Ditreskrimum Polda Sumut Periksa Istri Kedua Jamaluddin Selama 15 Jam Lebih
Oleh : Radar Medan | 28 Des 2019, 10:32:56 WIB | 👁 2353 Lihat Hukum dan Kriminal
Keterangan Gambar : KUNJUNGI : Kapolda Sumut, Irjen Pol Martuani Sormin saat meninggalkan ruangan Ditreskrimum Unit Jahtanras, usai mengunjungi dan menyaksikan pemeriksaan ulang terhadap Saridah Hanum istri kedua Jamaluddin Hakim PN Medan yang tewas dibunuh itu.(Dok Sib)
Saridah Hanum, istri kedua Jamaluddin, Hakim Pengadilan Negeri (PN) Medan yang tewas dibunuh diperiksa Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskirmum) Polda Sumut, Selasa (24/12) malam.
Selain memeriksa Saridah Hanum, penyidik Subdit III Jahtanras Ditreskrimum juga memeriksa seorang yang memiliki hubungan dengan Jamaluddin. Hanya saja, polisi belum membeberkan identitas orang yang bersangkutan itu.
Kasubbid Penmas Bid Humas Polda Sumut, AKBP MP Nainggolan saat dikonfirmasi wartawan, Kamis (26/12) siang di ruang kerjanya membenarkan terkait adanya pemeriksaan terhadap istri kedua Jamaluddin.
"Iya benar, telah diperiksa Saridah Hanum. Hanya saja kita belum mengetahui hasil pemeriksaan itu dan apa saja pertanyaan dan jawaban yang diberikannya" sebut MP Nainggolan.
Informasi diperoleh wartawan, Saridah Hanum warga Provinsi Aceh ini diperiksa lebih dari 15 jam, pemeriksaan wanita yang diketahui istri kedua dari Jamaluddin ini sejak Selasa (24/12) sekira pukul 10.00 Wib pagi.
Pemeriksaan Saridah Hanum juga menjadi perhatian khusus Kapolda Sumut, Irjen Pol Martuani Sormin yang langsung menghadiri pemeriksaan ulang terhadap orang yang paling dekat dengan Jamaluddin.
"Iya, sampai saat ini yang bersangkutan (Saridah Hanum) diperiksa sebagai saksi, belum selesai diperiksa, jadi nanti kita tunggu hasilnya. Ini merupakan pemeriksaan ulang, hasilnya belum dapat. Hari ini ada dua orang yang diperiksa, sedangkan satu orang tidak hadir, kalau mau lebih detail, tanya kepada penyidiknya," kata Kapolda Sumut, Irjen Pol Martuani Sormin, usai melihat proses pemeriksaan Saridah Hanum, sekira pukul 23:20 WIB.
Saat ditanya siapa sosok yang diperiksa sebagai saksi dan apakah saksi itu akan dipulangkan serta dua anak Saridah ikut diperiksa, Jenderal dengan pangkat bintang dua dipundak ini belum bisa membeberkannya.
"Pemeriksaan belum selesai, jadi kita tunggu saja dulu, mereka diperiksa sebagai saksi," terang Martuani Sormin sambil meninggalkan beberapa awak media.
Sebagaimana diketahui, Saridah Hanum datang bersama dengan dua orang anak yang masih di bawah umur berinisial KH serta KA. Selain itu, mereka bersama seorang supir yang masih ada hubungan keluarga.
Polda Sumut dan Polrestabes Medan terus melakukan pemeriksaan sejumlah saksi atas tewasnya, Jamaluddin hakim Pengadilan Negeri (PN) Medan merangkap Humas PN Medan itu. Meski petugas kepolisian belum bisa menentukan siapa dalang ataupun eksekutor pelaku pembunuhan Jamaluddin yang ditemukan tewas di dalam mobil Toyota Land Cruiser BK 77 HD dan terperosok di jurang di Desa Sukarame, Kecamatan Kutalimbaru Kabupaten Deliserdang.
Namun, setidaknya polisi sudah memeriksa sebanyak 50 orang saksi yang dianggap mengetahui dan melihat peristiwa tersebut. "Iya sudah ada lima puluh orang saksi yang diambil keterangan, sebelumnya sekitar 38 orang. Mereka mempunyai jawaban atau alibi masing masing, sampai saat ini belum ada penetapan tersangka dalam kasus dugaan pembunuhan Jamaluddin," kata Kabid Humas, Tatan Dirsan beberapa waktu lalu.
Atas kasus kematian Jamaluddin, tim dari Laboratorium Forensik Mabes Polri juga ikut membantu Polda Sumut untuk menanganinya. Bahkan, Jumat 20 Desember lalu telah melakukan gelar perkara. Namun belum juga dapat menentukan siapa tersangkanya. (T04/f)/SIB/PE/red
RADARMEDAN.COM, KARO – Kepolisian Resor (Polres) Tanah Karo bergerak cepat mengungkap kasus dugaan pencurian dengan kekerasan yang menewaskan seorang dosen Institut Teknologi Bisnis (ITB) Kabanjahe, Asprina br Surbakti (38). Petugas berhasil mengamankan dua orang tersangka yang diduga terlibat langsung dalam peristiwa berdarah . . .
RADARMEDAN.COM — Aktivitas seorang perempuan yang menggunakan sejumlah nama akun dan mencantumkan berbagai gelar akademik serta profesi kedokteran di media sosial TikTok menjadi perhatian publik.
Perempuan yang disebut bernama Nurlian Galingging itu diketahui tampil dengan sejumlah gelar, di antaranya profesor, dokter spesialis . . .
RADARMEDAN.COM – Konflik seputar pengosongan fasilitas Chapel Oikumene Universitas Sumatera Utara (USU) memanas dan berujung ke ranah hukum pidana. Menyusul eksekusi pengosongan oleh pihak kampus pada Senin (10/8/2026), Pdt. Gloria Iriany Balle, S.Th., M.Div., resmi melaporkan Rektor USU beserta sejumlah pihak ke Sentra Pelayanan Kepolisian . . .
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .