Bakercab GMNI Kota Medan Minta Presiden Cabut Izin PT TPL
Oleh : Radar Medan | 30 Jul 2021, 09:35:06 WIB | 👁 1963 Lihat Komunitas
RADARMEDAN.COM - Bakercab GMNI Kota Medan melakukan aksi solidaritas dalam rangka mendukung tim 11 yang sudah tiba di Jakarta. Aksi ini dilakukan di depan gedung Uniplaza yang terletak di jalan Letjend Haryono bersama dengan aliansi Gerakan tutup TPL pada Rabu, 28 Juli 2021.
Diketahui, Aliansi Gerakan Tutup TPL adalah kumpulan beberapa organisasi yang menuntut keadilan dan mengkritisi PT. TPL yang sudah banyak merugikan masyarakat Toba.
Orasi yang disampaikan oleh pimpinan aksi Brema sitepu menyebutkan bahwa kehadiran TPL ditanah Batak tidak memberikan dampak positif bagi masyarakat disekitaran wilayah konsesi yang dimiliki TPL. Bahkan menurutnya, sangat keterlaluan apabila ratusan ribu hektar tanah dikuasai oleh satu perusahaan saja, sementara masyarakat masih banyak tidak memiliki tanah untuk dikelola sebagai lahan pertanian.
"Kami Bakercab GMNI Kota Medan sangat tidak sepakat, tanah yang luasnya ratusan ribu hektar hanya dikuasai oleh satu perusahaan saja, sementara ribuan rakyat tidak memiliki lahan untuk dikelola meski hanya untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari," ujar Brema.
Brema juga mengkritisi pemerintahan yang hari ini menginginkan terjadinya kedaulatan pangan.
"GMNI Kota Medan kecewa dengan pemerintah hari ini dimana ucapan dengan apa yang dikerjakan sangat berbeda. Disatu sisi ingin menciptakan kedaulatan pangan namun disisi lain membuka kran yang sangat luas bagi pengusaha untuk mengelola ratusan ribu hektar tanah yang kemudian digunakan untuk tanaman industri. Sementara berbicara tanah juga berbicara tentang objek peradaban manusia, dimana tanah adalah objek bagi masyarakat dalam mencari nafkah keluarganya," ungkap Brema.
Sementara itu, pengunjuk rasa lainnya menambahkan bahwa untuk membangun dan menciptakan kedaulatan pangan diperlukan tanah yang benar-benar menjadi hak milik masyarakat serta dipergunakan untuk menanami tanaman pangan. Menurutnya dengan penerapan seperti itu rakyat akan diuntungkan dan Negara tidak perlu mengeluhkan kurangnya pangan setiap tahunnya.
"Apabila Negara ini benar-benar ingin menyejahterakan rakyat serta ingin menciptakan kedaulatan pangan, maka Negara harus memberikan tanah menjadi hak milik masyarakat dan Negara harus memberikan modal bagi masyarakatnya untuk mencapai tujuan mulia ini," tutupnya.
Sejumlah tuntutan yang diajukan Bakercab GMNI kota Medan diantaranya :
1. Mendesak Presiden Jokowi Mencabut Izin PT TPL dan mengembalikan tanah kepada masyarakat adat dan buruh tani
2. Merubah status tanah yang di kelolah PT TPL menjadi APL
3. Menutup PT. TPL dan menolak perusahaan asing di bangun kembali di daerah konsesi yang sudah pernah di kelola PT TPL serta membangun fasalitas kepemerintahan yang berdampak baik bagi masyarakat.
4. Pemerintah perlu menegaskan kembali dan meberikan legalitas tanah untuk masyarakat adat.
5. Mendesak TNI dan POLRI agar menindak tegas oknum-oknum TNI dan POLRI yang terlibat membentengi PT TPL dan mengintimidasi aktivis, petani, hingga masyarakat adat dan buruh tani.
6. Menuntut pemerintah sebagai bagian dari sistem kehidupan masyarakat adat yang meletakkan Negara secara formal sebagai organisasi kekuasaan seluruh rakyat.
7. Wujudkan berdikari di bidang ekonomi dan hapuskan UU Penanaman modal asing. (ril)/BS)/PE
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .
RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.
Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .
RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran.
Update Ddata terbaru, . . .
Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU
RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .