Dua Rumah Rata dengan Tanah, Sugiati Minta Pemda Bergerak Cepat Salurkan Bantuan
Oleh : Radar Medan | 11 Feb 2026, 22:10:17 WIB | 👁 540 Lihat Daerah
Keterangan Gambar : Warga Dusun II, Desa Kulasar, Kecamatan Silinda, Kabupaten Serdang Bedagai, Rabu (11/2/2026)
RADARMEDAN.COM, SERDANGBEDAGAI - Kobaran api mengamuk di Dusun II, Desa Kulasar, Kecamatan Silinda, Kabupaten Serdang Bedagai, Rabu (11/2/2026) sekitar pukul 12.00 WIB. Dalam hitungan menit, dua unit rumah warga rata dengan tanah setelah diduga terjadi kebocoran gas elpiji.
Asap hitam pekat membumbung tinggi, terlihat dari kejauhan. Warga yang sedang beraktivitas siang hari sontak panik dan berlarian menuju lokasi. Api dengan cepat membesar, melalap bangunan semi permanen beserta seluruh isinya. Dua unit sepeda motor dan sejumlah surat berharga tak sempat diselamatkan.
Rumah yang terbakar diketahui milik Bapak Panda dan Ibu Amiati Pastaria Hondro, pegawai kantor desa. Seorang warga dilaporkan mengalami luka bakar dalam peristiwa tersebut dan segera dilarikan ke rumah sakit menggunakan mobil dinas Camat Silinda.
Upaya pemadaman dilakukan secara manual oleh warga dengan peralatan seadanya, mengingat lokasi kejadian cukup jauh dari jangkauan petugas pemadam kebakaran.
Namun derasnya kobaran api membuat dua rumah itu tak terselamatkan sebelum akhirnya petugas Damkar tiba di lokasi.
Untuk mencegah api merembet ke bangunan lain, warga terpaksa merobohkan satu rumah milik Jendam Sitepu yang berada persis di samping titik api.
“Dua rumah habis terbakar. Satu rumah terpaksa dihancurkan agar api tidak menjalar. Korban sudah dibawa ke rumah sakit,” ujar Sitepu.
Suasana haru dan kepanikan menyelimuti lokasi. Pemilik rumah tampak syok menyaksikan tempat tinggal mereka luluh lantak dalam waktu singkat. Kerugian materil ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.
Sementara itu, Anggota DPRD Sumatera Utara dari Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Sugiati, S.Ag., langsung turun ke lokasi begitu menerima kabar musibah tersebut. Ia menyampaikan empati mendalam kepada keluarga korban dan masyarakat sekitar.
"Saya sangat prihatin atas musibah ini. Ini bukan hanya kehilangan harta benda, tetapi juga meninggalkan trauma bagi keluarga. Keselamatan dan pemulihan korban harus menjadi prioritas,” ujar Sugiati.
Ia menegaskan akan berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten, dinas sosial, serta pihak terkait agar bantuan darurat seperti kebutuhan pokok, pakaian, serta dukungan perbaikan rumah dapat segera disalurkan.
Selain itu, ia juga mendorong adanya edukasi berkelanjutan kepada masyarakat mengenai keselamatan penggunaan gas elpiji dan sistem keamanan rumah tangga.
“Kejadian ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk lebih waspada. Saya akan mendorong adanya sosialisasi keselamatan dan memastikan korban mendapatkan perhatian yang layak agar dapat segera bangkit kembali,” tegasnya.(rmh/PE)
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .
RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.
Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .
RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran.
Update Ddata terbaru, . . .
Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU
RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .