Stafsus Menag Gugun Gumilar Datangi Chapel USU, Minta Ibadah Jalan Terus Damai Dulu Baru Renovasi Ini Sikap Kemenag dan Rektorat USU
Oleh : Radar Medan | 03 Agu 2026, 11:45:50 WIB | 👁 87 Lihat Nasional
Keterangan Gambar : Kementerian Agama (Kemenag) RI turun tangan memediasi kedua belah pihak hingga menyepakati jalan damai di Chapel Oikumene USU pada Minggu (2/8/2026).
RADARMEDAN.COM – Perselisihan terkait dugaan penutupan aktivitas ibadah di Chapel Oikumene Universitas Sumatera Utara (USU) yang sempat memicu dinamika akhirnya menemukan titik terang. Kementerian Agama (Kemenag) RI turun tangan memediasi kedua belah pihak hingga menyepakati jalan damai.
Pertemuan musyawarah tersebut digelar di Chapel Oikumene USU pada Minggu (2/8/2026).
Staf Khusus Menteri Agama RI Bidang Kerukunan, Pelayanan, Pengawasan Keagamaan, dan Kerja Sama Luar Negeri, H. Gugun Gumilar, MA., Ph.D., hadir memimpin dialog terbuka dengan semangat kekeluargaan walau sempat diwarnai interupsi.
Hadir mendampingi Stafsus Menag, Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Sumatera Utara H. Ahmad Qosbi, MM, serta Kepala Kantor Kemenag Kota Medan Dr. H. Impun Siregar, MA. Sementara dari pihak USU, dialog dihadiri oleh perwakilan para pihak diantaranya Wakil Rektor IV Bidang Perencanaan, Infrastruktur, dan Bisnis, Dr. Muhammad Anggia Muchtar, S.T., MM.IT., Prof. DR Robert Sibarani dan jajaran USU, sementara dari pihak Pendeta Gloria Iriany Bale, STh, ketua MUKI Sumut, Dedy Mauritz Simanjuntak, SH dan LBH MUKI, Egbert Budiman, SH. MH, hadir juga DR. Langsung Sitorus, Sekum PGI periode sebelumnya.
Poin Kesepahaman Damai
Dalam dialog yang difasilitasi kemenag tersebut, para pihak diberikan ruang untuk menyampaikan pandangan terkait dinamika yang terjadi di lingkungan Chapel Oikumene USU. Musyawarah ini disimpulkan sejumlah poin kesepahaman utama:
Pelayanan Ibadah Tetap Dibuka: Aktivitas ibadah tetap dibuka dan dapat dilaksanakan setiap hari Minggu untuk menjamin hak keagamaan umat.
Komitmen Jaga Kerukunan: Seluruh pihak berjanji menahan ego masing-masing, mengedepankan dialog, serta mengutamakan sikap saling menghormati dan akan membentuk tim yang berisi keduabelah pihak.
Renovasi Ditunda Sementara: Proses renovasi Chapel disepakati untuk dihentikan sementara hingga tercapai kesepakatan bersama melalui musyawarah kedua pihak.
Kemenag Sebagai Mediator: Kemenag menegaskan komitmennya untuk terus hadir membimbing, memediasi, dan melayani seluruh umat beragama dengan prinsip keadilan dan persaudaraan.
"Kerukunan adalah fondasi kehidupan berbangsa. Kementerian Agama hadir untuk semua umat, memastikan hak beribadah terlindungi, sekaligus mengedepankan musyawarah sebagai jalan terbaik dalam menyelesaikan setiap persoalan," tegas Gugun Gumilar.
Pesan Gugun Gumilar: Bersatu Dulu, Baru Renovasi
Usai pertemuan, Gugun Gumilar yang ditemui awak media di depan Chapel menegaskan bahwa fokus utama saat ini adalah memastikan pelayanan ibadah dan kegiatan keagamaan anak-anak sekolah minggu berjalan normal tanpa hambatan.
"Urusannya kepada warga ini dari pertemuan, ibadah jalan, pendidikan jalan, anak sekolah minggu tetap beribadah. Saya mendamaikan kedua belah pihak. Kemudian soal renovasi, tunggu sebentar ya, sabar dulu sedikit lagi. Yang penting aman dulu," ujar Gugun di hadapan para wartawan.
Ia menambahkan, renovasi bangunan baru bisa dilanjutkan setelah semua pihak duduk bersama dan memiliki kesepahaman yang sama.
"Renovasi menunggu semua pihak untuk bersatu dulu. Kalau sudah bersatu, mau hari ini mau besok silakan lapor. Renovasi tergantung Bapak Ibu semuanya. Pokoknya kita satu perjuangan, satu gereja, dan kita bersatu untuk Sumatera Utara," lanjutnya.
Sikap Kemenag dan Pihak Retrat USU
Kakan Kemenag Kota Medan, Dr. H. Impun Siregar, menjelaskan bahwa pengelolaan dan pemanfaatan bangunan rumah ibadah memiliki pedoman yang jelas, yakni Keputusan Sekjen Kemenag Nomor 101 Tahun 2023.
"Aturan ini menjadi landasan kami dalam memberikan pelayanan yang profesional, objektif, dan berkeadilan kepada seluruh masyarakat," jelas Impun.
Sementara itu, Wakil Rektor IV USU, Dr. Muhammad Anggia Muchtar, menyatakan pihaknya akan merespons hasil pertemuan ini dengan membentuk tim serta membawanya ke tingkat pimpinan universitas.
"Kita buat tim dulu yang pasti. Langkah normatif akan kita tempuh, tetap akan kita sampaikan nanti ke pimpinan. Yang jelas, kita tetap menempuh jalan damai," kata Anggia.
Terkait adanya isu Laporan Polisi (LP) yang sempat mencuat selama perselisihan, salah satu anggota rombongan pihak USU memberikan klarifikasi bahwa laporan tersebut dilayangkan oleh individu secara personal, bukan atas nama institusi USU. (HM)
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .
RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.
Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .
RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran.
Update Ddata terbaru, . . .
Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU
RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .