Ribuan Orang Testing Setiap Hari, Bobby Nasution Gercep Keluarkan Medan dari Zona Merah

Oleh : Radar Medan | 20 Agu 2021, 07:39:05 WIB | 👁 1472 Lihat
Kesehatan
Ribuan Orang Testing Setiap Hari, Bobby Nasution Gercep Keluarkan Medan dari Zona Merah

RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan Bobby Nasution terus melakukan gerak cepat (gercep) untuk segera mengeluarkan Kota Medan dari zona merah Covid-19. Salah satu upaya yang dilakukan saat ini dengan massif melakukan tracing dan tasting terhadap masyarakat, terutama bagi yang telah melakukan kontak erat dengan orang yang terkonfirmasi  positif Covid-19.  Apabila  hasil tracing dan testing yang dilakukan positif reaktif, maka yang bersangkutan akan menjalani isolasi mandiri di tempat isolasi terpusat yang dimiliki Pemko Medan yakni ex Hotel Soechi Internasional Jalan Cirebon Medan atau Gedung Gedung Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (P4TK) Jalan Setia Budi, Medan Helvetia.

Tracing dan testing akan dilakukan di seluruh kelurahan. Saat tracing dan testing dilakukan, Bobby Nasution akan mngerahklan 160 petugas medis dari dari 41 puskesmas ditambah 39 puskesmas pembantu yang ada di Kota Medan, Kamis, 19/8. Guna mendukung kelancaran tracing dan testing yang dilakukan, tim yang akand diturunkan akan  dibantu petugas dari Babinsa dan Babinkamtibmas dari Polrestabes Medan, Polres Pelabuhan Belawan serta Kodim 0201/BS. Sebagai komada utama di lapangan, Bobby Nasution langsung menunjung masing-masing lurah sebagai kepala wilayah.

Langkah yang dilakukan Bobby Nasution ini juga sbagai tindak lanjut instruksi Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo. Guna meredam lonjakan kasus Covid-19 di luar Pulau Jawa dan Bali,  Jokowi minta  dilakukan tracing dan testing secara massif, pembatasan mobilitas, penyediaan isolasi terpusat (isoter) serta sebuan vaksinasi yang maksimal. Selain itu, target tracing dan testing dari Kementrian Kesehatan juga berubah, semula hanya 4.900 perhari kini meningkat menjadi 23.000 perhari.

“Pemko Medan tidak bisa berjalan sendirian. Perlunya kerjasama dari semua pihak, terutama unsur Forkopimda Kota Medan. Jadi saya ingin mengajak semua untuk mewujudkan hal tersebut,” kata Bobby Nasution saat memimpin Rapat Koordinasi Penanganan Covid-19 di KotaMedan  di Ruang Rapat I Balai Kota Medan, Selasa (17/8).

Saat melakukan tracing, jelas Bobby, tim yang diturunkan yakni petugas dari kelurahan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Medan serta dibantu petugas tracer dari Polrestabes Medan, Polres Pelabuhan Belawan dan Kodim 0201/BS. Selanjutnya, hasil dari tracing yang dilakukan ditindaklanjuti petugas medis dengan melakukan testing berupa swab antigen maupun PCR.

“Tracing ini dilakukan untuk mengetahui siapa saja orang-orang  yang memiliki kontak erat dengan warga terpapar Covid-19. Kemudian barulah dilakukan testing untuk memastikan apakah orang yang memiliki kontak erat tersebut reaktif atau non rekatif. Jika orang tersebut non reaktif, maka ia harus menjalani karantina selama lima hari karena masa ingkubinasi Covid-19 lima hari. Kemudian jika orang tersebut tidak ada gejala, barulah yang bersangkutan dapat melakukan aktifitas seperti biasanya. Namun, jika hasilnya reaktif, orang tersebut harus menjalani isolasi di tempat isoter yang telah disediakan Pemko Medan,” jelasnya.

Gercep Bobby Nasution dengan melakukan tracing dan testing secara masif agar Kota Medan segera keluar dari zona merah Covid-19  dinilai sangat baik  oleh Dadang Darmawan Pasaribu MSi, dosen Fisip Universitas Medan Area (UMA). Sebab, langkah  itu bertujuan untuk mengurangi warga yang terpapar Covid-19. Diharapkannya, tracing dan testing yang dilakukan dapat menjangkau seluruh masyarakat, terutama yang telah melakukan kontak erat dengan orang-orang yang telah terpapar Covid-19.

“Saya usul juga agar Pak Wali mengatasi penyebaran Covid-19 dari hulu, salah satunya dengan memperhatikan masyarakat yang melakukan isolasi mandiri (isoman).  Masyarakat yang melaksanakan isoman ini bisa menjalaninya dengan penguatan dari Pemko Medan dengan memberikan memberikan tambahan gizi atau dengan asupan vitamin. Saya kira itu sangat membantu dan tentunya mereka akan sangat bahagia karena mendapatkan perhatian langsung dari Pak Wali,” ungkap Dadang.

Dengan masifnya Pemko Medan melaksanakan 3T (Testing, Tracing, Treatment) guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19, Dadang juga berharap agar masyarakat disiplin menerapkan 5M yakni memakai masker, mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, serta membatasi mobilisasi dan interaksi.

“Jika Pemko Medan terus bekerja keras melaksanakan 3T  serta upaya lainnya dan masyarakat disiplin menjalankan protokol kesehatan,  mudah-mudahan virus Corona ini akan cepat kita tanggulangi di Kota Medan,” harapnya. (hms)/PE

 


TAGS :


Komentar Facebook

Tuliskan Komentar dengan account Facebook

Kembali Ke halaman Utama

Berita Lainnya:

pemain_Brasil_dan_Maroko.jpg

Brasil Dipaksa Maroko Bermain Imbang Sampai Turun Minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026

🔖 OLAHRAGA 👤Syaiful W Harahap 🕔06:09:28, 14 Jun 2026

RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS). Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .

Berita Selengkapnya
5JT.jpg

Polda Sumut Bongkar Live TikTok Bermuatan Pornografi, Host Raup Rp5 Juta per Hari

🔖 HUKUM DAN KRIMINAL 👤Radar Medan 🕔21:06:51, 11 Jun 2026

RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok. Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .

Berita Selengkapnya
Tim_Hukum_MUKI.jpg

USU Dinilai Kebablasan, Tim Hukum MUKI Sumut Desak Menag Turun Tangan Urus Polemik Gereja POUK

🔖 UMUM 👤Radar Medan 🕔17:05:29, 26 Mei 2026

RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .

Berita Selengkapnya
eselon.jpg

Lantik Eselon II, III dan IV, Rico Waas Beri Deadline 6 Bulan bagi Pejabat Baru Untuk Tunjukkan Peru

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔18:53:21, 16 Apr 2026

RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .

Berita Selengkapnya
provokasi.jpg

Waspada Penunggang Gelap di Balik Isu Babi: Jangan Kasih Celah Mafia Narkoba Obok-obok Medan!

🔖 OPINI 👤Radar Medan 🕔11:55:43, 01 Mar 2026

RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .

Berita Selengkapnya
demo11.jpg

Ribuan Massa Kepung Balai Kota Medan, Wali Kota Rico Waas Akhirnya Tarik SE Dagang Babi

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔20:01:13, 26 Feb 2026

RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026). Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .

Berita Selengkapnya
setneg.jpg

Langgar Aturan, Ini Daftar 28 Perusahaan yang Dicabut Izin Usai Ratas Dipimpin Presiden

🔖 NASIONAL 👤Radar Medan 🕔21:39:16, 20 Jan 2026

RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .

Berita Selengkapnya
bws3.jpg

Bantuan untuk Pengendalian Banjir, Rico Waas: Dana Bank Dunia Rp 1,5 Triliun Dikelola Oleh BWS

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔18:09:37, 03 Des 2025

RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.  Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .

Berita Selengkapnya
rilis3.jpg

Polda Sumut Rilis Update Lengkap Situasi Bencana 24–29 November 2025: 488 Bencana, 1.076 Korban

🔖 UMUM 👤Radar Medan 🕔14:25:22, 29 Nov 2025

RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran. Update Ddata terbaru, . . .

Berita Selengkapnya
kafekesehatan.jpg

Secercah Harapan Alami bagi Pejuang Kesehatan, Nyaman Pasca Nikmati Rempah Tradisional Karo

🔖 FEATURE 👤Radar Medan 🕔15:59:52, 24 Nov 2025

Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .

Berita Selengkapnya

Berita Utama

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami.

Jejak Pendapat

Bagaimana pandangan anda atas Pilkada 2024?
  Tidak Ada Pilihan
  Tidak Puas
  Puas