Oleh : Radar Medan | 03 Des 2019, 13:59:51 WIB | 👁 1638 Lihat Kesehatan
Keterangan Gambar : Bupati Karo Terkelin Brahmana didampingi Kadis Kesehatan Drg Irna safrina dan sejumlah OPD Kab Karo melakukan pemukulan Gong launching secara resmi dibuka, selanjutnya dilakukan penandatangan komitmen RAD dan pemberian penghargaan kepada puskesmas terbaik.
RADARMEDAN.COM, KARO - Bupati Karo Terkelin Brahmana Launching Rencana Aksi Daerah (RAD) penanggulangan Tuberkulosis (TBC) Kabupaten Karo tahun 2020-2024, Selasa, (3/12) pukul 11.00 wib di Hotel Green Garden Berastagi.
Acara launching dihadiri oleh Kadis kesehatan propinsi sumut Khairani Ulfa, Kadis kesehatan drg Irna safrina Meliala, kantor kementerian agama Susadryanto, Kepala Bappeda Ir Nasib Sianturi, Kadis DPMD Abel Tarawai, Kadis Sosial Benyamin Sukatendel, Kadis BKKBN Seruan Sembiring, direktur RSU kabanjahe dr Arjuna, OPD kab Karo RSU amanda, RSU Efarina Etaham, Ketua IBI karo (Ikatan Bidan Indonesia) dan Ikatan Dokter Indonesia Kab Karo (IDI), Kabag Humas dan Protokol Djoko Sujarwanto.
Dalam sambutannya Bupati Karo Terkelin Brahmana menyampaikan Penanganan tuberkulosis di daerah-daerah Kab. Karo berbagai penanganan telah diupayakan, masalah utama adalah peningkatan anggaran perawatan kesehatan untuk penggantian kasus baru.
"Tuberkulosis (TBC) masih menjadi masalah di Indonesia dan khususnya Sumatera Utara beban yang dipikul masyarakat Indonesia akibat TBC juga belum berakhir bahkan Indonesia dikenal dunia sebagai negara dengan kasus TBC tertinggi nomor 3 di dunia. Apalagi sesuai data di Indonesia ada Sekitar 842.000 kasus baru tuberkulosis setiap tahun dari jumlah ini baru setengah yang ditemukan dan diobati. Diperkirakan terjadi 13 kematian per/jamnya akibat TBC, data dari Bappenas Tahun 2014 menunjukan 53% dari penderita TBC resistan obat akan mengalami kehilangan pekerjaan dan belum menuju target," jelas Bupati.
Lanjut Bupati, sedangkan kasus TBC di Kabupaten Karo Tahun 2019 Sebesar 1317 kasus. sudah ditemukan sampai dengan Triwulan III tahun 2019 sebanyak 562 orang ditambah data penyisiran kasus TBC RS 56 sehingga total jumlah kasus TB 618 (CDR 47%), masih belum memenuhi target 75 %. Namun, angka keberhasilan pengobatan (SR sampai dengan Triwulan III - Tahun 2018, 97 % sudah memenuhi target nasional 85 %. Beban yang ditanggung negara dan dampak sosial ekonomi masyarakat yang terkena penyakit ini juga tidak kecil .
Padahal, penemuan kasus menjadi penting agar penderita segera bisa diobati dan tidak menularkan ke orang lain. Peningkatan kapasitas dalam jumlah besar di kab. Karo sangat penting. Masalahnya, belum tentu puskesmas baru memiliki sumber daya manusia dan perangkat yang memadai, termasuk untuk menemukan dan mengatasi tuberkulosis.
"Untuk mengatasi masalah itu, dibuat sistem rujukan. Puskesmas yang tenaganya telah mampu mendiagnosis tuberkulosis dengan sempurna dan melengkapi laboratorium pemeriksaan menyupervisi puskesmas yang belum memadai. Penderita juga dapat dirujuk ke rumah sakit," imbuhnya.
Lebih lanjut dikatakan bupati, pelayanan puskesmas dan dinas kesehatan dapat meningkatkan angka penemuan kasus TBC meningkatkan angka kesembuhan dan kesuksesan program terhadap pengobatan pasien TBC menuju eleminasi TBC tahun 2030 dan Indonesia bebas TBC Tahun 2050.
Terkelin menambahkan di dalam RAD ini sudah nampak kontribusi pemerintah Kabupaten Karo dalam Kegiatan Pencegahan dan Penanggulangan Tuberkulosis dan diharapkan mulai Tahun 2020 kegiatan ini dapat memberikan dampak kesehatan bagi masyarakat di Kabupaten Karo.
Kadis Kesehatan Drg Irna Safrina Meliala mengatakan launcing rencana aksi daerah TBC ini dilaksanakan sebagai bentuk perhatian pemerintah daerah dalam mengatasi serta mengeliminasi penyakit Tuberkulosis (TBC) di Kabupaten Karo.
"Dilain sisi Irna menyatakan bahwa penyusunan Rencana Aksi Daerah (RAD) Tuberkulosis Kabupaten Karo tahun 2020-2024 telah melalui tahapan yakni tahapan sosialisasi penyusunan Rencana Aksi Daerah, tahapan konsultasi publik yang dilaksanakan, tahapan costing yakni membicarakan rencana kerja penanggulangan Tuberkulosis Tahun 2020-2024 di Kabupaten Karo, tahapan review dan ekspos Rancangan Akhir RAD (rencana aksi daerah)," ujarnya
Dipenghujung acara Bupati Karo Terkelin Brahmana memberikan penghargaan Kepada 3 puskesmas dengan capaian penemuan kasus tuberkulosis (CDR Case detection rate ) tertinggi tahun 2018, yaitu terbaik pertama Puskesmas Mardingding kriteria capaian (CDR) 67,2 %, kedua kriteria capaian 66,13 % oleh Puskesmas Tiga Panah, ketiga kriteria capaian (CDR) 65,6 % kepada Puskesmas Singa.
Dan penandatanganan komitmen bersama RAD (Rencana Aksi Daerah). (RT/RM)/PE/red
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .
RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.
Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .
RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran.
Update Ddata terbaru, . . .
Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU
RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .