Gelar Melayu Serumpun Pukau Ribuan Pengunjung dan Berhasil Promosikan Pariwisata Kota Medan
Oleh : Radar Medan | 03 Jun 2024, 13:41:29 WIB | 👁 1141 Lihat Seni & Budaya
Keterangan Gambar : Penutupan Gelar Melayu Serumpun ke -7 tahun 2024 ini dilakukan Wali Kota Medan Bobby Nasution diwakili Wakil Wali Kota Medan Aulia Rachman di Istana Maimun, Sabtu (1/6/24)
RADARMEDAN.COM - Penampilan tarian Melayu dari 29 delegasi berhasil memikat dan memukau ribuan pengunjung yang hadir dalam penutupan Gelar Melayu Serumpun ke - 7 yang digelar Pemko Medan di Istana Maimun, Sabtu (1/6/24). Pagelaran seni budaya Melayu Nasional dan Internasional yang termasuk dalam Kharisma Event Nusantara 2024 ini juga berhasil mempromosikan pariwisata di Kota Medan.
Penutupan Gelar Melayu Serumpun ke -7 tahun 2024 ini dilakukan Wali Kota Medan Bobby Nasution diwakili Wakil Wali Kota Medan Aulia Rachman. Hadir pada event yang bertemakan Tak Akan Hilang Melayu di Bumi, Ahli Majelis Bandaraya Ipoh, Datuk Ahmad Hariri Bin Haji Kamaruddin, Pj Sekda Medan Topan Obaja Putra Ginting, segenap Kepala Daerah dari delegasi atau kontingen, Unsur Forkopimda, Pimpinan Perangkat Daerah, Camat dan Lurah se-kota Medan.
Dalam penampilannya masing-masing delegasi atau kontingen menampilkan atraksi seni dan budaya yang dikemas dengan pertunjukan yang atraktif sehingga membuat pengunjung terhibur. Selain itu di akhir acara seluruh delegasi berkolaborasi melakukan tarian Melayu.
Atas penampilan dan partisipasinya seluruh delegasi pada Gelar Melayu Serumpun, Wakil Wali Kota Medan bersama Pj Sekda Medan menyerahkan cenderamata ke masing-masing delegasi sebagai bentuk terima kasih dan apresiasi Pemko Medan karena turut serta dalam memeriahkan perhelatan tersebut.
"Kami atas nama Pemko Medan mengucapkan terima kasih kepada delegasi dari negara tetangga dan dalam negeri karena telah ikut serta dan menyemarakkan Gelar Melayu Serumpun," kata Wakil Wali Kota Medan.
Menurut Aulia Rachman, Gelar Melayu Serumpun ini menjadi agenda Kota Medan yang masuk dalam agenda Nasional. Oleh sebab itu masyarakat kota Medan harus bangga karena kita terus komitmen dalam melestarikan kebudayaan khususnya seni budaya Melayu.
"Pemko Medan tetap konsisten menjaga kebudayaan melayu. artinya kota Medan tidak terlepas dari masyarakat Melayu. Insyaallah kebersamaan kita ini menjadi kekuatan dan kebersamaan untuk membangun bangsa," ujar Aulia Rachman.
Kepada masyarakat kota Medan Aulia Rachman berpesan agar dapat mengabadikan dan menyebarluaskan acara Gelar Melayu Serumpun agar semua mengetahui bahwasanya masyarakat kota Medan tetap menjaga adat istiadat dan budaya Melayu, sebab Medan tidak terlepas dari Melayu.
Sebelumnya Kadis Pariwisata Yuda Setiawan dalam laporannya mengatakan Gelar Melayu Serumpun ke -7 yang berlangsung selama 4 hari dari tanggal 29 Mei sampai 1 Juni ini kembali ditetapkan sebagai Kharisma Event Nusantara 2024 oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia.
"29 Delegasi dari luar negeri dan dalam negeri telah menampilkan tarian seni budaya melayu pada Gelar Melayu Serumpun. Melalui event ini diharapkan dapat menjadi wadah seniman berkreasi dalam bentuk pagelaran Melayu dan memberikan edukasi bagi masyarakat terhadap seni budaya Melayu serta menjadi promosi pariwisata di kota Medan," jelasnya.
Dijelaskan Yuda, Gelar Melayu Serumpun ini juga dimeriahkan oleh pameran dan bazar UMKM ekonomi kreatif. Sebanyak 42 stan disediakan untuk pelaku usaha berjualan. Tercatat transaksi dari 30 stan bazar UMKM ekonomi kreatif dari hari pertama sampai hari ketiga berjumlah Rp 289.093.000,-.
Selanjutnya penutupan Gelar Melayu Serumpun ke -7 tahun 2024 ditandai dengan menari melayu bersama Wakil Wali Kota Medan, Pj Sekda Medan dan tamu undangan dengan seluruh delegasi yang ikut memeriahkan perhelatan tersebut. (hm/PE)
RADARMEDAN.COM, KARO – Kepolisian Resor (Polres) Tanah Karo bergerak cepat mengungkap kasus dugaan pencurian dengan kekerasan yang menewaskan seorang dosen Institut Teknologi Bisnis (ITB) Kabanjahe, Asprina br Surbakti (38). Petugas berhasil mengamankan dua orang tersangka yang diduga terlibat langsung dalam peristiwa berdarah . . .
RADARMEDAN.COM — Aktivitas seorang perempuan yang menggunakan sejumlah nama akun dan mencantumkan berbagai gelar akademik serta profesi kedokteran di media sosial TikTok menjadi perhatian publik.
Perempuan yang disebut bernama Nurlian Galingging itu diketahui tampil dengan sejumlah gelar, di antaranya profesor, dokter spesialis . . .
RADARMEDAN.COM – Konflik seputar pengosongan fasilitas Chapel Oikumene Universitas Sumatera Utara (USU) memanas dan berujung ke ranah hukum pidana. Menyusul eksekusi pengosongan oleh pihak kampus pada Senin (10/8/2026), Pdt. Gloria Iriany Balle, S.Th., M.Div., resmi melaporkan Rektor USU beserta sejumlah pihak ke Sentra Pelayanan Kepolisian . . .
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .