Atasi Masalah Sampah, Bobby Nasution Terus Perkuat Sarana & Prasarana

Oleh : Radar Medan | 21 Agu 2021, 07:22:11 WIB | 👁 1658 Lihat
Berita Kota
Atasi Masalah Sampah, Bobby Nasution Terus Perkuat Sarana & Prasarana

RADARMEDAN.COM - Penanganan sampah menjadi fokus perhatian Wali Kota Medan Bobby Nasution untuk segera dituntaskan. Orang nomor satu di Pemko Medan tersebut, bertekad menjadikan Medan bersih dari sampah. Guna mewujudkannya, Bobby Nasution akan terus bekerja keras dan memperkuat sarana serta prasarana guna mendukung  percepatan penanganan sampah tersebut.

Sejumlah kebijakan telah dilakukan Bobby Nasution untuk memaksimalkan penanganan kebersihan. Selain mengeluarkan Perwal No 18 Tahun 2021 tentang Pelimpahan Sebagian Kewenangan Pengelolaan Persampahan kepada Kecamatan agar penanganannya lebih maksimal, Bobby Nasution juga ingin sistem pengelolaan sampah di tempat pembuangan akhir (TPA) juga diubah.

Selama ini, pengelolaan sampah di Kota Medan di TPA Terjun masih menggunakan sistem open dumping. Padahal, sistem itu sudah dilarang oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). Oleh karenanya, Pemko Medan kini mempersiapkan TPA Regional di Telun Kenas bersama dengan Pemprov Sumut dan Pemkab Deli Serdang yang sistem pengelolaannya nanti menggunakan sanitary landfill.

“Akibat pengelolaan sampah di TPA Terjun masih menggunakan sistem open dumping, Kota Medan meraih predikat kota terjorok di tahun 2019 karena bobot penilaian untuk TPA cukup tinggi. Untuk itu, image ini harus kita ubah dengan beralih dari open dumping menjadi sanitary landfill yang lebih ramah lingkungan,” kata Bobby Nasution belum lama ini.

Di samping itu juga, Bobby Nasution ingin memanfaatkan teknologi dalam penanganan sampah. Keinginan itu telah dijawab dengan dilaunchingnya program pengolahan sampah dengan menggunakan teknologi Advanced Land Fill Minning With Material & Energy Recovery (ALFIMER) di TPA Terjun. Teknologi ini dipilih karena telah menggunakan sistem Bio Teknologi untuk penanggulangan dan pengubahan sampah baru dengan biaya murah, ramah lingkungan, teknik sederhana dan sistem permesinan yang sangat terjangkau, serta mempu menghasilkan pupuk dan cairan disinfektan.

“Insya Allah, teknologi yang kita pilih ini mampu menjadi solusi dalam menangani permasalahan sampah di Kota Medan," kata Bobby Nasution seraya menambahkan, langkah itu juga akan diikuti dengan penguatan sarana dan prasarana serta terus mengedukasi masyarakat untuk selalu hidup bersih dan tidak membuang sampah sembarangan.

Dalam rangka penguatan sarana dan prasarana guna mendukung percepatan penanganan sampah, Kadis Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Medan HM Husni mengungkapkan, DKP telah melakukan penambahan infrastruktur sampah seperti  mobil sampah, berbagai jenis tong sampah serta becak sampah. Kemudian, penambahan mobil amrol, convector, typer, bak container serta tong sampah komunal.

“Kita juga saat ini melakukan pengelolaan sampah di hilir dengan menggunakan bio teknologi di TPA Terjun dan Namo Bintang. Kemudian, bekerja sama dengan PD Pasar untuk pengelolaan sampah di Pasar Induk Lau Cih, Tuntungan,” jelas Husni saat dihubungi Jumat (20/8).” Terkait TPA Regional, prosesnya terus berjalan dan kita bekerja sama dengan USU dan Pemprov Sumut untuk mendorong percepatan kerja sama dengan Pemkab Deli Serdang,” imbuhnya.


 Sementara itu, menurut Dr Drs Fikarwin Zuska, M. Antropolgi Aktif, Dosen Antropologi USU menilai, upaya yang dilakukan Bobby Nasution dalam penanganan sampah sudah tepat. Apalagi, di masa jabatannya yang baru beberapa bulan ini sudah membuat sejumlah kebijakan, seperti pelimpahan penanganan sampah kepada kecamatan, penggunaan bio teknologi di TPA Terjun serta pengadaan TPA Regional di Telun Kenas.

 "Niat Pak Wali untuk menangani sampah sudah baik. Namun, mungkin karena kebijakan itu masih baru, hasilnya belum maksimal," ungkap Fikarwin saat dihubungi, Jumat (20/8).

 Selain membuat kebijakan, Fikarwin juga berharap agar Bobby Nasution melakukan pengawasan dengan ketat sehingga penanganan sampah yang dilakukan OPD terkait maupun pihak kecamatan berjalan optimal. Bahkan, lebih baik jika Bobby Nasution saat turun ke lapangan begitu melihat ada tumpukan sampah langsung memanggil OPD terkait maupun pihak kecamatan untuk segera membersihkannya.

Selanjutnya, Fikarwin menilai, sarana prasarana pendukung penanganan sampah yang disediakan Pemko Medan sudah cukup baik. Hanya saja, belum ada budaya bersih dalam masyarakat. Sebagai contoh, jelasnya, Pemko Medan telah menyediakan bak sampah, namun kesadaran masyarakat untuk membuang sampah ke dalam bak sampah masih kurang.

 "Buktinya, bak sampah belum dipenuhi sampah, namun masyarakat memilih membuang sampah di sekitar bak sampah tersebut. Selain itu, Pemko Medan juga sudah menyediakan tempat sampah sesuai dengan jenis sampahnya seperti organik dan non organik, tapi masyarakat masih juga tidak memasukkan sampah sesuai jenisnya ke tempat yang sudah disiapkan tersebut," jelasnya.

 Guna meningkatkan kesadaran masyarakat untuk hidup bersih dan membuang sampah sesuai dengan tempatnya, Fikarwin menyarankan agar penanganan sampah yang dilakukan menyentuh seluruh tempat. Artinya, kata Fikarwin, petugas kebersihan harus menjangkau seluruh tempat, sehingga seluruh sampah masyarakat bisa diangkut.

"Dengan terangkutnya seluruh sampah, tentunya secara perlahan akan menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk tidak buang sampah sembarangan. Mereka akan mengumpulkan sampah rumah tangga dalam satu wadah dan petugas kebersihan kemudian mengangkutnya untuk selanjutnya dibawa ke TPA," paparnya seraya menambahkan agar Pemko Medan memperkuat pengawasan hingga tingkat lingkungan guna mencegah masyarakat buang sampah sembarangan.(hms/pe)


TAGS :


Komentar Facebook

Tuliskan Komentar dengan account Facebook

Kembali Ke halaman Utama

Berita Lainnya:

pemain_Brasil_dan_Maroko.jpg

Brasil Dipaksa Maroko Bermain Imbang Sampai Turun Minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026

🔖 OLAHRAGA 👤Syaiful W Harahap 🕔06:09:28, 14 Jun 2026

RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS). Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .

Berita Selengkapnya
5JT.jpg

Polda Sumut Bongkar Live TikTok Bermuatan Pornografi, Host Raup Rp5 Juta per Hari

🔖 HUKUM DAN KRIMINAL 👤Radar Medan 🕔21:06:51, 11 Jun 2026

RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok. Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .

Berita Selengkapnya
Tim_Hukum_MUKI.jpg

USU Dinilai Kebablasan, Tim Hukum MUKI Sumut Desak Menag Turun Tangan Urus Polemik Gereja POUK

🔖 UMUM 👤Radar Medan 🕔17:05:29, 26 Mei 2026

RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .

Berita Selengkapnya
eselon.jpg

Lantik Eselon II, III dan IV, Rico Waas Beri Deadline 6 Bulan bagi Pejabat Baru Untuk Tunjukkan Peru

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔18:53:21, 16 Apr 2026

RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .

Berita Selengkapnya
provokasi.jpg

Waspada Penunggang Gelap di Balik Isu Babi: Jangan Kasih Celah Mafia Narkoba Obok-obok Medan!

🔖 OPINI 👤Radar Medan 🕔11:55:43, 01 Mar 2026

RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .

Berita Selengkapnya
demo11.jpg

Ribuan Massa Kepung Balai Kota Medan, Wali Kota Rico Waas Akhirnya Tarik SE Dagang Babi

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔20:01:13, 26 Feb 2026

RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026). Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .

Berita Selengkapnya
setneg.jpg

Langgar Aturan, Ini Daftar 28 Perusahaan yang Dicabut Izin Usai Ratas Dipimpin Presiden

🔖 NASIONAL 👤Radar Medan 🕔21:39:16, 20 Jan 2026

RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .

Berita Selengkapnya
bws3.jpg

Bantuan untuk Pengendalian Banjir, Rico Waas: Dana Bank Dunia Rp 1,5 Triliun Dikelola Oleh BWS

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔18:09:37, 03 Des 2025

RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.  Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .

Berita Selengkapnya
rilis3.jpg

Polda Sumut Rilis Update Lengkap Situasi Bencana 24–29 November 2025: 488 Bencana, 1.076 Korban

🔖 UMUM 👤Radar Medan 🕔14:25:22, 29 Nov 2025

RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran. Update Ddata terbaru, . . .

Berita Selengkapnya
kafekesehatan.jpg

Secercah Harapan Alami bagi Pejuang Kesehatan, Nyaman Pasca Nikmati Rempah Tradisional Karo

🔖 FEATURE 👤Radar Medan 🕔15:59:52, 24 Nov 2025

Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .

Berita Selengkapnya

Berita Utama

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami.

Jejak Pendapat

Bagaimana pandangan anda atas Pilkada 2024?
  Tidak Ada Pilihan
  Tidak Puas
  Puas