Indonesia Alami Deflasi pada Januari 2025

Oleh : Radar Medan | 04 Feb 2025, 22:06:51 WIB | 👁 1007 Lihat
Ekonomi
Indonesia Alami Deflasi pada Januari 2025

Keterangan Gambar : Plt. Kepala BPS RI, Amalia Adininggar Widyasanti saat Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi secara virtual yang dipimpin Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya, Selasa (4/2/2025).


RADARMEDAN.COM, PADANG PANJANG - Berdasarkan data Badan Pusat Statistik  (BPS) per 3 Februari 2025, pada Januari lalu Indonesia mengalami deflasi, dengan angka inflasi bulan ke bulan (Januari 2025 terhadap Desember 2024) sebesar -0,76%.

Hal ini disampaikan Plt. Kepala BPS RI, Amalia Adininggar Widyasanti saat Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi secara virtual yang dipimpin Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya, Selasa (4/2/2025).

Deflasi tersebut terjadi bulan ke bulan pada Januari 2025, berbeda dengan bulan sebelumnya dan bulan yang sama pada 2024 yang mengalami inflasi.

"Berdasarkan kelompoknya, penyumbang inflasi paling rendah berada pada kelompok perumahan, air, listrik dan bahan bakar rumah tangga. Ini karena ada diskon listrik sebesar 50% di bawah 2.200 VA, dan penggunanya hampir 90 jutaan. Ini memberikan kontribusi dalam inflasi," ujar Amalia.

Untuk harga komoditi secara nasional, terjadi kenaikan harga pada cabai merah 39,61%, cabai rawit 45,74%, daging ayam ras 1,34%, bawang utih 0,95%, dan minyak goreng sebesar 1,09%. Bawang merah turun sebesar 0,68% dibandingkan pada Desember 2024.

Sementara itu, Kota Padang Panjang pada minggu kelima Januari 2025 terjadi inflasi sebesar 0,18% bulan ke bulan. Dengan Indeks Perkembangan Harga (IPH) sebesar 6,38 atau berfluktuasi cukup tinggi.

Komoditi utama yang berkontribusi dalam fluktuasi ini adalah cabai merah, daging ayam ras, dan bawang merah. 

"IPH cukup tinggi ini menunjukkan masih terjadi peningkatan harga yang signifikan pada komoditas cabai merah di Padang Panjang. Kenaikan harga tersebut akibat pasokan yang menurun, tidak masuknya cabai merah dari daerah sentra luar provinsi Sumatera Barat. Curah hujan yang tinggi juga mempengaruhi hasil produksi petani lokal," tutur Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kota, Dr. Winarno, M.E saat mengikuti rakor tersebut di Ruang VIP Lantai II Balai Kota.

Fluktuasi terjadi pada delapan komoditi, dengan rincian empat komoditas mengalami kenaikan harga dan empat komoditas mengalami penurunan harga.

Cabai rawit naik Rp6.333 menjadi Rp68 ribu/kg. Cabai merah naik Rp3.833 menjadi Rp76.650/kg. Terong naik Rp5.000 menjadi Rp15 ribu/kg  Seledri naik sebesar Rp2.000 menjadi Rp20 ribu/kg.

Komoditas utama yang mengalami penurunan harga adalah daging ayam broiler yang turun sRp4.350 menjadi Rp30.500/kg. Cabai hijau turun Rp1.666 menjadi Rp47.667/kg. Bawang merah turun Rp2.816 menjadi Rp38.984/kg. Bawang putih turun sebesar Rp984 menjadi Rp41.000/kg.

"Penurunan harga yang cukup besar terjadi pada daging ayam broiler dengan persentase -12,48%. Ini menandakan mulai stabilnya pasokan dari daerah penghasil yaitu Kabupaten Limapuluh Kota," jelasnya. 

Jurnalis : Rizki Ahmad Rifandi/PE


TAGS :


Komentar Facebook

Tuliskan Komentar dengan account Facebook

Kembali Ke halaman Utama

Berita Lainnya:

pemain_Brasil_dan_Maroko.jpg

Brasil Dipaksa Maroko Bermain Imbang Sampai Turun Minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026

🔖 OLAHRAGA 👤Syaiful W Harahap 🕔06:09:28, 14 Jun 2026

RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS). Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .

Berita Selengkapnya
5JT.jpg

Polda Sumut Bongkar Live TikTok Bermuatan Pornografi, Host Raup Rp5 Juta per Hari

🔖 HUKUM DAN KRIMINAL 👤Radar Medan 🕔21:06:51, 11 Jun 2026

RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok. Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .

Berita Selengkapnya
Tim_Hukum_MUKI.jpg

USU Dinilai Kebablasan, Tim Hukum MUKI Sumut Desak Menag Turun Tangan Urus Polemik Gereja POUK

🔖 UMUM 👤Radar Medan 🕔17:05:29, 26 Mei 2026

RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .

Berita Selengkapnya
eselon.jpg

Lantik Eselon II, III dan IV, Rico Waas Beri Deadline 6 Bulan bagi Pejabat Baru Untuk Tunjukkan Peru

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔18:53:21, 16 Apr 2026

RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .

Berita Selengkapnya
provokasi.jpg

Waspada Penunggang Gelap di Balik Isu Babi: Jangan Kasih Celah Mafia Narkoba Obok-obok Medan!

🔖 OPINI 👤Radar Medan 🕔11:55:43, 01 Mar 2026

RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .

Berita Selengkapnya
demo11.jpg

Ribuan Massa Kepung Balai Kota Medan, Wali Kota Rico Waas Akhirnya Tarik SE Dagang Babi

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔20:01:13, 26 Feb 2026

RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026). Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .

Berita Selengkapnya
setneg.jpg

Langgar Aturan, Ini Daftar 28 Perusahaan yang Dicabut Izin Usai Ratas Dipimpin Presiden

🔖 NASIONAL 👤Radar Medan 🕔21:39:16, 20 Jan 2026

RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .

Berita Selengkapnya
bws3.jpg

Bantuan untuk Pengendalian Banjir, Rico Waas: Dana Bank Dunia Rp 1,5 Triliun Dikelola Oleh BWS

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔18:09:37, 03 Des 2025

RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.  Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .

Berita Selengkapnya
rilis3.jpg

Polda Sumut Rilis Update Lengkap Situasi Bencana 24–29 November 2025: 488 Bencana, 1.076 Korban

🔖 UMUM 👤Radar Medan 🕔14:25:22, 29 Nov 2025

RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran. Update Ddata terbaru, . . .

Berita Selengkapnya
kafekesehatan.jpg

Secercah Harapan Alami bagi Pejuang Kesehatan, Nyaman Pasca Nikmati Rempah Tradisional Karo

🔖 FEATURE 👤Radar Medan 🕔15:59:52, 24 Nov 2025

Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .

Berita Selengkapnya

Berita Utama

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami.

Jejak Pendapat

Bagaimana pandangan anda atas Pilkada 2024?
  Tidak Ada Pilihan
  Tidak Puas
  Puas