Bendera Suku Batak Berkibar, Gerilyawan Siantar Kuasai Truk Angkutan Kayu
Oleh : Radar Medan | 05 Jun 2021, 22:48:31 WIB | 👁 5519 Lihat Sekitar Kita
RADARMEDAN.COM, Pematangsiantar - Puluhan orang yang berasal dari masyarakat dan mahasiswa dan menamakan dirinya Gerilyawan Siantar melakukan aksi damai didepan gerbang kampus Universitas Simalungun Jalan Sisingamangaraja, Kecamatan Siantar Sitalasari Kota Pematangsiantar, Sabtu,(05/06/2021) sekira pukul 10.00 WIB dengan menghentikan truk jenis Fuso yang melintas dan membawa muatan kayu.
Orator gerilyawan Siantar, Dofasep Hutahean menyampaikan selama TPL berjalan dan pembalakan liar dengan merusak lingkungan hutan terus di biarkan maka akan tetap melakukan aksi turun ke jalan.
"Selama pembalakan liar tetap dibiarkan sehingga lingkungan hutan rusak dan perusahaan TPL masih tetap beroperasi kami akan selalu mengkonsolidasikan semua elemen untuk kembali turun kejalan," ucapnya dengan lantang.
Ia menambahkan jika aksi hari ini hanya sebagai seremoni atas pengerusakan lingkungan yang semakin massif di kawasan tano batak secara terus menerus tanpa ada penindakan.
Kordinator aksi Arianto Sitorus menambahkan, jika masyarakat khususnya masyarakat adat Batak gerah atas terjadinya pembiaran yang selama ini terjadi terhadap lingkungan hutan yang akhirnya sebabkan kondisi longsor dan banjir. Mengingat hak-hak masyarakat adat yang diakui dalam UUPA nomor 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia serta perundang-undangan lainnya.
"Bahwa masyarakat adat Tano Batak sudah gerah akibat perampasan wilayah adat yang dilakukan oleh PT TPL yang menimbulkan banyak dampak terhadap masyarakat,"ungkapnya.
Saat ini sumber mata pencarian masyarakat adat di wilayah konsesi terus mengalami penurunan karena kerusakan ladang pertanian dan gagal panen, kekeringan dan sulitnya mendapatkan air bersih.
Mirisnya lagi, adanya dugaan tindakan kekerasan dan pelanggaran HAM yang dilakukan PT TPL telah melanggar perlindungan terhadap masyarakat adat, ihwal ini juga tertuang dalam UU No. 39 tahun 1999 tentang HAM.
Dalam Aksi ini, Gerilyawan Siantar Menyampaikan beberapa tuntutan, antara lain :
1.Mendesak Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan agar segera menghentikan pemberian izin konsesi dan mencabut izin konsesi PT. TPL di Tano Batak;
2.Melakukan perbaikan serta pemulihan kawasan Tano Batak dan mengganti kerugian akibat kerusakan-kerusakan lingkungan yang terjadi selama ini
3.Mengembalikan hak masyarakat adat terhadap tanahnya
4.Menghentikan segala bentuk kekerasan dan intimidasi maupun kriminalisasi terhadap masyarakat adat.
5.Meminta pihak kepolisian untuk berpihak kepada rakyat sesuai dengan tugas dan fungsinya.
Dilokasi aksi, terlihat 1 unit truk Fuso mengangkat kayu gelondongan dan di hentikan dan diduduki dengan mengibarkan bendera khas suku Batak oleh massa Gerilyawan Siantar sebagai bentuk peringatan agar segera bertindak mengatasi kerusakan lingkungan di Tanoh Batak dan untuk segera menutup TPL.
Kapolsek Martoba, AKP Amir Mahmud, SH yang turut mengawal aksi massa Gerilyawan Siantar mengatakan, seharusnya massa aksi juga harus mempertanyakan kepada dinas terkait di Simalungun agar kejelasan informasi lebih banyak didapat oleh mahasiswa dan pemuda.
"Kami juga mengapresiasi aksi mahasiswa dan pemuda Siantar yang inovatif dan kreatif serta berlangsung tertib, aman dan damai," tutup Kapolsek Siantar Martoba. (Andrew Panjaitan)/PE
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .
RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.
Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .
RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran.
Update Ddata terbaru, . . .
Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU
RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .