Kabar Duka, Pengacara Kamaruddin Simanjuntak Meninggal Dunia pada Senin Subuh Poltak Silitonga Ungkap Kenangan Mengharukan
Oleh : Radar Medan | 19 Okt 2026, 08:10:46 WIB | 👁 1036 Lihat Sosok
Keterangan Gambar : Pengacara Poltak Silitonga, S.H. Melalui sebuah unggahan di media sosial pada Senin (19/10/2026) pagi, Poltak membagikan rasa kehilangannya atas sosok advokat Kamaruddin Simanjuntak (ist)
RADARMEDAN.COM, JAKARTA – Dunia penegakan hukum Indonesia kembali diselimuti awan duka. Pengacara kondang yang kerap dijuluki "Pendekar Hukum" dan pembela kebenaran, Kamaruddin Simanjuntak, dikabarkan meninggal dunia pada Senin (19/10/2026) subuh.
Kabar duka ini dikonfirmasi langsung oleh rekan seprofesi sekaligus sahabat karibnya, pengacara Poltak Silitonga, S.H. Melalui sebuah unggahan di media sosial pada Senin (19/10/2026) pagi, Poltak membagikan rasa kehilangannya atas sosok advokat pemberani yang selama ini menjadi idola banyak masyarakat Indonesia tersebut.
"Tadi pagi subuh kau telah meninggalkan kami untuk bertemu dengan Tuhan-mu. Tenanglah bersama Bapa di surga, sahabatku. Sakitmu telah sembuh," ungkap Poltak dalam keterangannya.
Poltak menuturkan, firasat kepergian sang sahabat telah dirasakannya sejak malam hari. Ia mengaku tidurnya tak nyenyak dan kerap terbangun, hingga akhirnya menerima pesan WhatsApp pada pukul 05.00 WIB pagi ini dari kerabat dekat yang disapa ito, yang mengabarkan kepergian Kamaruddin.
Mengenang Perjuangan di Jalur Hukum
Bagi Poltak, Kamaruddin bukan sekadar rekan sejawat, melainkan saudara seperjuangan. Di tengah rasa duka yang mendalam, Poltak kembali mengenang berbagai momen suka dan duka saat mereka bahu-membahu menegakkan keadilan.
Sebagai pengacara, keduanya kerap menghadapi dinamika lapangan yang keras. Poltak bercerita, mereka pernah sama-sama dibohongi oleh klien. Saat Poltak merasa marah dan tak terima, Kamaruddin dengan tenang tersenyum dan berkata, "Sudahlah, biarkan mereka."
Layaknya persahabatan pada umumnya, hubungan mereka juga kerap diwarnai perbedaan pendapat. "Kita berdua kadang mau berantem, beda pandangan, cuek-cuekan dan saling diam dalam mobil. Tapi akhirnya setelah capek diam, kita mulai cakapan (ngobrol) lagi. Kita berdua kadang sama-sama menangis, bercanda, hingga tertawa terbahak-bahak," kenang Poltak.
Namun, kenangan paling membekas bagi Poltak adalah keberanian Kamaruddin di lapangan. Keduanya pernah harus berhadapan langsung dengan preman-preman bersenjata yang berbahaya, tanpa rasa takut sedikit pun.
Momen mendebarkan lain juga kerap terjadi saat mereka harus menempuh perjalanan darat di malam hari. Poltak mengenang bagaimana Kamaruddin kerap mengambil alih kemudi pada waktu subuh yang sepi dengan kecepatan tinggi.
"Kamu bawa mobil ugal-ugalan sampai saya ketakutan, dan saat itu kita hampir menabrak truk. Tapi kau dengan tenang berkata, 'Tenang saja, Tuhan melindungi kita'. Saat itu aku terdiam seribu bahasa," tambahnya.
Melanjutkan Estafet Keadilan
Kini, sosok pengacara pemberani itu telah berpulang. Meski masyarakat Indonesia dan rekan-rekan sejawat masih sangat membutuhkan kehadirannya, Poltak mengaku telah merelakan kepergian sang sahabat. Ia berjanji akan terus melanjutkan perjuangan Kamaruddin dalam menegakkan hukum di Tanah Air.
"Tuhan lebih membutuhkanmu dan memanggilmu untuk pulang ke pangkuan-Nya. Kami akan melanjutkan perjuanganmu. Semoga keluarga dan kami yang sangat mencintaimu diberikan Tuhan kekuatan serta ketabahan. Selamat jalan, sahabatku," tutup Poltak.
Hingga berita ini diturunkan, tim redaksi sedang berupaya menghubungi pihak keluarga pengacara untuk mendapatkan update berita lebih lanjut terkait penyebab spesifik kepergiannya, serta rencana persemayaman dan pemakaman mendiang. Namun disebuah group warga beredar informasi info almarhum meninggal dari laenya kandung Hotben Lingga (teman lama) Istri Hotben (adik Alm) dan meninggal di RS Pelni, rencana akan dimakamkan ke Siborong-borong.
RADARMEDAN.COM, KARO – Kepolisian Resor (Polres) Tanah Karo bergerak cepat mengungkap kasus dugaan pencurian dengan kekerasan yang menewaskan seorang dosen Institut Teknologi Bisnis (ITB) Kabanjahe, Asprina br Surbakti (38). Petugas berhasil mengamankan dua orang tersangka yang diduga terlibat langsung dalam peristiwa berdarah . . .
RADARMEDAN.COM — Aktivitas seorang perempuan yang menggunakan sejumlah nama akun dan mencantumkan berbagai gelar akademik serta profesi kedokteran di media sosial TikTok menjadi perhatian publik.
Perempuan yang disebut bernama Nurlian Galingging itu diketahui tampil dengan sejumlah gelar, di antaranya profesor, dokter spesialis . . .
RADARMEDAN.COM – Konflik seputar pengosongan fasilitas Chapel Oikumene Universitas Sumatera Utara (USU) memanas dan berujung ke ranah hukum pidana. Menyusul eksekusi pengosongan oleh pihak kampus pada Senin (10/8/2026), Pdt. Gloria Iriany Balle, S.Th., M.Div., resmi melaporkan Rektor USU beserta sejumlah pihak ke Sentra Pelayanan Kepolisian . . .
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .