Hadi Pranoto Ternyata Bukan Dokter, Hanya Panggilan Kesayangan
Oleh : Radar Medan | 04 Agu 2020, 11:12:14 WIB | 👁 2004 Lihat Kesehatan
Keterangan Gambar : Hadi Pranoto yang disebut sebagai pakar Mikrobiologi dalam video milik Anji. (Repro Facebook Anji Manji)/JP
RADARMEDAN.COM, Jakarta - Sosok Hadi Pranoto akhirnya menjawab hebohnya video di media sosial pada kanal YouTube milik musisi Erdian Aji Prihartanto alias Anji dalam wawancara pada 31 Juli 2020. Klaim obat anti Covid-19 yang diceritakan Hadi Pranoto dalam video itu dinilai tak berdasar uji klinis. Latar belakangnya sebagai dokter dan profesor juga tak terdaftar dalam daftar Ikatan Dokter Indonesia (IDI) atau daftar para ilmuwan di Indonesia.
Ternyata itu semua benar. Hadi Pranoto mengakui bahwa dirinya memang bukan dokter atau profesor. Itu hanya sebutan dari teman-temannya. Hadi mengklaim teman-temannya selama ini kagum atas dirinya sebagai anak bangsa yang bisa menjadi penemu.
“Kami juga sudah sampaikan pada IDI bahwa kalau di database nama saya pasti tidak ada. Karena saya bukan dokter, dan saya tak ada hubungan dengan atau kerja sama dengan IDI,” tegasnya kepada JawaPos.com, Senin (3/8).
“Saya tak pernah declare diri saya seorang dokter atau seorang profesor. Itu kan panggilan kesayangan teman-teman saya karena merasa bangga ada anak bangsa, orang kecil, bisa menemukan suatu herbal yang bermanfaat untuk pengobatan Covid-19,” ujarnya.
Hadi menilai latar belakang bukanlah hal yang penting dalam menemukan obat Covid-19. Anak bangsa siapapun boleh-boleh saja dan harus didukung.
“Saya tak mau membahas masalah background saya, saya mau membahas bagaimana herbal ini bisa bermanfaat untuk menyembuhkan Covid-19. Saya tak mau membahas itu, itu kan nanti jadi salah persepsi lagi,” tukasnya.
Menurutnya, masalah Covid-19 tak membutuhkan latar belakang seseorang dalam hal penemuan obatnya atau pencegahannya. Sebab yang terpenting adalah berpacu dengan waktu dalam kaitannya dengan kemanusiaan yang harus segera disembuhkan dari Covid-19.
“Saya sampaikan kita di sini tak perlu melihat apa siapa latar belakangnya apa. Yang penting orang itu temukan obat berkualitas. Lagipula ini kan masalah herbal. Enggak ada hubungannya sama IDI,” katanya. “Banyaknya tim riset dari anak bangsa, seyogyanya diberi tempat yang luas,” lanjutnya.
Sebelumnya, Wakil Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dr. Mohammad Adib Khumaidi menjelaskan ada 2 hal yang disorot dalam kasus ini. Pertama adalah sosok Hadi Pranoto itu sendiri yang mengaku Profesor atau Ahli Mikrobiologi Klinis, kemudian konten video tersebut dinilai membuat resah dan kebohongan publik.
Menurut Adib, di kalangan dunia medis dan jaringan sesama dokter atau para ahli, nama Hadi Pranoto tidak dikenal sebagai profesor atau ahli. Tak ada namanya di dalam database IDI.
Kemudian yang kedua adalah menyoroti masalah konten. Hadi Pranoto dalam video Anji menyebutkan, bahwa obat cairan antibodi yang ditemukannya bisa menyembuhkan dan mencegah Covid-19. Padahal hingga hari ini, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) belum mengumumkan obat Covid-19 secara resmi. (Jawa Pos)/PE
RADARMEDAN.COM, KARO – Kepolisian Resor (Polres) Tanah Karo bergerak cepat mengungkap kasus dugaan pencurian dengan kekerasan yang menewaskan seorang dosen Institut Teknologi Bisnis (ITB) Kabanjahe, Asprina br Surbakti (38). Petugas berhasil mengamankan dua orang tersangka yang diduga terlibat langsung dalam peristiwa berdarah . . .
RADARMEDAN.COM — Aktivitas seorang perempuan yang menggunakan sejumlah nama akun dan mencantumkan berbagai gelar akademik serta profesi kedokteran di media sosial TikTok menjadi perhatian publik.
Perempuan yang disebut bernama Nurlian Galingging itu diketahui tampil dengan sejumlah gelar, di antaranya profesor, dokter spesialis . . .
RADARMEDAN.COM – Konflik seputar pengosongan fasilitas Chapel Oikumene Universitas Sumatera Utara (USU) memanas dan berujung ke ranah hukum pidana. Menyusul eksekusi pengosongan oleh pihak kampus pada Senin (10/8/2026), Pdt. Gloria Iriany Balle, S.Th., M.Div., resmi melaporkan Rektor USU beserta sejumlah pihak ke Sentra Pelayanan Kepolisian . . .
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .