Oleh : Radar Medan | 06 Mei 2024, 07:42:59 WIB | 👁 1321 Lihat Ekonomi
Keterangan Gambar : Pengamat Ekonomi Sumut, Dr. Supriadi, S.E., M.M., M.Si. Foto : Ist.
RADARMEDAN.COM - Periode Direktur Utama Perumda Tirtanadi Provinsi Sumatera Utara, Kabir Bedi akan segera berakhir. Salah seorang pengamat ekonomi Sumatera Utara (Sumut) Dr. Supriadi, S.E., M.M., M.Si. angkat bicara, bahwa sosok yang tepat untuk memimpin Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirtanadi adalah Kabir Bedi.
“Berdasarkan data selama Kabir Bedi jadi Direktur Utama (Dirut) Pendapatam Asli Daerah (PAD) terus meningkat, tahun 2020 PAD yang disetorkan ke Pemerintahan Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) mencapai Rp 26 Miliar lebih. Untuk tahun 2021 terjadi peningkatan menjadi Rp 30 miliar lebih. Selanjutnya tahun 2022 mencapai Rp 31,5 miliar dan tahun 2023 PAD yang dihasilkan Tirtanadi mencapai Rp 35 miliar,” kata Supriadi dikutip dari RRI Sumut, Minggu (5/5/2024).
Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Islam Sumatera Utara (UISU) itu lebih dalam menjelaskan terkait peningkatan PAD yang dihasilkan Tirtanadi tiap tahun maka core bisnis yang dibangun Tirtanadi mengalami kemajuan yang signifikan dalam perkembangannya.
"Hal ini harus ditingkatkan untuk kedepannya, karena suatu perusahaan bisa sehat finansial, tentu lantaran mengedepankan efisiensi. Nah disisi lain perusahaan ini mampu memaksimalkan layanan berarti effort (upaya) berkonsekuensi pembiayaan," ujar Supriadi.
Selain itu kata Supriadi banyaknya penghargaan dalam empat tahun berturut yang diraih Perumda Tirtanadi, menunjukkan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Sumatera Utara ini, mengalami banyak perkembangan dan kemajuan dalam tata kelola manajemen perusahaan yang baik.
"Dua kali mendapatkan penghargaan Golden Trophy Bintang 5, yakni di tahun 2023 dan 2024 sebagai CEO Terbaik Top BUMD dari Institut Otonomi Daerah, menegaskan kalau Kabir Bedi adalah sosok yang tepat memimpin Perumda Tirtanadi," ujarnya.
Meningkatnya PAD yang dicapai Tirtanadi setiap tahunnya juga menunjukkan trend positif dari sisi efisiensi dan tata kelola keuangan berbasis digital. Ini yang membuat akuntabilitasnya unggul.
Lebih jauh dikatakannya bahwa kunci atas capaian itu adalah seorang CEO (pemimpin) seberapa epik kemampuan manajerialnya untuk membangun tata kelola keuangan yang benar-benar akuntabel.
Terkait layanan ke masyarakat, Supriadi yang juga Ketua DPW GM Pujakesuma Sumut ini, mengaku selama ini mendengar jika pelayanan yang diberikan Tirtanadi kepada masyarakat sudah cukup baik.
"Kalau untuk hal ini, kita sebagai masyarakat yang juga pelanggan Tirtanadi berharap pelayanan lebih ditingkatkan lagi agar masyarakat semakin puas dengan kinerja Tirtanadi," ujarnya.
Selain itu dalam kurun waktu empat tahun sejak tahun 2021, Perumda Tirtanadi sudah memperoleh 11 penghargaan dan Kabir Bedi selaku Dirut juga memperoleh penghargaan pribadi sebanyak tujuh penghargaan.(RRI)/HM/PE
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .
RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.
Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .
RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran.
Update Ddata terbaru, . . .
Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU
RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .