Vanili Dari Karo Mulai Jadi Primadona Ekspor Sumut
Oleh : Radar Medan | 29 Des 2021, 17:54:05 WIB | 👁 9709 Lihat Ekonomi
RADARMEDAN.COM - Komoditas vanili dari Sumatra Utara mulai diminati eksportir, karena memiliki kualitas yang mampu bersaing di pasar dunia.
Hendi Situmorang dari PT Sumber Bukit Jaya mengatakan, vanili merupakan komoditas pertanian yang bernilai tinggi. PT Sumber Bukit Jaya merupakan salah satu eksportir vanili terbesar di Sumut.
"Dari sisi pengiriman saja kita harus menggunakan transportasi udara, tidak bisa disamakan dengan komoditas lain yang dikirim lewat laut," ujarnya, Selasa (28/12/2021).
Ia menuturkan, sejauh ini vanili dari Sumut menarik minat banyak negara di Eropa dan Asia yang menjadi tujuan ekspor. Produk vanili yang dikirim adalah buah yang sudah dikeringkan (Vanili Bean) atau sudah menjadi bubuk (Vanili Powder).
Di negaranya masing-masing, produk vanili dari Sumut digunakan untuk berbagai kegunaan. Di antaranya sebagai bahan perasa makanan, pewangi, kosmetik dan lainnya. Dikatakan Hendi, dari petani, perusahaannya membeli vanili dengan harga Rp200-300 ribu per kg, tergantung dari kualitasnya.
Saat ini Sumut mulai memiliki beberapa daerah sentra vanili, dan yang terbesar adalah Kabupaten Karo. Diikuti daerah-daerah di sekitar Danau Toba, kemudian Deliserdang dan Langkat.
Selain menjadi sentra utama, kualitas vanili dari Tanah Karo juga relatif lebih bagus dari daerah-daerah lain di Sumut. Bahkan kualitas vanili dari Tanah Karo juga merupakan yang terbaik di Indonesia.
Dia mencatat, Sumut mampu memproduksi 10 ton vanili setiap bulan, dan seperempat di antaranya berasal dari Desa Perbesi di Kecamatan Tigabinanga, Kabupaten Karo.
Perbesi menjadi sentra vanili di Kabupaten Karo karena memiliki petani yang relatif banyak dan bersungguh-sungguh membudidayakan tanaman ini. Kendati demikian, dia mengakui bahwa kualitas vanili dari Perbesi masih butuh peningkatan bila mengacu pada standar pasar dunia.
“Secara fisik, ukuran buah masih perlu diperbesar dan tingkat kematangan juga masih perlu lebih diperhatikan saat panen,” ujarnya.
Lebih jauh dia mengatakan, mengiringi kebijakan Gratieks (Gerakan Tiga Kali Lipat Ekspor) yang dicanangkan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, pihaknya pun menargetkan peningkatan volume ekspor hingga tiga kali lipat pada 2022. Bahkan dia optimistis volume ekspor vanili dari Sumut dapat meningkat hingga lima kali lipat.
Salah satu alasannya karena produksi buah vanili akan bertambah lima kali lipat setiap tahun pada tanaman yang sama. Dengan kata lain, semakin tua tanaman Vanili, makan kemampuan produksinya juga akan semakin besar.
"Tinggal bagaimana para petani dapat lebih memerhatikan kualitas buah," ujarnya.(kbrn)/pe
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .
RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.
Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .
RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran.
Update Ddata terbaru, . . .
Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU
RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .