Ekonom USU: Penurunan Inflasi Jadi Cermin Kinerja Kepala Daerah di Sumut
Oleh : Radar Medan | 08 Des 2025, 19:14:24 WIB | 👁 538 Lihat Tokoh
Keterangan Gambar : Ekonom Universitas Sumatera Utara (USU) Wahyu Ario Pratomo ketika diwawancara di Kantor Gubernur Sumatera Utara Jalan Pangeran Diponegoro, Medan, Senin (8/12/2025).
RADARMEDAN.COM – Penurunan inflasi di Sumatera Utara (Sumut) dinilai sebagai cermin kinerja kepala daerah dalam menjaga stabilitas harga. Hal itu disampaikan Pengamat Ekonomi Universitas Sumatera Utara (USU) Wahyu Ario Pratomo, menanggapi inflasi year on year (y/y) Sumut yang turun menjadi 3,96% pada November 2025 dari 4,97% pada Oktober dan 5,32% pada September 2025.
Menurut Wahyu, tren penurunan tersebut menunjukkan intervensi Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut, pemerintah kabupaten/kota, dan pemangku kepentingan lainnya berjalan efektif.
“Salah satunya adalah dengan mendatangkan cabai merah dari Jember, Jawa Timur, sebanyak 50 ton kemarin. Ini intervensi yang pintar. Bisa dilihat, inflasi yang tadinya 5,32% pada September 2025 kemudian turun,” ujarnya saat ditemui di Kantor Gubernur Sumut, Jalan Pangeran Diponegoro 30, Medan, Senin (8/12/2025).
Wahyu menjelaskan bahwa inflasi di Sumut sangat dipengaruhi harga komoditas seperti cabai merah, bawang merah, beras, dan ayam ras. Komoditas tersebut kerap menjadi penyumbang utama inflasi di daerah.
“Inflasi juga sebagai ukuran kinerja kepala daerah,” tegas Dosen Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi dan Bisnis USU ini.
Ia menambahkan, inflasi dapat dipicu kurangnya produksi terhadap permintaan serta infrastruktur distribusi yang belum optimal, sehingga menimbulkan biaya logistik yang tinggi.
Wahyu menyarankan pemerintah memperkuat kerja sama antarwilayah, mengoptimalkan infrastruktur, menjaga stabilitas harga melalui pasar murah dan operasi pasar, meningkatkan produksi komoditas pangan dan hortikultura, serta melakukan mitigasi risiko inflasi sejak dini.
Sementara itu, Kepala Biro Perekonomian Setdaprovsu Poppy Marulita Hutagalung menyampaikan bahwa Pemprov Sumut telah menerapkan strategi 4K, Keterjangkauan Harga, Ketersediaan Pasokan, Kelancaran Distribusi, dan Komunikasi Efektif, sebagaimana tercantum dalam Peta Jalan Pengendalian Inflasi Daerah Sumut 2025–2027.
“Operasi pasar, sidak pasar dan gudang distributor, monitoring pasokan, serta penguatan tata niaga bahan pokok terus dilakukan. Begitu juga gerakan pangan murah, pembentukan toko pantau inflasi, perluasan Rumah Pangan Kita (RPK), dan penyusunan kajian pengendalian inflasi,” ujar Poppy.
Selain itu, Pemprov Sumut juga menggencarkan gerakan menanam dan panen serentak, penguatan infrastruktur, serta peningkatan kerja sama antar daerah. Peran BUMN/BUMD, UMKM, dan koperasi juga ditingkatkan dalam tata niaga pangan strategis.
“Untuk tahun 2026, terdapat pengembanagan kawasan produksi padi di Simalungun dan Deliserdang seluas 2.000 hektare. Kawasan produksi jagung di Simalungun dan Dairi seluas 2.000 hektare, perluasan kawasan produksi cabai juga dilakukan di Simalungung, Dairi, Humbahas, dan Samosir seluas 200 hektare. Serta perluasan kawasan produksi bawang merah seluas 200 hektare di Simalungun, Humbahas, Samosir, Dairi,” pungkasnya.
Diketahui, gerakan tanam dan panen serentak, serta pengembangan kawasan produksi padi, jagung dan cabai ini, merupakan bagian dari Program Jaminan Kestabilan Harga Komoditi Pangan (JASKOP) yang digagas Gubernur Sumut Muhammad Bobby Afif Nasution bersama Wakil Gubernur Sumut Surya. Program JASKOP merupakan langkah strategis Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut dalam menjaga kestabilan harga pangan melalui penguatan produksi dan distribusi komoditas.(r/PE)
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .
RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.
Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .
RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran.
Update Ddata terbaru, . . .
Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU
RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .
RADARMEDAN.COM – Kapolrestabes Medan Kombes Jean Calvijn Simanjuntak dalam temu pers memberi penjelaskan kepada wartawan bahwa kasus pembakaran rumah seorang Hakim Pengadilan Negeri (PN) Medan di Komplek Taman Harapan Indah, Blok D No. 25, dipastikan merupakan aksi pembakaran berencana oleh mantan sopir korban. Hal itu disampaikan dalam . . .
RADARMEDAN.COM - Dalam era informasi yang berkembang sangat cepat dan luas, pejabat negara maupun swasta diingatkan untuk lebih selektif dalam memilih media yang dijadikan sumber informasi. Penting bagi pejabat negara untuk mengenali media dan jurnalis yang kredibel agar informasi yang diterima maupun disebarkan dapat . . .
RADARMEDAN.COM - Persaingan media online di Sumatera Utara kian dinamis. Berdasarkan hasil penelusuran dan pemeringkatan yang dilakukan hari ini (3/11/2025), tercatat 30 media online berkantor di Provinsi Sumatera Utara menjadi yang paling banyak dikunjungi pembaca sepanjang tahun 2025.
Dalam daftar tersebut, Tribun-Medan.com masih menempati . . .