengungkap kasus dugaan pencurian dengan kekerasan yang menewaskan seorang dosen Institut Teknologi Bisnis (ITB) Kabanjahe, Asprina br Surbakti (38). Petugas berhasil mengamankan dua orang tersangka yang diduga terlibat langsung dalam peristiwa berdarah . . .
RADARMEDAN.COM — Aktivitas seorang perempuan yang menggunakan sejumlah nama akun dan mencantumkan berbagai gelar akademik serta profesi kedokteran di media sosial TikTok menjadi perhatian publik.
Perempuan yang disebut bernama Nurlian Galingging itu diketahui tampil dengan sejumlah gelar, di antaranya profesor, dokter spesialis . . .
RADARMEDAN.COM – Konflik seputar pengosongan fasilitas Chapel Oikumene Universitas Sumatera Utara (USU) memanas dan berujung ke ranah hukum pidana. Menyusul eksekusi pengosongan oleh pihak kampus pada Senin (10/8/2026), Pdt. Gloria Iriany Balle, S.Th., M.Div., resmi melaporkan Rektor USU beserta sejumlah pihak ke Sentra Pelayanan Kepolisian . . .
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .