28 Tahun Mengabdi, Sekda Labuhanbatu Sampaikan Permohonan Pamit
Oleh : Radar Medan | 27 Jul 2026, 11:42:42 WIB | 👁 59 Lihat Daerah
Keterangan Gambar : Suasana haru menyelimuti pelaksanaan apel pagi di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Labuhanbatu, yang digelar di lapangan BKPP Senin (27/7/2026).
RADARMEDAN.COM, LABUHANBATU - Suasana haru menyelimuti pelaksanaan apel pagi di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Labuhanbatu, yang digelar di lapangan BKPP Senin (27/7/2026). Momen rutin awal pekan ini menjadi sangat istimewa dan emosional karena merupakan kali terakhir Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Labuhanbatu, Hasan Heri Rambe memimpin apel kelompok 1,2,3 dan 4 bersama jajarannya.
Dihadapkan para staf ahli, asisten, kepala badan, kepala dinas, hingga seluruh pejabat struktural, fungsional, dan staf Aparatur Sipil Negara (ASN), Hasan secara resmi menyampaikan permohonan pamit, menandai berakhirnya perjalanan panjang pengabdian formalnya di birokrasi pemerintahan.
"Apel pagi ini terasa sangat berkesan bagi saya pribadi. Ini merupakan momen terakhir saya memimpin apel bersama dalam kapasitas sebagai Sekretaris Daerah," ungkapnya.
Berdasarkan penuturannya, Hasan Heri akan memasuki masa purna bakti terhitung mulai 1 Agustus 2026. Perjalanan karirnya di birokrasi merupakan sebuah dedikasi panjang yang dimulai sejak April 1998 dan akan pensiun pada Juli 2026 ini.
Kurang lebih 28 tahun lamanya Hasan mengabdi di tanah Ika Bina En Pabolo, meniti karir dari posisi staf hingga menduduki jabatan puncak karir birokrasi sebagai Sekda.
Dalam sambutannya, Sekda menyampaikan apresiasi kepada seluruh ASN atas dedikasi, loyalitas, dan kerja sama yang terjalin erat selama masa kepemimpinannya. Ia mengaku menjadi saksi langsung semangat kerja dan integritas para pegawai dalam menjalankan roda pemerintahan.
Sekda juga menyampaikan permohonan maaf yang tulus atas segala kebijakan, keputusan, tutur kata, atau instruksi yang mungkin dirasa terlalu keras atau kurang berkenan selama ia mengabdi. Menyadari perannya sebagai manusia biasa, ia menegaskan bahwa segala kebijakan yang diambil semata-mata demi menjaga marwah instansi dan meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Memasuki masa purna tugas, Sekda Hasan meninggalkan tiga pesan penting untuk dipedomani oleh seluruh rekan sejawat yang masih bertugas, yakni menjaga integritas dan disiplin, meningkatkan profesionalisme. "Jaga kekompakan dan solidaritas," ujarnya.
Di penghujung pidatonya, Hasan mendoakan agar seluruh ASN selalu diberikan kesehatan, serta mengajak seluruh pihak untuk senantiasa mendukung visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati untuk terus membangun, menata, dan memajukan Labuhanbatu yang dicintai.
"Mari kita wujudkan Labuhanbatu cerdas bersinar membangun desa, menata kota. Akhir kata, saya mohon pamit dan mohon doa agar di masa purnabakti ini, saya dan keluarga diberikan kesehatan dan keberkahan," tutup Hasan. (BS)/PE
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .
RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.
Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .
RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran.
Update Ddata terbaru, . . .
Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU
RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .