Hama Serang Padi Petani, Pemkab Dairi Gandeng Perusahaan Beri Solusi
Oleh : Radar Medan | 29 Sep 2020, 20:24:42 WIB | 👁 2043 Lihat Daerah
Keterangan Gambar : Dinas Pertanian Ketahanan Pangan dan Perikanan saat memberikan penyuluhan kepada petani
RADARMEDAN.COM, DAIRI – Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Dairi dan PT Petrokimia Kayaku gelar penyuluhan tentang kondisi dan keadaan tanaman padi area persawahan Buluduri Desa Lumbantoruan dan Lumban Sihite Kecamatan Lae Parira, Kabupaten Dairi, Selasa (29/9/2020).
Di Desa Lumbantoruan, seorang petani Sintong Siregar (58) mengakui sudah melakukan penyemprotan pada tanaman padinya sebanyak tiga kali untuk mengharapkan hasil panen maksimal, namun masih juga mengecewakan.
“Saya kecewa dengan insektisida yang biasa saya gunakan ini, sudah tiga kali saya semprotkan pada tanaman padi saya, hasilnya sungguh mengecewakan,” ungkap Sintong.
Koordinator PT Petrokimia Kayaku, Ridoni Berampu langsung merespon keluhan itu.
“Kepada seluruh masyarakat petani, beberapa yang harus diperhatikan dalam membasmi hama putih palsu, yaitu pertama penyemprotan harus tepat waktu, cara dan tepat sasaran,” ungkapnya.
Ia juga menyarankan insektisida yang dinilainya tepat dan terbukti.
“Apa bila serangan hama putih palsu tidak ditangani dengan serius maka risikonya dapat mengakibatkan gagal panen seperti yang kita rasakan saat ini,” tegas Ridoni.
Sementara Kabid Penyuluhan, Sukaedah Angkat menyampaikan cara mengendalikan hama pada tanaman padi masyarakat.
“Untuk masyarakat yang saat ini menanam padi harus melakukan penanaman dan penyemprotan yang serentak dan menggunakan insektisida yang tepat juga mengikuti anjuaran yang telah di sarankan agar hasil maksimal,” ungkapnya dimaini Camat Lae Parira Nelson Saragih.(HM/PR )
RADARMEDAN.COM, KARO – Kepolisian Resor (Polres) Tanah Karo bergerak cepat mengungkap kasus dugaan pencurian dengan kekerasan yang menewaskan seorang dosen Institut Teknologi Bisnis (ITB) Kabanjahe, Asprina br Surbakti (38). Petugas berhasil mengamankan dua orang tersangka yang diduga terlibat langsung dalam peristiwa berdarah . . .
RADARMEDAN.COM — Aktivitas seorang perempuan yang menggunakan sejumlah nama akun dan mencantumkan berbagai gelar akademik serta profesi kedokteran di media sosial TikTok menjadi perhatian publik.
Perempuan yang disebut bernama Nurlian Galingging itu diketahui tampil dengan sejumlah gelar, di antaranya profesor, dokter spesialis . . .
RADARMEDAN.COM – Konflik seputar pengosongan fasilitas Chapel Oikumene Universitas Sumatera Utara (USU) memanas dan berujung ke ranah hukum pidana. Menyusul eksekusi pengosongan oleh pihak kampus pada Senin (10/8/2026), Pdt. Gloria Iriany Balle, S.Th., M.Div., resmi melaporkan Rektor USU beserta sejumlah pihak ke Sentra Pelayanan Kepolisian . . .
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .