Oleh : Radar Medan | 13 Jun 2022, 20:57:46 WIB | 👁 2580 Lihat Riau-Kepri-Batam
RADARMEDAN.COM, BATAM - Pemerintah Kota Batam mulai menyusun Masterpalan Smart City atau Kota Cerdas. Penyusunan masterplan itu dimulai dengan bimbingan teknis dari Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) RI.
Bimbingan Teknis Tahap Satu Penyusunan masterplan Smart City (Kota Cerdas) dan Quick Win Program Unggulan Kota Batam Tahun 2022 yang digelar pada 13 hingga 14 Juni 2022 dibuka langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam Jefridin mewakili Wali Kota Batam Muhammad Rudi.
“Terima kasih Kementerian Kominfo yang sudah memberikan bimbingan. Saya mengajak kita (para peserta) semua untuk benar-benar mengikuti kegiatan ini dan nantinya memberikan manfaat yang sangat besar,” ujarnya.
Ia mengatakan, program Smart City merupakan upaya inovatif dalam menyelesaikan persoalan. Kemudian, pengembangannya, akan pemanfaatan internet sebagai penunjang untuk mengumpulkan data agar dapat mengelola aset dan potensi yang ada di Kota Batam.
“Perkembangan teknologi informasi komunikasi dengan beberapa perangkat digital mampu menjadi penghubung pemerintah dan masyarakat sehingga kebutuhan masyarakat saat cepat terlayani dan tepat sasaran,” kata Jefridin.
Bahkan, dengan konsep Smart City, pemerintah mampu memantau infrastruktur dan peristiwa secara real time. Dengan begitu, pemerintah dapat dengan cepat dan tepat dalam mengambil keputusan.
“Di sisi lain, masyarakat merasakan kemudahan. Pengembangan smart city ini diharapkan dapat menjadi wadah strategis semua stakeholder dan dapat diimplementasikan secara maksimal,” katanya.
Ia pun mengapresiasi Kementerian Kominfo yang sudah memilih Batam masuk 50 daerah menerapkan program Smart City tersebut. “Semoga Batam dapat meningkatkan pelayanan,” pintanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Batam, Azril Apriansyah menyampaikan, Pemko Batam sebelumnya telah mengikuti seleksi smart city yang dilaksanakan oleh Kementerian Kominfo secara administrasi, presentasi, hingga wawancara.
“Dengan proses itu, bahkan Batam masuk 1 dari 50 daerah yang menerima program ini. Setelah menandatangani nota kesepakatan. Pemko Batam juga secara rutin mengikuti Rating Kota Cerdas Indonesia (RKCI), ajang 2 tahunan ini,” jelasnya.
Bahkan, kata dia, sejak 2017 hingga 2021 Batam mendapatkan peringkat cukup baik dan mampu mensejajarkan dengan kota utama di Pulau Jawa.
“Namun, kita belum memiliki dokumen untuk menyusun smart city. Hari ini, Kementerian Kominfo menurunkan timnya untuk menyusun masterplan Smart City di Batam,” ujarnya.
Adapun, bimbingan teknis tahap satu Penyusunan masterplan Smart City (Kota Cerdas) dan Quick Win Program Unggulan Kota Batam Tahun 2022 dilaksanakan 13-14 Juni 2022. “Akan ada empat tahap dari Juni hingga Oktober. Semoga dengan program ini dapat dilahirkan masterplan Smart City Kota Batam,” ucapnya.
Adapun, kegiatan ini diisi sosialisasi dan FGD oleh dewan smart city dan pelaksana Smart city. Untuk narasumber berasal dari Kementerian Kominfo Saryati Dinar Silalahi dan tenaga Ahli Lapi ITB yakni Windi Gabeta, Mila Karmila, danYen Marina.
“Untuk tahap satu, dilaksanakan Senin dan Selasa di Kantor Wali Kota dengan peserta 230 orang yang terdiri dari Dewan Smart City, pelaksana Smart city, perwakilan pelaku usaha, komunitas masyarakat, Lurah dan Camat,” tandasnya. (Manser / MCB)/PE
RADARMEDAN.COM, DELISERDANG – Polemik antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang dengan akun media sosial "Badan Perwakilan Netizen 2" makin menghangat.
Di tengah krisis gagalnya pengesahan P-APBD 2026, langkah Pemkab yang melaporkan akun anonim tersebut ke Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) sempat memicu reaksi . . .
RADARMEDAN.COM, KARO – Kepolisian Resor (Polres) Tanah Karo bergerak cepat mengungkap kasus dugaan pencurian dengan kekerasan yang menewaskan seorang dosen Institut Teknologi Bisnis (ITB) Kabanjahe, Asprina br Surbakti (38). Petugas berhasil mengamankan dua orang tersangka yang diduga terlibat langsung dalam peristiwa berdarah . . .
RADARMEDAN.COM — Aktivitas seorang perempuan yang menggunakan sejumlah nama akun dan mencantumkan berbagai gelar akademik serta profesi kedokteran di media sosial TikTok menjadi perhatian publik.
Perempuan yang disebut bernama Nurlian Galingging itu diketahui tampil dengan sejumlah gelar, di antaranya profesor, dokter spesialis . . .
RADARMEDAN.COM – Konflik seputar pengosongan fasilitas Chapel Oikumene Universitas Sumatera Utara (USU) memanas dan berujung ke ranah hukum pidana. Menyusul eksekusi pengosongan oleh pihak kampus pada Senin (10/8/2026), Pdt. Gloria Iriany Balle, S.Th., M.Div., resmi melaporkan Rektor USU beserta sejumlah pihak ke Sentra Pelayanan Kepolisian . . .
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .