Warga Dolok Masihul Geger Ditemukan Bom Martir yang Diduga Masih Aktif
Oleh : Radar Medan | 11 Jun 2020, 09:32:50 WIB | 👁 7570 Lihat Unik
RADARMEDAN.COM, SERGAI - Penemuan benda diduga Bom Mortir sempat membuat geger masyarakat Kecamatan Dolok Masihul, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara.
Bom itu ditemukan Mahlila Br. Sipayung (52) Warga Dusun I, Desa Batu 12, Kec. Dolok Masihul, Kabupaten Serdang Bedagai, Senin (08/02/2020) sekira pukul 11.30 Wib, saat ia sedang mencari ikan dan tanpa sengaja memegang sebuah bongkahan tanah keras dan membersihkan benda diduga amunisi jenis mortir.
Atas temuan itu, sontak membuat masyarakat Desa Batu 12, melaporkan penemuan benda diduga Bom Mortir aktif ke Polsek Dolok Masihul.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Personil Polsek Dolok Masihul langsung turun ke TKP untuk mengamankan benda yang diduga Bom Jenis Mortir Aktif ke Mapolsek Dolok Masihul.
Kapolres Serdang Bedagai AKBP Robin Simatupang SH.M.Hum, mengatakan penemuan benda diduga Bom Jenis Mortir tersebut sudah dilaporkan ke Tim Jibom Brimob Polda Sumut. “Dan dilakukan tindakan disposal atau peledakan terhadap benda diduga Bom Mortir tersebut,” beber Kapolres AKBP Robin.
Kapolres juga mengatakan, tindakan disposal atau peledakan terhadap benda diduga Bom Mortir dilakukan di Areal perkebunan PTPN III kebun Sarang Giting, Dusun II, Desa Sarang Torop, Kec. Dolok Masihul, pada Selasa (09/06/2020) sekira Pukul 12 00 Wib, dengan menanam mortir ke dalam lubang sedalam 30 cm, lalu diledakkan dengan jarak 50 meter melalui alat pemicu oleh Tim Jibom Brimob Polda Sumut.
“Benda tersebut diduga merupakan peninggalan Belanda pada zaman dahulu dengan ukuran panjang 30 cm, dan berdiameter 10 cm, dengan daya ledakan lebih kurang 30 meter,” jelas Kapolres. (humas /PR)
RADARMEDAN.COM, KARO – Kepolisian Resor (Polres) Tanah Karo bergerak cepat mengungkap kasus dugaan pencurian dengan kekerasan yang menewaskan seorang dosen Institut Teknologi Bisnis (ITB) Kabanjahe, Asprina br Surbakti (38). Petugas berhasil mengamankan dua orang tersangka yang diduga terlibat langsung dalam peristiwa berdarah . . .
RADARMEDAN.COM — Aktivitas seorang perempuan yang menggunakan sejumlah nama akun dan mencantumkan berbagai gelar akademik serta profesi kedokteran di media sosial TikTok menjadi perhatian publik.
Perempuan yang disebut bernama Nurlian Galingging itu diketahui tampil dengan sejumlah gelar, di antaranya profesor, dokter spesialis . . .
RADARMEDAN.COM – Konflik seputar pengosongan fasilitas Chapel Oikumene Universitas Sumatera Utara (USU) memanas dan berujung ke ranah hukum pidana. Menyusul eksekusi pengosongan oleh pihak kampus pada Senin (10/8/2026), Pdt. Gloria Iriany Balle, S.Th., M.Div., resmi melaporkan Rektor USU beserta sejumlah pihak ke Sentra Pelayanan Kepolisian . . .
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .