Ini Klarifikasi Alamat Pasien yang Keliru Dirujuk ke Medan

Oleh : Radar Medan | 17 Apr 2020, 18:15:53 WIB | 👁 3131 Lihat
Kesehatan
Ini Klarifikasi Alamat Pasien yang Keliru Dirujuk ke Medan

RADARMEDAN.COM,KARO- Herman Tarigan, Kepala Desa Sarimanis, dusun Gurisen membantah ada warganya di rapid tes dan hal tersebut juga dibenarkan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Karo, drg Irma Syafrina Milala. Jika pasien tersebut merupakan warga dusun Ujung Bandar desa Persadanta bukan di Desa Sarimanis, dusun Gurisen. 

"Ini perlu kita luruskan karena selama ini dia sakit numpang tinggal  sama anaknya inisial ET didusun Tigajumpa desa Sukajulu Kec Barusjahe,"katanya. 

Dengan demikian berita ini dimuat untuk meluruskan permasalahan alamat pasien sehingga tidak terjadi kesalahpahaman ditengah masyarakat. 

Berita sebelumnya, Tim Gugus Tugas (TGT) Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Karo kembali menyatakan ada seorang pasien dinyatakan positif Covid-19, usai dilakukan pemeriksaan awal melalui rapid test.

Seorang pasien dari rujukan RSU Amanda Berastagi, berjenis kelamin perempuan, warga Desa Gurisen, Kecamatan Barus Jahe, setelah dirujuk ke RSU Efarina dilakukan rapid tes awal hasilnya positif.

Riwayat pasien, sekitar satu minggu yang lalu pulang dari Medan setelah melakukan kontrol berobat di salah satu rumah sakit.

Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Karo, drg Irna Syafrina Milala mengatakan, kalau pasien tersebut sudah dilakukan rapid test awal, dan hasil pemeriksaannya memang dinyatakan positif Covid 19. Sehingga semalam pukul 21.00 Wib Kamis(16/04/2020) dirujuk ke rumah Sakit Martha Friska di Medan. Namun dirinya menekankan dan menegaskan, kalau hasil pemeriksaan awal rapid tes tersebut, belum dapat memastikan kalau terjangkit Covid-19, sebelum dilakukan tes swab.

"Sebelumnya juga, seorang pasien mengalami hal yang sama. Memang benar, kita ada menerima seorang pasien dengan gejala demam, batuk, dan sesak. Kemudian kita lakukan pemeriksaan awal dengan rapid tes, dan positif hasilnya," kata Irna saat dihubungi melalui whatsapp di Kabanjahe, Jumat (17/4/2020) pagi.

Dijelaskannya, pasien tersebut memiliki riwayat perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19, Kota Medan pada 14 April 2020 lalu. Saat ini pasien tersebut sudah dikirim untuk pemeriksaan lanjutan ke salah satu rumah sakit di Medan, untuk dipantau kondisi kesehatannya.

"Kedua pasien ini belum tentu positif Covid-19, karena belum ada hasil Swab Test. Kita akan lakukan pemeriksaan rapid tes kedua, sekitar 10 hari ke depan. Karena untuk pemeriksaan tapid tes atau darah, harus dilakukan pemeriksaan dua kali. Untuk memastikan positif Covid-19 harus melalui tes swab," jelasnya. 

Sementara itu, Plh Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Karo Martin Sitepu, mengimbau kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaanya. Disiplin mentaati serta mengikuti arahan dan instruksi yang disampaikan pemerintah untuk menerapkan social distancing.

"Jadi hal ini menegaskan kalau Covid-19 itu sudah di depan mata kita. Sangat diharapkan, masyarakat jangan lagi anggap sepele dan cuek akan virus ini. Ikutilah apa yang dianjurkan pemerintah, jangan keluar jika tidak penting, jauhi keramaian, saling menjaga dan saling melindungi, serta rajin cuci tangan, gunakan masker, untuk menghindari penyebaran Covid-19,"jelas Martin(RT/RM /PR ). 

 

 


TAGS :


Komentar Facebook

Tuliskan Komentar dengan account Facebook

Kembali Ke halaman Utama

Berita Lainnya:

Deli_Serdang.jpg

Bantah Antikritik Soal Akun Anonim, Pemkab Deli Serdang Buka Suara Terkait Anggaran Rp38,5 Miliar

🔖 DAERAH 👤Radar Medan 🕔11:27:41, 22 Okt 2026

RADARMEDAN.COM, DELISERDANG – Polemik antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang dengan akun media sosial "Badan Perwakilan Netizen 2" makin menghangat. Di tengah krisis gagalnya pengesahan P-APBD 2026, langkah Pemkab yang melaporkan akun anonim tersebut ke Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) sempat memicu reaksi . . .

Berita Selengkapnya ▸
Tersangka_Karo1.jpg

Kasus Pembunuhan Dosen ITB Kabanjahe: Polisi Tangkap 2 Pelaku, Tim Masih Buru Pelaku Lainnya

🔖 HUKUM DAN KRIMINAL 👤Radar Medan 🕔16:35:35, 28 Sep 2026

RADARMEDAN.COM, KARO – Kepolisian Resor (Polres) Tanah Karo bergerak cepat mengungkap kasus dugaan pencurian dengan kekerasan yang menewaskan seorang dosen Institut Teknologi Bisnis (ITB) Kabanjahe, Asprina br Surbakti (38). Petugas berhasil mengamankan dua orang tersangka yang diduga terlibat langsung dalam peristiwa berdarah . . .

Berita Selengkapnya ▸
IMG_20260827_113028_compress46.jpg

Klaim Profesor hingga Dokter Spesialis di TikTok Disorot, Rekam Jejak Akademik Dipertanyakan

🔖 NASIONAL 👤Radar Medan 🕔17:40:04, 26 Agu 2026

RADARMEDAN.COM — Aktivitas seorang perempuan yang menggunakan sejumlah nama akun dan mencantumkan berbagai gelar akademik serta profesi kedokteran di media sosial TikTok menjadi perhatian publik. Perempuan yang disebut bernama Nurlian Galingging itu diketahui tampil dengan sejumlah gelar, di antaranya profesor, dokter spesialis . . .

Berita Selengkapnya ▸
dilaporkan1.jpg

Buntut Eksekusi Paksa Chapel, Pdt. Gloria Resmi Polisikan Rektor USU ke Polda Sumut, Ini Jawaban USU

🔖 UMUM 👤Radar Medan 🕔08:32:11, 12 Agu 2026

RADARMEDAN.COM – Konflik seputar pengosongan fasilitas Chapel Oikumene Universitas Sumatera Utara (USU) memanas dan berujung ke ranah hukum pidana. Menyusul eksekusi pengosongan oleh pihak kampus pada Senin (10/8/2026), Pdt. Gloria Iriany Balle, S.Th., M.Div., resmi melaporkan Rektor USU beserta sejumlah pihak ke Sentra Pelayanan Kepolisian . . .

Berita Selengkapnya ▸
pemain_Brasil_dan_Maroko.jpg

Brasil Dipaksa Maroko Bermain Imbang Sampai Turun Minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026

🔖 OLAHRAGA 👤Syaiful W Harahap 🕔06:09:28, 14 Jun 2026

RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS). Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .

Berita Selengkapnya ▸
5JT.jpg

Polda Sumut Bongkar Live TikTok Bermuatan Pornografi, Host Raup Rp5 Juta per Hari

🔖 HUKUM DAN KRIMINAL 👤Radar Medan 🕔21:06:51, 11 Jun 2026

RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok. Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .

Berita Selengkapnya ▸
Tim_Hukum_MUKI.jpg

USU Dinilai Kebablasan, Tim Hukum MUKI Sumut Desak Menag Turun Tangan Urus Polemik Gereja POUK

🔖 UMUM 👤Radar Medan 🕔17:05:29, 26 Mei 2026

RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .

Berita Selengkapnya ▸
eselon.jpg

Lantik Eselon II, III dan IV, Rico Waas Beri Deadline 6 Bulan bagi Pejabat Baru Untuk Tunjukkan Peru

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔18:53:21, 16 Apr 2026

RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .

Berita Selengkapnya ▸
provokasi.jpg

Waspada Penunggang Gelap di Balik Isu Babi: Jangan Kasih Celah Mafia Narkoba Obok-obok Medan!

🔖 OPINI 👤Radar Medan 🕔11:55:43, 01 Mar 2026

RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .

Berita Selengkapnya ▸
demo11.jpg

Ribuan Massa Kepung Balai Kota Medan, Wali Kota Rico Waas Akhirnya Tarik SE Dagang Babi

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔20:01:13, 26 Feb 2026

RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026). Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .

Berita Selengkapnya ▸

Berita Utama

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami.

Jejak Pendapat

Bagaimana pandangan anda atas Pilkada 2024?
  Tidak Ada Pilihan
  Tidak Puas
  Puas