Bupati Tapteng akan Bagikan Sembako kepada 40 Ribu Warga Terdampak Covid-19

Oleh : Radar Medan | 18 Apr 2020, 13:33:13 WIB | 👁 1631 Lihat
Ekonomi
Bupati Tapteng akan Bagikan Sembako kepada 40 Ribu Warga Terdampak Covid-19

RADARMEDAN.COM, TAPTENG - Dalam rangka menangani dampak ekonomi yang disebabkan oleh Pandemi CORONA VIRUS DISEASE (COVID-19) Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah akan memberikan bantuan sembako kepada 40.000 Kepala Keluarga (KK) masyarakat Tapanuli Tengah. 

Hal tersebut disampaikan Bupati Tapanuli Tengah Bakhtiar Ahmad Sibarani di halaman kantor Bupati Tapanuli Tengah pada, Jumat (17/04/2020). 

"Pertama, perlu kami sampaikan tadi malam telah selesai dikebumikan salah satu warga kita dengan cara Protokol Penanganan COVID-19. Kedua, Kami sampaikan kami minta masyarakat tetap tenang, dan tidak jualan karena mulai besok kami minta Polres, dan Kodim, serta sat Pol PP mulai dari Kabupaten sampai Kecamatan untuk meminta masyarakat jangan berkumpul diluar rumah," ucap Bakhtiar Ahmad Sibarani. 

Selanjutnya Bupati Tapanuli Tengah Bakhtiar Ahmad Sibarani menyampaikan bantuan untuk 40.000 KK diperkirakan akan disalurkan pada tanggal 25 April 2020. 

"Karena untuk mendatangkan paket sembako itu yang berisikan beras, gula, minyak goreng, mie instan sudah kita tau membutuhkan proses karena jumlahnya cukup banyak, " ungkap Bupati Tapanuli Tengah. 

Selanjutnya Bupati Tapanuli Tengah menjelaskan, telah mengumpulkan Camat, Lurah dan Kepala Desa se - Kabupaten Tapanuli Tengah bahwa pada saat pembagian bantuan sembako tidak ada pengumpulan massa. 

"Maka mekanismenya masyarakat akan dipanggil kerumah aparat desa, kelurahan, atau ke kantor dengan memanggil lima orang saja sekali datang ke kantor, sehingga tidak ada pengumpulan massa, harus dihindarkan," jelas Bupati Tapanuli Tengah. 

Bupati Tapanuli Tengah mengingatkan kepada jajaran Pemerintahan agar tidak mengutip 1 rupiah pun kepada masyarakat dengan alasan apapun itu, apabila ada yang melakukannya akan dicopot dari jabatannya. 

Bupati Tapanuli Tengah juga mengatakan telah telah mengumpulkan 17.000 sak beras yang berasal dari uang pribadi para ASN. 

"Kami Bupati, Wakil Bupati, Sekda, Asisten, dan PNS Eselon II, III, IV serta seluruh Kepala Desa se - Kabupaten Tapanuli Tengah telah mengumpulkan 17.000 karung beras yang berasal dari uang pribadi kami masing - masing dan sedang disalurkan. Itu menunjukkan bahwa Pemerintah turut peduli terhadap masyarakat dalam meringankan beban mereka di masa COVID-19,"katanya. 

Bupati Tapanuli Tengah menghimbau masyarakat supaya jangan keluar rumah, dan jangan melakukan aktifitas berkerumun atau keramaian. 

Turut hadir dalam konferensi pers tersebut Wakil Bupati Tapanuli Tengah Darwin Sitompul, Sekretaris Daerah Tapanuli Tengah Hendri Susanto Lumbantobing, Ketua DPRD Tapanuli Tengah Khairul Kiyedi Pasaribu, Anggota DPRD Tapanuli Tengah Imam Safi'i, Plt. Asisten Pemerintahan dan Kesra, Asisten Administrasi dan Umum Setda Tapanuli Tengah.(Hery Manalu /PR). 


TAGS :


Komentar Facebook

Tuliskan Komentar dengan account Facebook

Kembali Ke halaman Utama

Berita Lainnya:

Deli_Serdang.jpg

Bantah Antikritik Soal Akun Anonim, Pemkab Deli Serdang Buka Suara Terkait Anggaran Rp38,5 Miliar

🔖 DAERAH 👤Radar Medan 🕔11:27:41, 22 Okt 2026

RADARMEDAN.COM, DELISERDANG – Polemik antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang dengan akun media sosial "Badan Perwakilan Netizen 2" makin menghangat. Di tengah krisis gagalnya pengesahan P-APBD 2026, langkah Pemkab yang melaporkan akun anonim tersebut ke Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) sempat memicu reaksi . . .

Berita Selengkapnya ▸
Tersangka_Karo1.jpg

Kasus Pembunuhan Dosen ITB Kabanjahe: Polisi Tangkap 2 Pelaku, Tim Masih Buru Pelaku Lainnya

🔖 HUKUM DAN KRIMINAL 👤Radar Medan 🕔16:35:35, 28 Sep 2026

RADARMEDAN.COM, KARO – Kepolisian Resor (Polres) Tanah Karo bergerak cepat mengungkap kasus dugaan pencurian dengan kekerasan yang menewaskan seorang dosen Institut Teknologi Bisnis (ITB) Kabanjahe, Asprina br Surbakti (38). Petugas berhasil mengamankan dua orang tersangka yang diduga terlibat langsung dalam peristiwa berdarah . . .

Berita Selengkapnya ▸
IMG_20260827_113028_compress46.jpg

Klaim Profesor hingga Dokter Spesialis di TikTok Disorot, Rekam Jejak Akademik Dipertanyakan

🔖 NASIONAL 👤Radar Medan 🕔17:40:04, 26 Agu 2026

RADARMEDAN.COM — Aktivitas seorang perempuan yang menggunakan sejumlah nama akun dan mencantumkan berbagai gelar akademik serta profesi kedokteran di media sosial TikTok menjadi perhatian publik. Perempuan yang disebut bernama Nurlian Galingging itu diketahui tampil dengan sejumlah gelar, di antaranya profesor, dokter spesialis . . .

Berita Selengkapnya ▸
dilaporkan1.jpg

Buntut Eksekusi Paksa Chapel, Pdt. Gloria Resmi Polisikan Rektor USU ke Polda Sumut, Ini Jawaban USU

🔖 UMUM 👤Radar Medan 🕔08:32:11, 12 Agu 2026

RADARMEDAN.COM – Konflik seputar pengosongan fasilitas Chapel Oikumene Universitas Sumatera Utara (USU) memanas dan berujung ke ranah hukum pidana. Menyusul eksekusi pengosongan oleh pihak kampus pada Senin (10/8/2026), Pdt. Gloria Iriany Balle, S.Th., M.Div., resmi melaporkan Rektor USU beserta sejumlah pihak ke Sentra Pelayanan Kepolisian . . .

Berita Selengkapnya ▸
pemain_Brasil_dan_Maroko.jpg

Brasil Dipaksa Maroko Bermain Imbang Sampai Turun Minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026

🔖 OLAHRAGA 👤Syaiful W Harahap 🕔06:09:28, 14 Jun 2026

RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS). Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .

Berita Selengkapnya ▸
5JT.jpg

Polda Sumut Bongkar Live TikTok Bermuatan Pornografi, Host Raup Rp5 Juta per Hari

🔖 HUKUM DAN KRIMINAL 👤Radar Medan 🕔21:06:51, 11 Jun 2026

RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok. Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .

Berita Selengkapnya ▸
Tim_Hukum_MUKI.jpg

USU Dinilai Kebablasan, Tim Hukum MUKI Sumut Desak Menag Turun Tangan Urus Polemik Gereja POUK

🔖 UMUM 👤Radar Medan 🕔17:05:29, 26 Mei 2026

RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .

Berita Selengkapnya ▸
eselon.jpg

Lantik Eselon II, III dan IV, Rico Waas Beri Deadline 6 Bulan bagi Pejabat Baru Untuk Tunjukkan Peru

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔18:53:21, 16 Apr 2026

RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .

Berita Selengkapnya ▸
provokasi.jpg

Waspada Penunggang Gelap di Balik Isu Babi: Jangan Kasih Celah Mafia Narkoba Obok-obok Medan!

🔖 OPINI 👤Radar Medan 🕔11:55:43, 01 Mar 2026

RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .

Berita Selengkapnya ▸
demo11.jpg

Ribuan Massa Kepung Balai Kota Medan, Wali Kota Rico Waas Akhirnya Tarik SE Dagang Babi

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔20:01:13, 26 Feb 2026

RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026). Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .

Berita Selengkapnya ▸

Berita Utama

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami.

Jejak Pendapat

Bagaimana pandangan anda atas Pilkada 2024?
  Tidak Ada Pilihan
  Tidak Puas
  Puas