Wali Kota Medan Hadiri Open House Sekolah Rakyat, Sambut Kembalinya Hak Belajar Anak
Oleh : Radar Medan | 17 Okt 2026, 17:40:38 WIB | 👁 75 Lihat Berita Kota
Keterangan Gambar : Open House Sekolah Rakyat Permanen Tahun Ajaran 2026/2027 yang dilakukan serentak di seluruh Indonesia, Sabtu (17/10/2026)
RADARMEDAN.COM - Suasana hangat dan penuh haru menyelimuti Gedung Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 Kota Medan di Jalan Flamboyan Raya, Kecamatan Medan Tuntungan. Di tengah gelaran Open House Sekolah Rakyat Permanen Tahun Ajaran 2026/2027 yang dilakukan serentak di seluruh Indonesia, Sabtu (17/10/2026), Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas hadir langsung untuk menyapa anak-anak hebat yang kembali mendapatkan hak belajar mereka.
?Program strategis gagasan Presiden RI Prabowo Subianto ini diresmikan secara virtual oleh Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf dan terhubung langsung dengan 182 titik di berbagai wilayah nusantara. Bertepatan dengan hari ulang tahun Presiden Prabowo Subianto, momentum ini sekaligus merayakan pencapaian besar program yang kini telah menaungi lebih dari 44.000 anak dari keluarga prasejahtera, anak putus sekolah, hingga mereka yang sempat hampir kehilangan harapan.
?Di momen itu, Wali Kota Medan Rico Waas membagikan kisah inspiratif tentang dua anak asal Kecamatan Medan Belawan, yaitu Nia dan Danu. Danu yang berusia 9 tahun sebelumnya terpaksa tidak bersekolah karena terkendala finansial keluarga, sementara Nia sempat mengenyam pendidikan.
?Di balik keterbatasan tersebut, keduanya memiliki bara semangat yang sama yaitu ingin kembali menuntut ilmu. Sekolah Rakyat hadir sebagai jembatan nyata bagi asa mereka. Saat ditanya mengenai impian masa depan oleh Wali Kota, Nia dengan tegas menjawab ingin menjadi seorang tentara, sedangkan Danu bercita-cita menjadi seorang Wali Kota.
"Kita mendoakan Sekolah Rakyat ini terus bisa maju dan memajukan anak-anak seperti Nia dan Danu. Insya Allah dengan dukungan dan dorongan dari kita semua, anak-anak kita ini bisa mencapai cita-cita yang mereka impikan," ungkap Rico Waas optimis.
?Rico Waas juga menegaskan bahwa Sekolah Rakyat tidak hanya berfungsi sebagai sarana memproleh ilmu pengetahuan semata, melainkan wadah strategis untuk membentuk kedisiplinan dan karakter anak-anak agar kelak mampu menggapai cita-cita serta memutus rantai kemiskinan.
"Saya berpesan kepada anak-anak ku semua agar belajar dengan tekun, menjaga kedisiplinan, serta membangun pertemanan yang baik, sekaligus saya juga minta kepala sekolah agar menjaga dan membimbing anak-anak didik ini dengan sepenuh hati," pesan Rico Waas.
Senada dengan hal tersebut, Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf dalam sambutanya mengatakan bahwa Sekolah Rakyat tidak hanya sekadar sarana transfer ilmu pengetahuan, melainkan wujud nyata amanat UUD 1945 Pasal 34 tentang perlindungan fakir miskin dan anak terlantar oleh negara.
"Melalui pendekatan rehabilitasi sosial, program ini sukses memulihkan kepercayaan diri, kedisiplinan, dan semangat para siswa untuk kembali berani mengejar cita-cita," ujar Saifullah Yusuf.
?Saifullah Yusuf juga mengajak para kepala daerah, tokoh masyarakat, tokoh agama, hingga warga sekitar untuk ikut serta menjaga, mengawasi, serta memberikan dukungan penuh bagi anak-anak titipan negara ini.
"Sinergi antara pemerintah pusat, TNI, Polri, pemda, dan masyarakat luas diharapkan mampu mengawal Sekolah Rakyat melahirkan generasi unggul yang tidak hanya mengubah nasib keluarga mereka, tetapi juga masa depan Indonesia," Pungkasnya.
Turut hadir dalam kegiatan itu Wakil Ketua DPRD Medan Zulkarnaen, Pj Sekda Kota Medan Erfin Fachrurrazi, Kepala Dinas Kominfo Kota Medan Arrahmaan Pane, Kepala Dinas Sosial Kota Medan Khoiruddin serta sejumlah pimpinan perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kota Medan.(hm)
RADARMEDAN.COM, KARO – Kepolisian Resor (Polres) Tanah Karo bergerak cepat mengungkap kasus dugaan pencurian dengan kekerasan yang menewaskan seorang dosen Institut Teknologi Bisnis (ITB) Kabanjahe, Asprina br Surbakti (38). Petugas berhasil mengamankan dua orang tersangka yang diduga terlibat langsung dalam peristiwa berdarah . . .
RADARMEDAN.COM — Aktivitas seorang perempuan yang menggunakan sejumlah nama akun dan mencantumkan berbagai gelar akademik serta profesi kedokteran di media sosial TikTok menjadi perhatian publik.
Perempuan yang disebut bernama Nurlian Galingging itu diketahui tampil dengan sejumlah gelar, di antaranya profesor, dokter spesialis . . .
RADARMEDAN.COM – Konflik seputar pengosongan fasilitas Chapel Oikumene Universitas Sumatera Utara (USU) memanas dan berujung ke ranah hukum pidana. Menyusul eksekusi pengosongan oleh pihak kampus pada Senin (10/8/2026), Pdt. Gloria Iriany Balle, S.Th., M.Div., resmi melaporkan Rektor USU beserta sejumlah pihak ke Sentra Pelayanan Kepolisian . . .
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .